Ini Dia Kisah Perjalanan Karier Vina Panduwinata sang Penyanyi si Burung Camar

- Penulis

Sabtu, 28 Oktober 2023 - 18:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ini Dia kisah perjalanan sang Penyanyi Burung Camar Vina Panduwinata (Tangkapan layar IG @vinapanduwinata_real)

i

Ini Dia kisah perjalanan sang Penyanyi Burung Camar Vina Panduwinata (Tangkapan layar IG @vinapanduwinata_real)

Entertaiment, SEKITARKITA.ID – Suara unik Vina Panduwinata membuat orang mudah mengenalinya saat ia bernyanyi.

Inilah keistimewaan penyanyi kondang Vina Panduwinata di tahun 1980-1987.

Vina Panduwinata merupakan salah satu artis penyanyi terbaik Indonesia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menjadi terkenal pada tahun 1980-an membawakan beberapa lagu yang membuatnya terkenal.

Sebut saja lagu Cinta, Kumpul Bocah, Surat Cinta, Makin Cinta, November Ceria dan Burung Camar.

Kicauan burung camar melahirkan nama burung camar Vina Panduwinata.

“Pertama kali saya rekaman di Jerman,” kata ibu satu anak kelahiran Bogor, 6 Agustus 1959 di Bogor ini.

Rekaman lagu pertama berjudul Jawa yang berkisah tentang keindahan dan kekayaan Pulau Jawa.

Merilis album Java & Single Bar (1978) dan Sorry Sorry & Touch Me (1979).

Setelah ayahnya menyelesaikan tugas konsulernya di Jerman, Vina Panduwinata kembali ke Bogor.

Pada tahun 1981, saat bertemu musisi Mogi Darusman, Vina Panduwinata diperkenalkan ke beberapa label rekaman.

Dimulainya perilisan album Citra Biru di bawah naungan Jackson Records.

Baca Juga:  Akses Jalan Petani Rusak, Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Darussalam Turun Gunung

Lagu-lagu yang dibawakan Vina Panduwinata sangat digemari penontonnya.

Vina Panduwinata juga mendirikan grup vokal Rumpis yang sangat terkenal saat itu.

Sejak saat itu, nama Vina semakin dikenal dan suaranya diapresiasi banyak orang.***



Follow WhatsApp Channel sekitarkita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kemarau Panjang, Yonif TP 938/Pancasona Salurkan Air Bersih untuk Warga KBB 
Rumput Langka, Peternak KBB Mulai Kelimpungan Cari Pakan hingga ke Luar Daerah
Bak Istana Presiden, Jurnalis Masuk Gedung Mewah DPRD KBB Malah Diusir, Alasannya Bikin Geleng Kepala
Warga Sukamulya Padalarang Kekeringan, Wakil Ketua DPRD KBB Pipih Supriati Bangun Sumur Bor 
Aksi Nyata Prajurit Yonif TP 938/Pancasona, Bantu Warga Bandung Barat Buka Lahan Pelebaran Jalan
Website PWI Terkonsolidasi di 38 PWI Daerah, Grand Launching 1 Oktober 2026
Polemik Lahan SDN 2 Kertamulya Kembali Mencuat, Disdik Klaim Pemda KBB Pernah Menang Sengketa
Sengketa Lahan Memanas, Spanduk Ahli Waris Muncul di SDN 2 Kertamulya Bandung Barat

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 22:48 WIB

Kemarau Panjang, Yonif TP 938/Pancasona Salurkan Air Bersih untuk Warga KBB 

Kamis, 24 September 2026 - 19:12 WIB

Rumput Langka, Peternak KBB Mulai Kelimpungan Cari Pakan hingga ke Luar Daerah

Kamis, 24 September 2026 - 12:42 WIB

Bak Istana Presiden, Jurnalis Masuk Gedung Mewah DPRD KBB Malah Diusir, Alasannya Bikin Geleng Kepala

Rabu, 23 September 2026 - 22:27 WIB

Warga Sukamulya Padalarang Kekeringan, Wakil Ketua DPRD KBB Pipih Supriati Bangun Sumur Bor 

Rabu, 23 September 2026 - 21:29 WIB

Aksi Nyata Prajurit Yonif TP 938/Pancasona, Bantu Warga Bandung Barat Buka Lahan Pelebaran Jalan

Berita Terbaru