Dramatis! 200 KK Terdampak Banjir Kali Cikarang Bekasi Dievakuasi

- Penulis

Sabtu, 1 November 2025 - 10:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

sedikitnya tujuh kecamatan terdampak banjir, termasuk Desa Karangasih, Kecamatan Cikarang Utara (foto: Muh. Bachtiar/sekitarkita.id)

i

sedikitnya tujuh kecamatan terdampak banjir, termasuk Desa Karangasih, Kecamatan Cikarang Utara (foto: Muh. Bachtiar/sekitarkita.id)

SEKITARKITA.id – Banjir kiriman dari wilayah Bogor kembali melanda Kabupaten Bekasi. Akibat tingginya curah hujan di daerah hulu, sedikitnya tujuh kecamatan terdampak banjir, termasuk Desa Karangasih, Kecamatan Cikarang Utara.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi mencatat tujuh kecamatan di daerah itu terendam banjir dengan ketinggian bervariasi akibat hujan intensitas tinggi sejak Jumat (31/10) malam serta luapan Kali Cikarang.

Sebanyak 200 Kepala Keluarga (KK) terpaksa dievakuasi setelah rumah mereka terendam air pada Sabtu (01/11/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Desa Karangasih, Samsu Dawam atau yang akrab disapa Cacu, mengatakan bahwa sejak awal pihaknya bersama BPBD Kabupaten Bekasi terus melakukan langkah cepat penanganan darurat untuk menyelamatkan warga yang terdampak.

“Saya dan perangkat desa bersama Tim BPBD Kabupaten Bekasi hari ini melakukan giat evakuasi warga di tiga RW, yaitu RW 01, RW 04, dan RW 07,” ujar Cacu saat ditemui di lokasi banjir.

sedikitnya tujuh kecamatan terdampak banjir, termasuk Desa Karangasih, Kecamatan Cikarang Utara (foto: Muh. Bachtiar/sekitarkita.id)
sedikitnya tujuh kecamatan terdampak banjir, termasuk Desa Karangasih, Kecamatan Cikarang Utara (foto: Muh. Bachtiar/sekitarkita.id)

Menurutnya, ketinggian air di bantaran Kali Cikarang mencapai 1 hingga 3 meter, merendam ratusan rumah yang berada dekat aliran sungai tersebut. Evakuasi difokuskan pada warga lansia, anak-anak, ibu hamil, dan warga yang rumahnya terendam paling parah.

Baca Juga:  Merinding, kemunculan sosok pocong di gudang logistik PPK Karawang Barat

Selain evakuasi, pemerintah desa juga membantu warga mengamankan barang berharga serta menyediakan makanan dan bantuan darurat lainnya.

“Yang terdampak banjir di Desa Karangasih ini mencapai 200 KK. Kami bantu evakuasi warga, amankan barang-barang berharga, dan memberikan makanan serta kebutuhan mendesak,” jelas Cacu.

Dirinya juga mengimbau agar warga tetap waspada menghadapi potensi banjir susulan mengingat curah hujan di wilayah hulu masih tinggi.

Evakuasi korban banjir di Desa Karangasih, Kecamatan Cikarang Utara (foto: Muh. Bachtiar/sekitarkita.id)
Evakuasi korban banjir di Desa Karangasih, Kecamatan Cikarang Utara (foto: Muh. Bachtiar/sekitarkita.id)

“Pastinya kita harus tetap siaga bila ada air susulan. Kami berharap pemerintah Kabupaten Bekasi dan instansi terkait terus bersama-sama mengatasi persoalan ini,” pungkas Cacu.

Terpisah, Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bekasi Dodi Supriadi di Cikarang, Sabtu, mengatakan sejumlah upaya sudah dilakukan, meliputi pengiriman pompa air ke Perumahan Arthera Hill Serang Baru.

Tenda pengungsi ke Cikarang Barat, evakuasi warga, dan pemasangan tenda pengungsi di Cikarang Utara.

Selain itu, katanya, bantuan logistik juga sudah didistribusikan ke lokasi bencana.

“Tim kami masih di lapangan memantau dan membantu warga,” katanya.

“Hingga Sabtu petang, ketinggian air di sejumlah titik pada tujuh wilayah kecamatan terdampak masih berkisar 30 hingga 80 sentimeter,” kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bekasi Muchlis.

Baca Juga:  Tes Fokus: Temukan Enam Hewan yang Tersembunyi dalam Gambar Ini

Dia menyatakan tujuh kecamatan itu, Serang Baru, Cikarang Selatan, Cikarang Barat, Cikarang Utara, Sukatani, Karangbahagia, dan Cibitung.

Ia mengimbau masyarakat tetap waspada karena curah hujan tinggi masih berpotensi mengguyur wilayah setempat dalam beberapa hari ke depan.



Editor : Abdul Kholilulloh

Sumber Berita : Laporan: Muh. Bahktiar

Follow WhatsApp Channel sekitarkita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ironi Penataan di Padalarang: Bangli Dibongkar, Minimarket Justru Menjamur
Kemarau Panjang, Yonif TP 938/Pancasona Salurkan Air Bersih untuk Warga KBB 
Rumput Langka, Peternak KBB Mulai Kelimpungan Cari Pakan hingga ke Luar Daerah
Bak Istana Presiden, Jurnalis Masuk Gedung Mewah DPRD KBB Malah Diusir, Alasannya Bikin Geleng Kepala
Warga Sukamulya Padalarang Kekeringan, Wakil Ketua DPRD KBB Pipih Supriati Bangun Sumur Bor 
Aksi Nyata Prajurit Yonif TP 938/Pancasona, Bantu Warga Bandung Barat Buka Lahan Pelebaran Jalan
Website PWI Terkonsolidasi di 38 PWI Daerah, Grand Launching 1 Oktober 2026
Polemik Lahan SDN 2 Kertamulya Kembali Mencuat, Disdik Klaim Pemda KBB Pernah Menang Sengketa

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 10:50 WIB

Ironi Penataan di Padalarang: Bangli Dibongkar, Minimarket Justru Menjamur

Kamis, 24 September 2026 - 22:48 WIB

Kemarau Panjang, Yonif TP 938/Pancasona Salurkan Air Bersih untuk Warga KBB 

Kamis, 24 September 2026 - 19:12 WIB

Rumput Langka, Peternak KBB Mulai Kelimpungan Cari Pakan hingga ke Luar Daerah

Kamis, 24 September 2026 - 12:42 WIB

Bak Istana Presiden, Jurnalis Masuk Gedung Mewah DPRD KBB Malah Diusir, Alasannya Bikin Geleng Kepala

Rabu, 23 September 2026 - 22:27 WIB

Warga Sukamulya Padalarang Kekeringan, Wakil Ketua DPRD KBB Pipih Supriati Bangun Sumur Bor 

Berita Terbaru