Duka Cisarua Bandung Barat: SAR Temukan 14 Korban, 25 Kantong Jenazah Terkumpul

- Penulis

Minggu, 25 Januari 2026 - 21:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Operasi pencarian korban longsor Cisarua di Kampung Pasir Kuning, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat, memasuki hari kedua pada Minggu (25/1/2026). Foto: Abdul Kholilulloh

i

Operasi pencarian korban longsor Cisarua di Kampung Pasir Kuning, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat, memasuki hari kedua pada Minggu (25/1/2026). Foto: Abdul Kholilulloh

SEKITARKITA.id — Operasi pencarian korban longsor Cisarua di Kampung Pasir Kuning, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat, memasuki hari kedua pada Minggu (25/1/2026).

Pada hari kedua pencarian, Tim SAR Gabungan menemukan 14 jenazah, sehingga total korban meninggal dunia yang berhasil dievakuasi mencapai 25 kantong jenazah sejak operasi pencarian dimulai.

Seluruh korban yang ditemukan hingga pukul 16.00 WIB langsung dievakuasi ke posko Disaster Victim Identification (DVI) untuk menjalani proses identifikasi lebih lanjut oleh tim forensik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan data Tim SAR Gabungan, dari 14 jenazah yang ditemukan pada hari kedua, tujuh korban ditemukan di worksite A1, enam korban di worksite A2, serta satu korban di worksite B1. Ketiga lokasi tersebut merupakan titik dengan dampak longsor terparah.

Operasi pencarian korban longsor Cisarua di Kampung Pasir Kuning, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat, memasuki hari kedua pada Minggu (25/1/2026). Foto: Abdul Kholilulloh
Operasi pencarian korban longsor Cisarua di Kampung Pasir Kuning, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat, memasuki hari kedua pada Minggu (25/1/2026). Foto: Abdul Kholilulloh

Kepala Kantor SAR Bandung, Ade Dian Permana, mengatakan pencarian dilakukan sejak pagi hari dengan melibatkan ratusan personel dari berbagai unsur, mulai dari Basarnas, TNI-Polri, BPBD, hingga relawan.

Baca Juga:  Viral, Diduga Pelajar di Bandung Barat Kena Jotos Kaka Kelas

“Tim SAR Gabungan melaksanakan pencarian dengan fokus pada dua sektor utama, yakni sektor alpha dan sektor bravo,” ujar Ade di lokasi bencana.

Menurut Ade, metode pencarian dilakukan secara menyeluruh dengan mengombinasikan penggunaan alat berat, pencarian manual oleh personel di lapangan, serta pemantauan udara menggunakan drone UAV untuk mempercepat pendeteksian korban yang tertimbun material longsor.

Dalam operasi hari kedua ini, dua unit alat berat dikerahkan untuk membuka timbunan tanah, bebatuan, dan material bangunan yang menutupi area permukiman warga.
Namun proses pencarian korban longsor di Cisarua tidak lepas dari sejumlah kendala.

Cuaca yang tidak menentu, hujan ringan, serta kondisi medan yang terjal dan labil menyulitkan pergerakan personel di lapangan.

“Selain cuaca, medan di lokasi kejadian dinilai cukup sulit sehingga membutuhkan kehati-hatian ekstra dalam proses pencarian,” jelas Ade.

Atas pertimbangan teknis dan keselamatan personel, Tim SAR Gabungan memutuskan menghentikan sementara operasi pencarian pada Minggu sore dan akan melanjutkan kembali proses evakuasi pada hari ketiga pencarian, Senin (26/1/2026) pagi.

Baca Juga:  Detik-detik Bus Masuk Jurang di Guci Tegal, Satu Orang Meninggal Dunia

Hingga saat ini, Tim SAR masih terus mendata jumlah warga yang dilaporkan hilang akibat bencana longsor Pasirlangu Cisarua, sementara keluarga korban menunggu kepastian di posko pengungsian dan pos DVI.



Editor : Abdul Kholilulloh

Sumber Berita : Liputan

Berita Terkait

Dorong Ketahanan Pangan Nasional, Polres Cimahi Sulap Lahan Tak Produktif Jadi Sentra Jagung
Kekurangan Nakes Jadi Tantangan RSUD Cikalongwetan, DPRD KBB Siap Sokong Anggaran
Jelang TPA Sarimukti Tutup, DLH KBB Andalkan Skema Patungan dengan Pemprov Jabar
Bejad! Diduga Ayah Setubuhi Anak Kandung di KBB, Korban Diceraikan Sehari Usai Menikah
Misteri Pria di KBB Tewas Tergantung, Polisi Temukan Fakta Penting tentang Riwayat Korban
Pria di Ngamprah Ditemukan Tewas Tergantung, Polisi Olah TKP 
BPN KBB Bantah Keterlibatan Petugas dalam Dugaan Pungli PTSL di Ngamprah
Libur Akhir Pekan di Bandung Barat, Dishub Gunakan Teknologi ATCS

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:35 WIB

Dorong Ketahanan Pangan Nasional, Polres Cimahi Sulap Lahan Tak Produktif Jadi Sentra Jagung

Selasa, 9 Juni 2026 - 17:33 WIB

Kekurangan Nakes Jadi Tantangan RSUD Cikalongwetan, DPRD KBB Siap Sokong Anggaran

Selasa, 9 Juni 2026 - 14:58 WIB

Jelang TPA Sarimukti Tutup, DLH KBB Andalkan Skema Patungan dengan Pemprov Jabar

Selasa, 9 Juni 2026 - 13:20 WIB

Bejad! Diduga Ayah Setubuhi Anak Kandung di KBB, Korban Diceraikan Sehari Usai Menikah

Selasa, 9 Juni 2026 - 02:11 WIB

Misteri Pria di KBB Tewas Tergantung, Polisi Temukan Fakta Penting tentang Riwayat Korban

Berita Terbaru