Siapa saja yang pernah mengikuti kuis berhadiah? Rasa gembira terasa ketika benar-benar dapatkan hadiahnya. Meski demikian lebih tak henti-hentinya kalah, sejak kecil aku mempunyai pekerjaan sampingan yang unik: ikut kuis berhadiah sampai seluruh keluarga ikut tergila-gila. Mengapa mengikuti kuis berhadiah dapat menjadi pekerjaan sampingan di kondisi ekonomi sementara waktu? Berikut penjelasannya berdasarkan pengalaman pribadiku dan keluarga.
Semua berawal dari langganan majalah anak-anak Bobo dan tabloid Fantasi ketika aku masih kecil. Setiap kali ada Teka-Teki Silang dan Kuis, aku selalu tertarik untuk mengisi jawabannya. Andai tidak tahu jawabannya, aku bertanya pada orang tua. Dengan demikian, mengisi TTS dan mengikuti kuis ternyata menjadi cara untuk mempererat hubungan keluarga. Sambil meningkatkan pengetahuan juga.
Pada masa itu, undian tak henti-hentinya kali berupa TTS atau pengiriman kemasan produk melalui kartu pos atau surat. Undian dari kemasan permen menjadi hadiah pertamaku. Kemenangan pertama dalam kuis dan undian yang aku mendapatkan saat kumpul di bangku SD. Hadiahnya berupa tujuh puluh ribu rupiah. Dalam kondisi waktu itu, jumlah tersebut tergolong sangat besar. Selain uang tunai, aku juga pernah dapatkan hadiah berupa kaos dan perlengkapan tulis.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Andai dihitung-hitung, mungkin saja biaya yang dikeluarkan untuk membeli kartu pos, amplop, dan perangko melebihi jumlah hadiah yang berhasil kudapatkan. Tetapi, selalu ada perasaan bahagia ketika berhasil menang dalam lomba.
Mendengar nama tercantum dalam daftar pemenang kuis atau undian memang sangat menggembirakan. Dulu, mungkin saja itulah yang disebut sebagai flexing. Setelah menang, seseorang dapat membanggakannya kepada keluarga dan rekan-rekan. Tentu saja dengan risiko harus segera mengajak mereka makan atau minum dari hasil uang kemenangan tersebut.
Mengasah ketekunan dan kesabaran
Ikut serta dalam kuis, undian, dan lomba ternyata bisa melatih ketekunan serta kesabaran. Bagaimana tidak, kita diharuskan menjadi pembaca yang teliti terlebih dahulu. Seluruh aturan harus segera kita baca dengan cermat. Jangan mencapai ada yang terlewat.
Ketika merasakan kegagalan dalam sebuah pertandingan atau undian, kita diajak untuk tidak mudah menyerah. Terus berusaha dan bersabar menantikan kesuksesan serta keberuntungan. Atau, lebih tepatnya, menantikan usaha kita didukung oleh Jalur Langit.
Mengikuti berbagai kuis, undian, dan lomba pada dasarnya melatih ketahanan dalam menghadapi kegagalan. Benar adanya ucapan: Kegagalan adalah kesuksesan yang tertunda. Aku pernah mengalaminya.
Peralihan teknologi
Pada tahun 2000-an, kuis dan undian merasakan perubahan teknologi. Sebelumnya, diperlukan biaya yang besar untuk amplop dan perangko, namun sekarang mengikuti kuis dan undian jauh lebih mudah dan hemat. Andai dihitung, sementara waktu ikut kuis dan lomba hanya memerlukan modal minim, tetapi hasilnya dapat meningkat signifikan. Mengingat itu, sangat logis andai kuis dan lomba dijadikan sebagai pekerjaan sampingan di era sekarang.
Bayangkan, bagaimana andai Anda dapatkan hadiah utama berupa mobil atau uang jutaan rupiah. Kehidupan keluarga dapat berubah secara tiba-tiba saja. Tetapi perlu diingat, seperti yang terjadi pada pemenang lotere besar, hadiah besar bisa membuat seseorang kehilangan arah.
Dapatkan hadiah besar adalah impian, tetapi langkah yang umum dan dapat kita lakukan nyatanya adalah mengikuti lomba dan kuis kecil secara tertata. Hasilnya biasanya lebih terasa dalam jangka panjang.
Saya lebih tak henti-hentinya memperoleh uang kecil dari lomba, undian, dan kuis. Tetapi, andai dijumlahkan dalam jangka waktu lima tahun, jumlahnya menjadi sangat besar. Hal ini bagaimanapun juga menarik fokus perhatian adik-adik saya sampai seluruh keluarga kami menjadi ketagihan mengikuti kuis, lomba, dan undian.
Di dalam grup aplikasi pesan keluarga, sesekali kami berbagi informasi tentang lomba. Keluarga menjadi lebih erat sebab saling memberi dukungan dengan bertukar ide dan saling mendukung melalui media sosial. Andai tidak memenangkan hadiah, kami tetap merasa menang sebab kebersamaan yang terjalin dalam keluarga.
Cara mencari tau data lomba
Kemudian pasti para pembaca bertanya, bagaimana cara menemukan informasi lomba? Nyatanya cukup sederhana. Semakin kita memberi like dan mengklik akun serta informasi lomba di media sosial, algoritma pencarian akan membawa kita ke informasi lomba dan kuis. Pantau terus tagar-tagar keterkaitan lomba di media sosial.
Kemudian, aktif membaca koran dan majalah. Serta bergabung dengan berbagai kelompok pertemanan dan hobi. Dari sana akan muncul berbagai informasi lomba.
Cara untuk memilih kuis dan hadiah undian
Kita akan mampu untuk memilih kuis dan undian dengan berbagai kriteria yang bisa kita sesuaikan sesuai kondisi kita. Andaikan, mencari tau lomba dengan hadiah utama yang besar dengan harapan bahwa dukungan Jalur Langit akan membantu usaha yang kita lakukan. Atau, sengaja untuk memilih lomba kecil dengan pertimbangan bahwa jumlah pesaingnya minim. Ini adalah strategi yang tak henti-hentinya saya terapkan dan cukup efektif.
Beberapa waktu silam, saya membaca sebuah berita mengenai sebuah keluarga di Jogja yang juga hobi ikut dalam kuis, lomba, dan undian. Ternyata mereka memakai strategi “pilih lomba kecil” yang ketika dikumpulkan secara bertahap dapat menjadi besar. Mereka berhasil memperoleh sejumlah besar hadiah dalam jangka waktu yang cukup lama dengan cara ini. Bahkan, mereka tak henti-hentinya bertanya kepada panitia tentang jumlah peserta agar dapat memperkirakan peluang menang.
Mengingat itu, tidak perlu ragu untuk mengikuti kuis dan undian. Meski demikian terasa percuma, percayalah bahwa andai dilakukan dengan niat dan usaha yang tulus, terutama dalam membantu orang lain, jalur langit akan terbuka. Amin.
Penulis: Bobby (Ruang Berbagi).







