Jakarta | SekitarKita.id,- Presiden terpilih periode 2024-2029, Prabowo Subianto melakukan pertemuan dengan Presiden Ukraina H.E. Volodymyr Zelenskyy membahas sejumlah konflik salah satunya di Gaza Palestina.
Momen itu berlangsung saat Prabowo Subianto bertemu di sela-sela forum pertahanan dunia, The IISS Shangri-La Dialogue, Singapura, pada Sabtu (1/6/2024) kemarin.
Kedua negara (Indonesia dan Ukraina) sama-sama menekankan urgensi memberikan bantuan kemanusiaan di Gaza dan memastikan akses ke populasi yang terdampak di zona konflik.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Prabowo Subianto yang juga sebagai Menteri Pertahanan (Menhan) menyebut, dalam pertemuan ini juga membahas tantangan keamanan global dan regional, kedua belah pihak menegaskan pentingnya menjaga perdamaian dan keamanan internasional.
Hal itu dikatakan Prabowo di tengah terjadinya sejumlah konflik dan ancaman terorisme. Kedua negara sepakat perlunya melakukan dialog damai dan solusi melalui upaya diplomatik.
Pada kesempatan itu, tak lupa sebelumnya, Presiden Ukraina H.E. Volodymyr Zelenskyy turut mengucapkan selamat atas terpilihnya Prabowo Subianto sebagai Presiden RI periode 2024-2029.
“Saya berterima kasih atas waktunya dan saya ingat panggilan telepon pertama saya dengan Bapak Prabowo, dan saya ingin ucapkan selamat atas kemenangan Anda dalam pemilu,” kata Zelenskyy kepada Prabowo.
Hal itu langsung ditanggapi Prabowo, ia mengapresiasi pertemuan ini dan berterimakasih atas kesedian Zelenskyy untuk bertemu dan membahas sejumlah persoalan yang terjadi saat ini.
“Salam hangat dan apresiasi kepada Presiden Ukraina atas inisiatif pertemuan hari ini, khususnya untuk membahas persoalan pertahanan,” ujar Prabowo.
Lebih lanjut keduanya membahas kerja sama pertahanan dan kedua pihak menginginkan adanya kolaborasi industri pertahanan melalui transfer teknologi.
Diakhir perbincangan, Prabowo menyatakan akan memperkuat komitmen Indonesia untuk membangun hubungan pertahanan yang kuat dan saling menguntungkan dengan Ukraina.
Penulis : Abdul Kholilulloh
Editor : Abdul Kholilulloh
Sumber Berita : Promedia group








