BANDUNG | SEKITARKITA.id – Tanggul Sungai Cikalintu di Kelurahan Cipaganti, Kecamatan Coblong, Kota Bandung, jebol setelah wilayah tersebut diguyur hujan deras pada Jumat (30/10/2026) sore hingga malam.
Detik-detik jebolnya tanggul tersebut sempat terekam kamera handphone miliki warga dan viral di media sosial (medsos).
Akibat kejadian tersebut, puluhan rumah terdampak. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bandung mencatat sebanyak 114 warga terdampak dan 34 rumah mengalami dampak akibat jebolnya tanggul sungai tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dari jumlah tersebut, tiga rumah dilaporkan mengalami kerusakan, dengan rincian dua rumah rusak berat dan satu rumah rusak ringan.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Bandung Didi Ruswandi mengatakan, pihaknya menerima laporan kejadian tersebut sekitar pukul 19.00 WIB.
“Kejadian yang kami terima itu jam 7 malam. Yang terdampak ada 114 jiwa, 34 rumah. Dua rumah rusak berat dan satu rumah rusak ringan,” kata Didi, Sabtu (31/10/2026) dilansir detik.com
Menurut Didi, BPBD bersama instansi terkait langsung melakukan penanganan di lokasi. Bantuan bagi warga terdampak juga telah mulai disalurkan.
Dinas Sosial (Dinsos) Kota Bandung disebut telah memberikan bantuan kepada warga. Sementara itu, BPBD masih melakukan pendataan terhadap tingkat kerusakan rumah untuk menentukan langkah penanganan selanjutnya.
“Dinsos masuk, dan kemarin sudah memberi bantuan. Kami hari ini mau memastikan kembali apa yang kurang, termasuk opsi untuk perbaikan rumah yang rusak,” ujarnya.
Didi mengatakan, pihaknya akan berkoordinasi dengan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) Kota Bandung terkait kemungkinan perbaikan rumah warga yang mengalami kerusakan.
Apabila perbaikan melalui pemerintah daerah tidak memungkinkan, BPBD akan mencari alternatif dukungan melalui pihak filantropi.
“Mau kita koordinasi dengan DPKP, apakah memungkinkan. Kalau tidak memungkinkan, kita coba ke filantropi untuk perbaikan rumah warga yang rusak,” katanya.
Didi mengungkapkan, persoalan di sekitar Sungai Cikalintu sebenarnya bukan merupakan kejadian baru. Kondisi tersebut telah berlangsung cukup lama dan berpotensi kembali menimbulkan persoalan ketika hujan deras mengguyur wilayah Kota Bandung.
Untuk mencegah dampak yang lebih besar, BPBD menyiapkan langkah penanganan sementara pada bagian tanggul yang jebol.
Salah satunya dengan memperkuat dinding tanggul menggunakan karung pasir sebagai upaya mengantisipasi banjir susulan.
“Ini opsi paling pendeknya ya, karena untuk melakukan pengurangan debit dari atas sangat minim. Paling di sini penguatan tebing saja, dinding sementara gitu ya. Paling itu yang bisa dilakukan,” pungkas Didi.
BPBD Kota Bandung bersama instansi terkait masih melakukan pemantauan kondisi di sekitar Sungai Cikalintu, terutama untuk mengantisipasi kemungkinan hujan deras kembali mengguyur wilayah tersebut.
Editor : Abdul Kholilulloh
Sumber Berita : detik.com







