Viral! Jalan Rusak di Bandung Barat, Warga Ngamprah Ngadu ke Dedi Mulyadi “Tah Pak Dedi”

- Penulis

Rabu, 21 Mei 2025 - 11:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Viral! Jalan Rusak di Bandung Barat, Warga Ngamprah Ngadu ke Dedi Mulyadi “Tah Pak Dedi”

SEKITARKITA.id- Sebuah video viral yang memperlihatkan kondisi jalan rusak parah di wilayah Desa Sukatani, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat (KBB), menyita perhatian warganet.

Dalam video tersebut, seorang pengendara motor mengeluhkan kondisi jalan yang rusak dan langsung mengadu kepada Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi alias Kang Dedi Mulyadi (KDM).

Video berdurasi kurang dari satu menit (26 detik) itu memperlihatkan pemotor yang belum diketahui identitasnya, melaju tanpa helm sambil merekam kondisi jalan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Terlihat jelas deretan lubang besar menghiasi badan jalan sepanjang ratusan meter yang sangat membahayakan pengendara.

Akses Jalan Desa rusak Sukatani, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat (KBB) viral (foto: tangkap layar video viral/istimewa)
Akses Jalan Desa rusak Sukatani, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat (KBB) viral (foto: tangkap layar video viral/istimewa)

“Tah pak Dedi, masa iya jalan ke kantor Desa Sukatani bagus, tapi jalan umum yang dilewati warga malah rusak parah,” keluh pemotor dalam video yang diunggah ke media sosial dan dikutip dari Sekitarkita.id pada Rabu, 21 Mei 2025.

Ironisnya, dalam video itu juga terlihat bahwa hanya bagian jalan di depan kantor Desa Sukatani yang terlihat mulus dan dicat rapi dengan garis merah-putih di sisi kanan-kirinya. Sementara akses utama jalan umum yang menjadi jalur warga, justru mengalami kerusakan berat.

Baca Juga:  Safari Politik, Golkar KBB Dukung Visi-Misi Koalisi Amanah Plus 

Spill Kondisi Jalan ke KDM

Alih-alih mengadu ke pemerintah desa atau kecamatan setempat, pemotor tersebut memilih untuk “spill” alias membongkar kondisi jalan itu langsung kepada KDM.

Ia berharap Gubernur Jabar itu bisa melihat langsung kondisi lapangan yang sudah bertahun-tahun tak kunjung diperbaiki.

Berbanding terbalik dengan jalan di depan kantor Desa Sukatani, kecamatan Ngamprah (foto: tangkapan layar/istimewa)
Berbanding terbalik dengan jalan di depan kantor Desa Sukatani, kecamatan Ngamprah (foto: tangkapan layar/istimewa)

“Pak Dedi, ini jalan depan kantor desa bagus banget sampai dicat-cat, tapi lihat jalan umumnya, rusak total, ancur begini panjang sekali,” ungkapnya dengan nada kesal.

Tim Sekitarkita.id melakukan penelusuran langsung ke lokasi. Aan (54), warga RT03/RW06 Kampung Mama Utara, Desa Sukatani, membenarkan kondisi jalan yang ada di video tersebut. Ia menyebut jalan tersebut sudah rusak selama hampir tiga tahun terakhir.

“Sejak proyek pembangunan kereta cepat, jalan ini rusak parah dan belum diperbaiki secara menyeluruh,” ujarnya.

Aan menambahkan, beberapa kali ada upaya perbaikan, namun hanya berupa tambal sulam. Saat musim hujan, jalan kembali rusak dan membentuk genangan air yang sering menyebabkan kecelakaan.

Jalan sepanjang ratusan kilometer di Desa Sukatani, Kecamatan Ngamprah KBB rusak parah warga ngeluh ke Gubernur Jabar Dedi Mulyadi (foto: istimewa)
Jalan sepanjang ratusan kilometer di Desa Sukatani, Kecamatan Ngamprah KBB rusak parah warga ngeluh ke Gubernur Jabar Dedi Mulyadi (foto: istimewa)

“Kalau hujan mah tambah parah, motor sering jatuh. Motor saya juga pernah rusak kena lubang. Warga sampai gotong royong nutupin jalan pakai urug,” tambahnya.

Baca Juga:  Linkin Park Nyanyikan 'The Emptiness Machine' di BBMA 2024 – Information Loader

Selain menjadi akses vital untuk kendaraan pribadi, jalan tersebut juga merupakan jalur utama distribusi hasil pertanian warga. Aan menyebut banyak petani dan pedagang lokal yang terganggu akibat kerusakan jalan itu.

“Sering dilewati mobil sayuran, warga juga banyak yang pedagang. Malu lah, Bu Camat Agnes Virganty sering lewat sini tapi enggak ada respon,” tegas Aan.

Warga berharap, aduan melalui video yang viral itu bisa segera ditindaklanjuti oleh Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi.

“Mudah-mudahan Pak Dedi lihat dan respon, demi warga yang tiap hari harus lewat jalan ini,” pungkas Aan.

Camat Ngamprah Tanggapi Keluhan Jalan Rusak, Perbaikan Dijadwalkan Tahun 2025

Menanggapi keluhan warga terkait jalan rusak di wilayah Desa Sukatani, Kecamatan Ngamprah, Camat Agnes Virganty memastikan pihaknya telah mengambil langkah konkret.

Pihak kecamatan sudah berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Bandung Barat (KBB) untuk menyosialisasikan rencana perbaikan jalan kepada masyarakat sekitar.

“Waalaikumussalam, mohon doanya pa, kemarin telah dilaksanakan sosialisasi oleh DPUTR KBB,” ujar Agnes Virganty saat dikonfirmasi melalui sambungan seluler.

Baca Juga:  Pria tewas tertabrak kereta api di Cilame Bandung Barat, korban sempat diteriaki warga 

Agnes menegaskan bahwa proyek perbaikan jalan tersebut akan mulai dilaksanakan pada tahun 2025. Saat ini, proyek sedang dalam tahap lelang tender oleh penyedia jasa kontraktor.

“Dalam proses lelang penyedia pak,” tambahnya.

Upaya perbaikan jalan di Kecamatan Ngamprah ini diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan dan keselamatan warga dalam beraktivitas.

“Pemerintah kecamatan mengimbau masyarakat untuk tetap bersabar dan mendukung proses perencanaan hingga pengerjaan selesai,” tandasnya.



Editor : Abdul Kholilulloh

Sumber Berita : Video viral

Follow WhatsApp Channel sekitarkita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kemarau Panjang, Yonif TP 938/Pancasona Salurkan Air Bersih untuk Warga KBB 
Rumput Langka, Peternak KBB Mulai Kelimpungan Cari Pakan hingga ke Luar Daerah
Bak Istana Presiden, Jurnalis Masuk Gedung Mewah DPRD KBB Malah Diusir, Alasannya Bikin Geleng Kepala
Warga Sukamulya Padalarang Kekeringan, Wakil Ketua DPRD KBB Pipih Supriati Bangun Sumur Bor 
Aksi Nyata Prajurit Yonif TP 938/Pancasona, Bantu Warga Bandung Barat Buka Lahan Pelebaran Jalan
Website PWI Terkonsolidasi di 38 PWI Daerah, Grand Launching 1 Oktober 2026
Polemik Lahan SDN 2 Kertamulya Kembali Mencuat, Disdik Klaim Pemda KBB Pernah Menang Sengketa
Sengketa Lahan Memanas, Spanduk Ahli Waris Muncul di SDN 2 Kertamulya Bandung Barat

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 22:48 WIB

Kemarau Panjang, Yonif TP 938/Pancasona Salurkan Air Bersih untuk Warga KBB 

Kamis, 24 September 2026 - 19:12 WIB

Rumput Langka, Peternak KBB Mulai Kelimpungan Cari Pakan hingga ke Luar Daerah

Kamis, 24 September 2026 - 12:42 WIB

Bak Istana Presiden, Jurnalis Masuk Gedung Mewah DPRD KBB Malah Diusir, Alasannya Bikin Geleng Kepala

Rabu, 23 September 2026 - 22:27 WIB

Warga Sukamulya Padalarang Kekeringan, Wakil Ketua DPRD KBB Pipih Supriati Bangun Sumur Bor 

Rabu, 23 September 2026 - 21:29 WIB

Aksi Nyata Prajurit Yonif TP 938/Pancasona, Bantu Warga Bandung Barat Buka Lahan Pelebaran Jalan

Berita Terbaru