KPK OTT di Bekasi: Bupati Ade Kuswara Kunang dan 9 Orang Ditangkap

- Penulis

Jumat, 19 Desember 2025 - 12:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang (foto: istimewa/ Instagram @pemkabbekasi)

i

Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang (foto: istimewa/ Instagram @pemkabbekasi)

SEKITARKITA.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) di wilayah, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Kali ini, Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang turut diamankan dalam OTT yang digelar KPK pada Kamis (18/12/2025).

Penangkapan tersebut dikonfirmasi langsung oleh Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, kepada wartawan pada Jumat (19/12/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Benar, salah satunya Bupati Bekasi,” ujar Budi singkat kepada wartawan.

KPK melakukan penyegelan terhadap ruang kerja Bupati Bekasi, Ade Kuswara Kunang, yang berada di Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Bekasi, Cikarang Pusat, pada Kamis (18/12/2025) malam. Foto: istimewa
KPK melakukan penyegelan terhadap ruang kerja Bupati Bekasi, Ade Kuswara Kunang, yang berada di Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Bekasi, Cikarang Pusat, pada Kamis (18/12/2025) malam. Foto: istimewa

Menurut Budi, saat ini pemeriksaan terhadap pihak-pihak yang diamankan masih terus dilakukan oleh tim penyidik KPK.

KPK belum membeberkan secara rinci perkara yang menjerat orang nomor satu di Kabupaten Bekasi tersebut.

Total 10 Orang Diamankan dalam OTT KPK

Dalam operasi senyap tersebut, KPK mengamankan total 10 orang dari berbagai pihak termasuk Bupati Bekasi, Ade Kuswara Kunang.

Seluruhnya langsung dibawa untuk menjalani pemeriksaan intensif guna mendalami dugaan tindak pidana korupsi yang tengah diusut.

Sebagai bagian dari proses penindakan, KPK juga melakukan penyegelan terhadap ruang kerja Bupati Bekasi yang berada di Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Bekasi, Cikarang Pusat.

Baca Juga:  Breaking News! Underpass Padalarang dan Pemukiman Warga Terendam Banjir 1 Meter 

Sebelumnya, pantauan di lokasi, tiga orang penyidik KPK yang mengenakan masker tiba di area kantor Pemkab Bekasi sekitar pukul 19.00 WIB.

Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang (foto: istimewa/ Instagram @pemkabbekasi)
Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang (foto: istimewa/ Instagram @pemkabbekasi)

Setibanya di lokasi, tim penyidik langsung menuju lantai dua, tempat ruang kerja Bupati Bekasi berada.

Proses penyegelan berlangsung relatif singkat. Selain menyegel ruangan, penyidik KPK juga terlihat mengamankan sejumlah berkas dan dokumen penting dari dalam ruang kerja bupati.

Dokumen tersebut diduga kuat berkaitan dengan penyelidikan kasus korupsi yang sedang ditangani lembaga antirasuah.

Salah seorang petugas keamanan di lingkungan Pemkab Bekasi membenarkan adanya penyegelan tersebut.

“Iya benar, dari KPK. Ada tiga orang pakai masker semua, mereka menunjukkan identitas KPK lalu menyegel ruangan dan membawa beberapa berkas,” ujar petugas tersebut kepada awak media. Ia meminta agar identitasnya tidak dipublikasikan.

Petugas keamanan menuturkan, ketiga penyidik KPK berada di dalam ruang kerja Bupati Bekasi selama kurang lebih 30 menit.

Setelah itu, mereka keluar dengan kondisi dua pintu ruangan telah terpasang segel KPK.

Usai menjalankan tugasnya, ketiga penyidik tersebut tidak terlihat kembali keluar melalui pintu utama gedung bupati.

Baca Juga:  Nekad Berenang di Danau, Dua Bocah Tenggelam Satu Ditemukan Tewas di Bekasi

Mereka diduga meninggalkan lokasi melalui akses samping yang terhubung dengan gedung lain di lingkungan Pemkab Bekasi.

Hingga berita ini diturunkan, KPK belum menyampaikan keterangan resmi terkait konstruksi perkara, barang bukti yang diamankan, maupun status hukum Ade Kuswara Kunang dan pihak-pihak lain yang terjaring OTT.

KPK menyatakan akan menyampaikan perkembangan lebih lanjut, termasuk kemungkinan penetapan tersangka dan pemanggilan saksi, setelah proses pemeriksaan awal selesai dilakukan.



Editor : Abdul Kholilulloh

Sumber Berita : Laporan: Muh. Bachtiar

Berita Terkait

Belatung Ikut Ngantor, Sampah Jadi Pegawai Teladan di Ngamprah Bandung Barat
Bojan Hodak Sebut Beckham Putra dan Federico Barba Layak Raih Penghargaan Bergengsi
Selamatkan Warisan Sunda, Bandung Barat Targetkan Verifikasi Naskah Kuno Pertama di 2026
Bupati Bandung Barat Dorong Musorkab KONI 2026 Perkuat Prestasi Atlet Daerah
Ketua Viking Tobias Ginanjar Sayidina Resmi Pimpin KONI KBB Periode 2026–2031
Pastikan Roda Pemerintahan Tetap Optimal, Bupati Bandung Barat Lantik Pj Sekda Sementara
Mobil Brio Kuning Masuk Parit di Kompleks Pemda Bandung Barat, Balita Luka Ringan
Peringati Hardiknas dan Harkitnas 2026, Bupati Jeje Tekankan Pentingnya Pendidikan dan Kebangkitan SDM

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 20:59 WIB

Belatung Ikut Ngantor, Sampah Jadi Pegawai Teladan di Ngamprah Bandung Barat

Jumat, 22 Mei 2026 - 17:46 WIB

Bojan Hodak Sebut Beckham Putra dan Federico Barba Layak Raih Penghargaan Bergengsi

Jumat, 22 Mei 2026 - 08:37 WIB

Selamatkan Warisan Sunda, Bandung Barat Targetkan Verifikasi Naskah Kuno Pertama di 2026

Jumat, 22 Mei 2026 - 07:26 WIB

Bupati Bandung Barat Dorong Musorkab KONI 2026 Perkuat Prestasi Atlet Daerah

Kamis, 21 Mei 2026 - 20:30 WIB

Ketua Viking Tobias Ginanjar Sayidina Resmi Pimpin KONI KBB Periode 2026–2031

Berita Terbaru