Viral! Siswi SMA Diduga Dikeroyok di Kedai GOR Trisanja Slawi Tegal, Ibu Korban Tuntut Keadilan

- Penulis

Kamis, 5 November 2026 - 15:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Viral! Siswi SMA Diduga Dikeroyok di Kedai GOR Trisanja Slawi Tegal, Ibu Korban Tuntut Keadilan

i

Video dugaan pengeroyokan terhadap seorang siswi SMA berinisial S, kelas XII, di Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, viral di grup WhatsApp pada Kamis (5/11/2026). Foto: Abdul Kholilulloh

TEGAL | SEKITARKITA.id – Video dugaan pengeroyokan terhadap seorang siswi SMA berinisial S, kelas XII, di Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, viral di grup WhatsApp pada Kamis (5/11/2026).

Peristiwa yang terjadi di sebuah kedai dekat GOR Trisanja Slaw, Kecamatan Slawi, Kabupaten Tegal itu memicu keprihatinan, terlebih keluarga korban kini menuntut keadilan.

Dugaan pengeroyokan tersebut diketahui terjadi pada Selasa (27/10/2026) sekitar pukul 14.25 WIB di Kedai De Amin, tepat di samping GOR Trisanja Slawi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam rekaman video yang beredar, korban S diduga terlibat perkelahian dengan seorang perempuan berinisial A. Saat kejadian, A disebut bersama dua rekan perempuan dan seorang pria berinisial D.

Pada potongan video pertama, perkelahian sudah berlangsung di tengah pengunjung kedai yang sedang menikmati hidangan.

Korban yang mengenakan seragam SMA dengan jaket berwarna cokelat terlihat berada dalam situasi perkelahian.

Video dugaan pengeroyokan terhadap seorang siswi SMA berinisial S, kelas XII, di Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, viral di grup WhatsApp pada Kamis (5/11/2026). Foto: Abdul Kholilulloh
Video dugaan pengeroyokan terhadap seorang siswi SMA berinisial S, kelas XII, di Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, viral di grup WhatsApp pada Kamis (5/11/2026). Foto: Abdul Kholilulloh

Tak berselang lama, seorang pria mengenakan jaket hitam dan celana merah datang menghampiri, kemudian terlihat melakukan tendangan ke arah korban.

Sementara itu, dua perempuan yang disebut-sebut merupakan rekan terduga pelaku terlihat berada di sekitar lokasi dan menyaksikan kejadian tersebut.

Baca Juga:  Viral! Minimarket di Bandung Ambruk, Pegawai dan Pelanggan Berhamburan Lari Selamatkan Diri

Perkelahian kemudian berlanjut hingga ke area luar kedai. Dalam potongan video kedua, korban S terlihat tersungkur. Adapun pria berinisial D dan dua orang lainnya terlihat berada di lokasi kejadian.

Melihat situasi tersebut, pemilik kedai akhirnya datang menghampiri dan berusaha melerai perkelahian untuk mencegah kejadian semakin parah.

Pemilik kedai, Amin, membenarkan peristiwa tersebut terjadi di tempat usahanya. Ia mengatakan, saat kejadian dirinya sedang berada di dapur sehingga tidak menyaksikan langsung awal pertikaian.

“Iya betul, kejadiannya Selasa (27/10/2026) minggu lalu, sekitar jam 14.25 WIB sore,” kata Amin saat ditemui di lokasi, dirilis Rabu (4/11/2026).

Amin mengaku baru mengetahui adanya perkelahian setelah seorang pelanggan memberitahunya. Mendapat informasi tersebut, ia langsung berlari keluar untuk memisahkan kedua pihak.

“Pas kejadian saya di dapur, lalu ada yang ngasih tahu (pelanggan lain) bahwa ada yang berkelahi. Saya langsung merespons, lari dan misahin. Ya seperti di video itu, saya berusaha memisahkan perkelahian karena kasihan ada yang jatuh,” tuturnya.

Menurut Amin, dirinya tidak mengenal secara dekat kedua pihak yang terlibat dalam pertikaian tersebut. Sebab, kedai miliknya terbuka untuk umum dan kerap dikunjungi berbagai kalangan, termasuk pelajar maupun guru yang datang setelah kegiatan olahraga di GOR Trisanja.

Baca Juga:  Nasib Warga Ciburuy Terkatung-katung, Wakil Ketua DPRD KBB Desak Pemprov Jabar Beri Solusi

Ia mengaku sudah hampir sembilan tahun berjualan di lokasi tersebut dan baru kali ini menyaksikan kejadian perkelahian seperti itu.

“Saya berjualan sudah hampir sembilan tahun di sini, baru kali ini terjadi perkelahian. Kalau di sini siapa saja, saya enggak kenal satu per satu, paling sebatas kenal di warung. Kadang juga kalau ada pertandingan di GOR, siswa-siswi atau guru itu pada mampir ke sini,” ujarnya.

“Kalau yang berkelahi itu saya tidak kenal, cuma memang sering nongkrong di sini (korban S),” sambungnya.

Pasca kejadian tersebut, keluarga korban tidak tinggal diam. Ibu korban, Nur Laela (61), mengaku telah membawa anaknya menjalani visum dan melaporkan dugaan tindak kekerasan itu ke Polres Tegal.

Laporan tersebut tercatat dengan nomor STTLP/78/X/2026/SPKT.SATRESKRIM/POLRES TEGAL/POLDA JAWA TENGAH.

Nur Laela menegaskan, langkah hukum tersebut ditempuh agar peristiwa yang menimpa anaknya mendapat penanganan serius dan tidak terulang kembali.

“Sudah visum, sudah lapor polisi juga. Intinya saya minta keadilan supaya memberikan efek jera,” kata Nur.

Baca Juga:  Warga Bandung Barat Korban Terkaman Buaya di Banyuasin Tiba di Cililin, Tangis Keluarga Pecah Sambut Jenazah

Ia menyebut, meskipun sudah sekitar satu minggu berlalu sejak kejadian, pihak keluarga masih menunggu perkembangan penanganan laporan dari kepolisian.

“Masih nunggu informasi dari Polres Tegal. Kalau kronologi dan motifnya biar tim penyidik yang menjelaskan,” tandasnya.

Kasus dugaan pengeroyokan terhadap siswi SMA tersebut kini masih dalam penanganan dan tahap penyidikan Satreskrim Polres Tegal.

Peristiwa ini berkaitan dengan dugaan tindak pidana kekerasan terhadap anak sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

Keluarga korban berharap laporan yang telah disampaikan segera mendapatkan kejelasan. Mereka juga meminta aparat penegak hukum mengusut tuntas dugaan keterlibatan setiap pihak yang berada dalam rekaman video tersebut.

Hingga berita ini ditulis, keluarga korban masih menunggu perkembangan lebih lanjut dari pihak kepolisian.



Editor : Abdul Kholilulloh

Sumber Berita : Liputan

Follow WhatsApp Channel sekitarkita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dramatis! Comeback 2-1 atas Melbourne Victory di ACL Two, PERSIB Pastikan Lolos 16 Besar 
Chaos! Habib Bahar Pimpin Demo Tolak Konser Andrea Bocelli di JIExpo Kemayoran
Diwarnai Pembakaran dan Lemparan Petasan, Demo Ormas Islam Tolak Konser Andrea Bocelli Memanas
Mantan Kapolri Listyo Sigit Tersangka Dugaan Penyadapan Presiden Prabowo
Pantes Infrastruktur Sekolah Bobrok, Eks Kepsek SMPN 2 Ngamprah Gelapkan Dana Bos Rp159 Juta
Gardu Listrik Keluarkan Gas, Bikin Warga Padalarang Bandung Barat Resah
Video Detik-detik Tanggul Sungai Cikalintu Bandung Jebol, Puluhan Rumah Terdampak
Viral ! Lewat Jalan Rusak, Pasien Kangker Otak di Cililin Bandung Barat Ditandu 

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 15:32 WIB

Viral! Siswi SMA Diduga Dikeroyok di Kedai GOR Trisanja Slawi Tegal, Ibu Korban Tuntut Keadilan

Rabu, 4 November 2026 - 17:01 WIB

Dramatis! Comeback 2-1 atas Melbourne Victory di ACL Two, PERSIB Pastikan Lolos 16 Besar 

Rabu, 4 November 2026 - 07:49 WIB

Chaos! Habib Bahar Pimpin Demo Tolak Konser Andrea Bocelli di JIExpo Kemayoran

Rabu, 4 November 2026 - 00:07 WIB

Diwarnai Pembakaran dan Lemparan Petasan, Demo Ormas Islam Tolak Konser Andrea Bocelli Memanas

Selasa, 3 November 2026 - 21:39 WIB

Mantan Kapolri Listyo Sigit Tersangka Dugaan Penyadapan Presiden Prabowo

Berita Terbaru