Banjir Rob Rusak Belasan Rumah di Pantai Tanggamus

- Penulis

Jumat, 28 November 2025 - 20:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ringkasan Berita:

  • Banjir pasang disertai ombak besar menghancurkan pantai Kelurahan Pasar Madang, Kota Agung, Tanggamus, Jumat (7/11/2025) malam.
  • Paling minim 19 rumah merasakan kerusakan, beberapa warga terpaksa mengungsi; petugas BPBD dan Polsek mendistribusikan bantuan darurat.
  • Rob juga menimpa tiga desa di Pematang Sawa (Means Nipah, Tirom, Tanjungan), air sampai ketinggian sepinggang tanpa dikarenakan kerusakan.
  • Warga diimbau tetap waspadai mengingat pasang laut diprediksi terjadi mencapai 16 November 2025.

AdinJava, Tanggamus– Gelombang besar dan air pasang laut atau banjir rob menghancurkan wilayah pesisir Kelurahan Pasar Madang, Dusun Kapuran, Kecamatan Kota Agung, Kabupaten Tanggamus, Lampung, pada Jumat (7/11/2025) malam.

Akibatnya, belasan rumah penduduk merasakan kerusakan dan sebagian lainnya harus segera meninggalkan tempat tinggalnya untuk menghindari datangnya ombak berikutnya, saat ini Polsek Kota Agung telah mengambil beberapa tindakan bersama dengan pihak keterkaitan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Sektor Kepolisian Kota Agung AKP Feriyantoni mengungkapkan, kejadian banjir rob terjadi sekitar pukul 18.00 WIB, saat air laut mulai meningkat disertai gelombang besar yang menghancurkan permukiman penduduk di daerah pesisir.

“Kerusakan akibat banjir rob air laut yang melanda wilayah Kelurahan Pasar Madang Dusun Kapuran. Beberapa rumah penduduk merasakan kerusakan, sebagian bahkan hancur parah,” kata Feriyantoni, Sabtu (8/11/2025).

Baca Juga:  Xiaomi akan mengorbitkan Combine Fold 4 dan Combine Turn bulan ini

Feriyantoni menyampaikan, berdasarkan information awal yang dikumpulkan, RT 14 dan RT 16 merupakan wilayah yang paling terkena dampak.

Di RT 16, terdapat 13 rumah yang merasakan kerusakan, termasuk rumah milik Kusnadi yang merasakan kerusakan parah.

Sementara, di RT 14, enam rumah warga merasakan kerusakan berat, antara lain milik Warsono, Calim, Dulah, Fadil, Yanto, dan Ani.

“Beberapa penduduk terpaksa meninggalkan tempat tinggal mereka sebab rumahnya tidak lagi layak dihuni akibat terkena dampak air laut,” ujarnya.

Kepala Sektor Kepolisian memastikan jajaran polisi bersama pihak keterkaitan secepatnya bergerak cepat dalam membantu rakyat.

“Kami bersama BPBD, Basarnas, dan perangkat kelurahan telah mengirimkan tim ke lokasi yang terkena dampak. Bantuan darurat secepatnya akan diberikan kepada warga yang rumahnya rusak berat,” tegas Kapolsek.

Meski demikian kondisi air laut sementara mulai menurun, kemungkinan terjadinya kembali pasang masih cukup besar.

Polsek Kota Agung bekerja sama dengan instansi keterkaitan telah mengambil langkah pencegahan, termasuk memberikan peringatan kepada warga agar tetap waspadai menghadapi gelombang pasang yang diprediksi akan berlangsung mencapai 16 November 2025.

Baca Juga:  Mana yang Lebih Efektif untuk Inovasi Cepat?

“Kami terus melakukan pengawasan di lapangan dan memberikan himbauan agar masyarakat tetap waspadai. Petugas juga kami tempatkan untuk menjaga aset milik warga yang terkena dampak agar tidak terjadi kerugian tambahan,” lanjut Feriyantoni.

Mencapai Sabtu (8/11/2025), keadaan di lokasi mulai kembali commonplace.

Polsek Kota Agung bekerja sama dengan BPBD Tanggamus terus mengendalikan perkembangan situasi dan menempatkan personel di lokasi-lokasi yang rentan terkena banjir rob.

Tiga Desa di Pematang Sawa

Tidak hanya di Kecamatan Kota Agung, banjir pasang juga melanda kawasan pesisir Kecamatan Pematang Sawa, Jumat malam (7/11/2025).

Tim Polsek Pematang Sawa, Polres Tanggamus secepatnya mengenali dan mengendalikan banjir rob yang terjadi.

Kepala Sektor Polisi Pematang Sawa, Ipda Ahmad Rais mengungkapkan, informasi diterima sekitar pukul 19.30 WIB, bahwa air laut mulai naik tinggi dan hampir mencapai ke arena dapur warga di sekitar pantai.

“Dari pengawasan petugas, banjir rob terjadi di tiga desa, yaitu Desa Means Nipah, Desa Tirom, dan Desa Tanjungan,” ujarnya, Sabtu (8/11/2025).

Ahmad Rais menyebutkan, air laut yang naik dikarenakan genangan setinggi lutut, namun tidak mengakibatkan kerusakan pada rumah penduduk maupun fasilitas umum.

Baca Juga:  10 Lodge Terbaik Dekat Danau Toba untuk Liburan Santai 2025

“Kondisi di lapangan aman dan terkendali. Air hanya menggenang setinggi lutut juga tidak ada laporan kerusakan. Masyarakat kami himbau untuk tetap waspadai terhadap kemungkinan kenaikan air,” katanya.

Ia menjelaskan, pihaknya bersama perangkat pekon telah melakukan beberapa tindakan cepat, antara lain, berkoordinasi dengan aparat pekon yang terkena dampak.

Mengimbau langsung kepada penduduk pesisir agar tetap waspadai, melakukan deteksi dini, serta memantau kondisi di arena yang rentan.

“Kami juga berkoordinasi dengan BPBD dan tim respons darurat dalam persiapan andai terjadi kenaikan air tambahan,” ujarnya.

Kepala Sektor Polisi menekankan, meski demikian air sempat meningkat, mencapai sementara belum ada laporan kerusakan pada rumah warga.

“Hingga sementara belum ada laporan kerusakan rumah yang kami terima,” tegasnya.

Peluang tersebut, Kapolsek Pematang Sawa menghimbau masyarakat untuk tidak merasa cemas, namun tetap memperkuat kewaspadaan, khususnya bagi penduduk yang tinggal di daerah pesisir rendah.

“{Peristiwa} ini bersifat saat ini, namun diperlukan kesiapan bersama agar tidak dikarenakan kerugian materiil maupun penderita jiwa,” tambahnya.

(AdinJava/ Oky Indrajaya)



Follow WhatsApp Channel sekitarkita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

10 Lodge Terbaik Dekat Danau Toba untuk Liburan Santai 2025
Orang Tunggu Sendiri Patuh 8 Aturan Kuat Ini, Menurut Psikologi
Daftar 8 Tim Lolos Babak 32 Besar Piala Dunia U17 2025, Apakah Timnas Indonesia Dapat Ikut?
Mengapa Fairing Motor Sport 150 Kini Menghilang dari Showroom?
Kucing Dapat Alami Demensia! 8 Tanda yang Perlu Diwaspadai
Ban Lebih Lebar: Manfaat dan Risikonya
Jawa Timur Juara Nusantaraya di ICCF 2025, Buktikan Kepemimpinan Ekonomi Kreatif Nasional
Andai Tidak Dapat Lakukan 8 Hal Ini, Anda Mungkin saja Tua Lebih Cepat, Tutur Psikologi

Berita Terkait

Rabu, 10 Desember 2025 - 23:59 WIB

10 Lodge Terbaik Dekat Danau Toba untuk Liburan Santai 2025

Rabu, 10 Desember 2025 - 23:14 WIB

Orang Tunggu Sendiri Patuh 8 Aturan Kuat Ini, Menurut Psikologi

Rabu, 10 Desember 2025 - 21:44 WIB

Daftar 8 Tim Lolos Babak 32 Besar Piala Dunia U17 2025, Apakah Timnas Indonesia Dapat Ikut?

Rabu, 10 Desember 2025 - 20:59 WIB

Mengapa Fairing Motor Sport 150 Kini Menghilang dari Showroom?

Rabu, 10 Desember 2025 - 19:29 WIB

Kucing Dapat Alami Demensia! 8 Tanda yang Perlu Diwaspadai

Berita Terbaru