Optimalisasi Pajak Daerah, Bapenda Bandung Barat Kelola 12 Jenis Pajak untuk Tingkatkan PAD

- Penulis

Senin, 15 Desember 2025 - 19:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail didampingi DPRD KBB dan jajaran Forkopimda KBB saat meninjau layanan pembayaran pajak (foto: Abdul Kholilulloh)

i

Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail didampingi DPRD KBB dan jajaran Forkopimda KBB saat meninjau layanan pembayaran pajak (foto: Abdul Kholilulloh)

SEKITARKITA.id – Pemerintah Kabupaten Bandung Barat (KBB) terus mengoptimalkan pendapatan asli daerah (PAD) melalui pengelolaan pajak daerah yang terstruktur dan berkelanjutan.

Saat ini, Kabupaten Bandung Barat mengelola 12 jenis pajak daerah yang menjadi penopang utama pembiayaan pembangunan dan pelayanan publik.

Pejabat Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Bandung Barat, Rini Sartika, mengatakan bahwa pajak daerah memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan nasional maupun daerah, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pajak merupakan aset strategis dalam rangka menunjang pembangunan daerah. Hasil pajak digunakan untuk pelayanan umum, pembangunan infrastruktur, pendidikan, kesehatan, hingga perlindungan sosial yang manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujar Rini Sartika saat ditemui usai mengisi kegiatan Pekan Panutan Pajak Daerah 2025 di Hotel Novena Lembang, Senin 15 Desember 2025.

Pejabat Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Bandung Barat, Rini Sartika saat mengisi kegiatan Pekan Panutan Pajak Daerah 2025 di Hotel Novena Lembang, Senin 15 Desember 2025 (foto: Abdul Kholilulloh)
Pejabat Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Bandung Barat, Rini Sartika saat mengisi kegiatan Pekan Panutan Pajak Daerah 2025 di Hotel Novena Lembang, Senin 15 Desember 2025 (foto: Abdul Kholilulloh)

Rini menjelaskan, ke-12 jenis pajak daerah yang dikelola Pemkab Bandung Barat meliputi Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) atas makanan dan/atau minuman, PBJT jasa perhotelan, PBJT jasa kesenian dan hiburan, serta PBJT jasa parkir. Selain itu, terdapat Pajak Reklame, Pajak Penerangan Jalan, dan Pajak Air Tanah.

Baca Juga:  Ojol Gelar Aksi di Patung Kuda, Satbrimob Polda Metro Jaya Dikerahkan untuk Pengamanan

“Objek pajak tersebar merata, baik di wilayah perkotaan maupun perdesaan. Ini menunjukkan potensi pajak daerah Bandung Barat cukup besar dan perlu dikelola secara optimal,” jelasnya.

Selain pajak-pajak tersebut, Bapenda Bandung Barat juga mengelola Pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan (MBLB), Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2), serta Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB).

Menurut Rini, BPHTB dipungut atas setiap perolehan hak atas tanah dan bangunan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail bersama jajaran Forkompinda secara resmi membuka kegiatan Pekan Panutan Pajak Daerah 2025 (foto: Abdul Kholilulloh)
Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail bersama jajaran Forkompinda secara resmi membuka kegiatan Pekan Panutan Pajak Daerah 2025 (foto: Abdul Kholilulloh)

Sementara Opsen Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Opsen Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) juga menjadi bagian dari sinergi pemungutan pajak antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten.

“Pengelolaan pajak daerah dilakukan secara transparan dan akuntabel, dengan terus mendorong kemudahan layanan serta peningkatan kesadaran wajib pajak,” tambahnya.

Bapenda Bandung Barat juga terus melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat agar memahami pentingnya pajak sebagai sumber utama pembiayaan pembangunan daerah.

“Partisipasi masyarakat dalam membayar pajak sangat menentukan keberlanjutan pembangunan di Kabupaten Bandung Barat,” pungkas Rini Sartika.

Baca Juga:  Jelang Pemilu Serentak, DPD Bapera KBB siap Panaskan Mesin Organisasi Awal Tahun 2023
Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail didampingi DPRD KBB dan jajaran Forkopimda KBB saat meninjau layanan pembayaran pajak (foto: Abdul Kholilulloh)
Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail didampingi DPRD KBB dan jajaran Forkopimda KBB saat meninjau layanan pembayaran pajak (foto: Abdul Kholilulloh)

Sementara itu, Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail, secara resmi membuka kegiatan Pekan Panutan Pajak Daerah 2025 sebagai upaya strategis untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam memenuhi kewajiban pembayaran pajak daerah.

Jeje menyebut, tanpa perlu antre di kantor, tanpa harus bawa berkas tebal. Cukup melalui ponsel atau agen terdekat, warga Bandung Barat bisa membayar pajak daerah dengan mudah.

Untuk membuatnya nyaman, kaga Jeje, pemerintah daerah bekerja sama erat dengan Bank BJB untuk membuka berbagai saluran pembayaran.

“Kita enggak mau warga kesulitan cuma karena mau bayar pajak. Sekarang bisa via digital, lewat agen, semuanya gampang banget dan tadi saya praktekan sendiri, cuma beberapa detik saja,” jelas Jeje.

Menurutnya, kini yang menjadi kunci hanyalah kesadaran warga untuk membayar tepat waktu, tepat jumlah dan sisanya sudah diurus oleh pemerintah.

“Jadi bukan cuma berikan kemudahan, pemerintah juga mengambil pendekatan persuasif dan edukatif kepada masyarakat,” tuturnya.

Tujuan utamanya, sebut Jeje, agar kontribusi pajak terus naik setiap tahun, sehingga PAD bisa semakin kuat mendukung pembangunan.

Baca Juga:  Orang terkenal rap Inggris Pozer Shares 'Aquatic' Baru yang Belum Menikah – Data Loader

“Pajak itu bukan cuma kewajiban, tapi juga investasi untuk daerah kita. Hasilnya akan dipakai buat jembatan, sekolah, rumah sakit. Semua untungnya untuk masyarakat,” sebutnya.

Lebih lanjut Jeje memaparkan, di Kabupaten Bandung Barat memiliki 12 jenis pajak daerah, antara lain pajak restoran, hotel, mineral, Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), serta Bea Perolehan Kendaraan Bermotor (BPNKB) dan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB).

“Yang paling besar adalah PBB, dan untungnya targetnya sudah tercapai tahun ini. Beberapa jenis lain masih perlu ditingkatkan, tapi kita yakin bisa dengan dukungan warga,” bebernya.

Sektor pariwisata, kata Jeje, salah satu yang menjadi tulang punggung perekonomian Bandung Barat, juga menjadi sasaran pendekatan khusus.

“Jadi kami mengajak pengusaha homestay, restoran, dan tempat wisata untuk selalu taat membayar pajak,” imbuhnya.

Selain itu, sambung Jeje, Pemkab Bandung Barat bakal menambah tapping box, dan perangkat pembayaran kontakless di lokasi-lokasi strategis.

“In syaa Allah, nanti warga atau wisatawan bisa bayar pajak langsung di tempat, cuma sentuh saja. Semua ini buat mempermudah dan meningkatkan kepatuhan,” tandasnya.



Editor : Abdul Kholilulloh

Sumber Berita : Liputan

Follow WhatsApp Channel sekitarkita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Timnas Indonesia Menang Telak 9-2 atas Bangladesh, Garuda Lolos ke Final FIFA ASEAN Cup 2026
Resmi Disepakati! DPRD KBB dan Bupati Tetapkan Arah R-APBD Perubahan 2026, Infrastruktur Digenjot
Reshuffle Kabinet Merah Putih ke-7! Prabowo Lantik 16 Pejabat, Bahlil Rangkap Dua Jabatan 
Belasan Siswa SDN Garuda Cisarua Tumbang Diduga Usai Makan MBG, SPPG Jambudipa 1 Jadi Sorotan 
Gerak Cepat, Polres Cimahi Ungkap Peredaran Sabu di Batujajar, Buruh Harian Lepas Diringkus
Pesan Menohok Ketua Komisi III DPRD Pither Tjuandys: JAGUR Harus Jadi Garda Kondusivitas di KBB
Geledah Kantor Pengembang Kota Baru Parahyangan, KPK Sita Dokumen HGB
Menteri LH Soroti Waduk Saguling Dipenuhi Eceng Gondok, Pengelola Diminta Ikut Bertanggung Jawab

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 22:09 WIB

Timnas Indonesia Menang Telak 9-2 atas Bangladesh, Garuda Lolos ke Final FIFA ASEAN Cup 2026

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:44 WIB

Resmi Disepakati! DPRD KBB dan Bupati Tetapkan Arah R-APBD Perubahan 2026, Infrastruktur Digenjot

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:33 WIB

Reshuffle Kabinet Merah Putih ke-7! Prabowo Lantik 16 Pejabat, Bahlil Rangkap Dua Jabatan 

Kamis, 1 Oktober 2026 - 13:32 WIB

Belasan Siswa SDN Garuda Cisarua Tumbang Diduga Usai Makan MBG, SPPG Jambudipa 1 Jadi Sorotan 

Rabu, 30 September 2026 - 20:35 WIB

Gerak Cepat, Polres Cimahi Ungkap Peredaran Sabu di Batujajar, Buruh Harian Lepas Diringkus

Berita Terbaru