Pemalsu Reserse Ditangkap Polisi Asli, Mengendarai Sepeda Motor Ojek On-line dengan Alasan Mengejar Pengedar Narkoba
Pencuri Palsu Ditangkap Polisi Asli, Mengendarai Motor Ojol dengan Alasan Mengejar Pengedar Narkoba
Penangkapan terhadap oknum pengedar narkoba yang tidak profesional dilakukan oleh polisi sungguhan setelah tindakannya mencuri motor ojek on-line dengan alasan mengejar bandar narkoba.
AdinJava/ {Peristiwa}
Ferdian 8 November, 03.10 PM 8 November, 03.10 PM
AdinJava– Berbagai cara dilakukan oleh pelaku pencurian motor roda dua untuk dapatkan keuntungan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Salah satu caranya adalah berpura-pura menjadi anggota polisi.
Dengan memakai kecerdikan, Dandy Maulana (25) menipu seorang pengemudi ojek on-line (ojol) dan membawa kabur motornya.
Kapolsek Metro Penjaringan AKBP Agus Ady Wijaya menyebutkan bahwa dalam menjalankan aksinya, pelaku mengatasnamakan diri sebagai anggota Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya.
Dobleh pun memainkan perannya.
Ketika itu dia mengakhiri penderita agar membawanya ke suatu lokasi.
“Pelaku mengakhiri penderita yang bekerja sebagai ojek on-line, kemudian meminta diantar ke wilayah Kalijodo dengan alasan akan menangkap kasus narkoba,” kata Agus Ady Wijaya dalam pernyataannya, Kamis (6/11/2025).
Kekuatan keyakinan penderita semakin bertambah ketika Dobleh menunjukkan kartu tanda anggota (KTA) palsu yang memakai foto dan nama asli Dobleh.
Selain itu, Dobleh juga menunjukkan senjata berupa airsoft gun kepada penderita agar memperkuat keyakinan bahwa Dobleh benar-benar seorang polisi.
“Untuk meyakinkan penderita, pelaku bahkan memperlihatkan kartu identifikasi anggota Polri palsu serta membawa senjata airsoft,” ungkapnya mengutip TribunPekanbaru.
Sesampainya di tempat yang dituju, Dobleh kembali berpura-pura dengan meminjam motor roda dua dan ponsel penderita dengan alasan ingin mengejar pengedar narkoba.
Tetapi setelah beberapa waktu, hidung Dobleh tidak pernah muncul lagi dengan begitu penderita melaporkannya ke Polsek Metro Penjaringan.
Singkatnya, berdasarkan laporan tersebut, Dobleh dalam hal apa pun berhasil ditangkap pada hari Minggu (2/11/2025) sekitar pukul 13.00 WIB di wilayah Penjaringan, Jakarta Utara.
Bukan petugas narkoba yang mengonsumsi narkoba tersebut, melainkan orang yang berpura-pura menjadi polisi reserse narkoba.
Hasil pemeriksaan urin memperlihatkan Dobleh positif mengonsumsi narkoba jenis sabu dan ekstasi.
Dari hasil pemeriksaan, Dobleh ternyata terampil dalam melakukan aksi pencuriannya sebab ia seorang residivis yang pernah tertangkap pada tahun 2020 di wilayah Kalideres dan Cengkareng.
“Pelaku mengakui telah melakukan tindakan serupa sebanyak empat kali di kawasan Penjaringan. Dua unit motor roda dua hasil kejahatan sebelumnya telah dijual kepada seseorang dengan inisial F yang kini masuk dalam daftar pencarian orang (DPO),” ungkapnya.
Dalam kejadian tersebut, pihak kepolisian juga mengamankan barang bukti berupa satu unit motor roda dua Honda Scoopy berwarna merah, 1 senjata airsoft gun, 1 lembar Kartu Tanda Anggota (KTA) Polri palsu dengan nama Dandi Maulana, serta beberapa barang pribadi seperti tas, dompet, alat hisap sabu, dan kartu ATM.
Sementara, lanjut Agus, pihak kepolisian sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut mengenai kasus tersebut.
“Kami mengajak masyarakat agar tetap waspadai terhadap pihak-pihak yang menyatakan diri sebagai anggota Polri. Andai terjadi tindakan yang mencurigakan, secepatnya laporkan ke kantor polisi terdekat,” ungkapnya.
Copyright AdinJava2025
Similar Article







