Teror Rampok Berkedok Pocong Viral di Bandung Barat, Warga Padalarang Resah

- Penulis

Senin, 25 Mei 2026 - 02:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Teror begal membawa sajam berkedok pocong jadi jadian meresahkan warga Bandung Barat (foto: Facebook Baraya Padalarang)

i

Teror begal membawa sajam berkedok pocong jadi jadian meresahkan warga Bandung Barat (foto: Facebook Baraya Padalarang)

SEKITARKITA.id – Teror rampok berkedok pocong viral di berbagai platform media sosial di wilayah Kabupaten Bandung Barat (KBB). Informasi tersebut ramai diperbincangkan warga setelah muncul unggahan yang menyebut adanya sosok pocong membawa senjata tajam jenis golok.

Dinarasikan akun Amoy yang diunggah Facebook Baraya Padalarang, warga dibuat resah dengan kemunculan sosok pocong bersenjata tajam di jalan Babakan Garut, Kiarapayung, Desa Mekarsari, Kecamatan Ngamprah, Minggu 24 Mei 2026.

Informasi yang didapat, pelaku perampokan ini menggunakan modus berpura-pura menjadi pocong untuk menakut-nakuti warga dan mengancam menggunakan sajam untuk menguasai serta mengambil barang berharga milik warga.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam unggahan itu juga disampaikan imbauan kepada masyarakat agar lebih berhati-hati dan meningkatkan kewaspadaan, terutama saat malam hari. Dihimbau untuk baraya agar lebih berhati-hati dan waspada jika ada yang menggedor pintu pada malam hari.

“Kade hati hati ah ayeuna mah mun aya nu gedor gedor teh begal menyerupai pocong tos dugi ka Badung Barat (Awas hati-hati sekarang kalau ada yang gedor pintu malam hari begal menyerupai pocong sudah sampai Bandung Barat),” cuit unggahan akun @Amoyy Oktavianti.

Baca Juga:  Diguyur hujan deras, banjir bandang dan longsor menerjang Cipongkor Bandung Barat
Viral teror pocong di Kampung Babakan Garut, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat, Minggu 24 Mei 2026. (Foto: tangkapan layar video Facebook Baraya Padalarang di bagikan Amoy Oktavianti)
Viral teror pocong di Kampung Babakan Garut, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat, Minggu 24 Mei 2026. (Foto: tangkapan layar video Facebook Baraya Padalarang di bagikan Amoy Oktavianti)

Sejak diunggah, postingan itu telah ditonton lebih dari 4,9 ribu kali dan menuai puluhan komentar dari warganet. Hingga kini belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai kebenaran isu teror pocong tersebut.

Belakangan diketahui, isu teror rampok berkedok pocong juga ramai diperbincangkan di sejumlah wilayah lain di Bandung Barat. Kondisi ini membuat sebagian warga merasa resah dan khawatir.

Kabar tersebut menyebar cepat di tengah masyarakat dan memicu ketakutan, terutama bagi warga yang tinggal di wilayah Kecamatan  Padalarang. Tidak sedikit warga yang mengaku takut keluar rumah pada malam hari karena isu tersebut terus menjadi perbincangan.

Informasi mengenai dugaan teror pocong itu bahkan telah ramai beredar di berbagai media sosial seperti grup WhatsApp keluarga, komunitas warga, Facebook, Instagram hingga TikTok.

Teror begal membawa sajam berkedok pocong jadi jadian meresahkan warga Bandung Barat (foto: Facebook Baraya Padalarang)
Teror begal membawa sajam berkedok pocong jadi jadian meresahkan warga Bandung Barat (foto: Facebook Baraya Padalarang)

Sejumlah unggahan Facebook Baraya Padalarang dan pesan berantai semakin memperkeruh suasana karena banyak masyarakat yang langsung mempercayai kabar tersebut tanpa adanya kepastian dari pihak berwenang.

“Warga jadi takut karena isu soal pocong mengetuk pintu itu sudah menyebar ke mana-mana lewat WhatsApp dan media sosial,” ujar Cecep, warga Sukamulya Padalarang, kepada Sekitarkita.id.

Menurut keterangan warga, isu tersebut mulai ramai diperbincangkan dalam beberapa hari terakhir. Cecep mengaku mendengar kabar itu dari tetangga dan kerabat mengenai sosok menyerupai pocong yang disebut-sebut mengetuk pintu rumah warga pada malam hari.

Baca Juga:  Bupati Bandung Barat Setuju Penghapusan Tunggakan PBB Perorangan, Total Rp 489 Miliar 

“Info dari temen dan tetangga rame juga di medsos pada bikin status di WhatsApp,” jelasnya.

Meski belum ada bukti pasti terkait kebenaran isu tersebut, keresahan warga terus meningkat. Sebagian warga memilih tidak keluar rumah pada malam hari dan meminta anak-anak mereka untuk tidak bermain di luar selepas magrib.

Situasi tersebut membuat warga berharap aparat desa, tokoh masyarakat hingga pihak keamanan setempat segera turun tangan untuk memberikan penjelasan sekaligus memastikan kondisi lingkungan tetap aman dan kondusif.

Warga juga meminta agar kegiatan ronda malam kembali ditingkatkan guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. Kehadiran petugas ronda dinilai penting untuk memberikan rasa aman sekaligus mencegah munculnya isu-isu yang memicu kepanikan.

“Kami berharap aparat lebih rutin ronda supaya warga tenang. Kalau memang isu itu tidak benar, sebaiknya segera ada klarifikasi agar masyarakat tidak terus resah,” kata Sisil, warga lainnya.

Selain itu, masyarakat berharap penyebaran informasi di media sosial dilakukan secara bijak agar tidak menimbulkan keresahan baru. Warga juga mengimbau masyarakat untuk tidak langsung mempercayai kabar yang belum jelas sumber maupun kebenarannya.

Baca Juga:  (Tekan siaran Spotify) Spotify Untuk memilih 'MEOVV' sebagai artis Radar Korea terbarunya - Kpoppie

Fenomena isu mistis yang cepat viral di media sosial memang kerap menimbulkan kepanikan di tengah masyarakat. Karena itu, warga berharap ada langkah cepat dari aparat dan pemerintah setempat agar situasi tetap kondusif dan tidak berkembang menjadi kegaduhan yang lebih besar.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai isu teror pocong tersebut. Namun masyarakat berharap suasana kampung dapat kembali tenang dan aktivitas warga kembali berjalan normal seperti biasa.



Editor : Abdul Kholilulloh

Sumber Berita : Video viral Facebook Baraya Padalarang

Follow WhatsApp Channel sekitarkita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ironi Penataan di Padalarang: Bangli Dibongkar, Minimarket Justru Menjamur
Kemarau Panjang, Yonif TP 938/Pancasona Salurkan Air Bersih untuk Warga KBB 
Rumput Langka, Peternak KBB Mulai Kelimpungan Cari Pakan hingga ke Luar Daerah
Bak Istana Presiden, Jurnalis Masuk Gedung Mewah DPRD KBB Malah Diusir, Alasannya Bikin Geleng Kepala
Warga Sukamulya Padalarang Kekeringan, Wakil Ketua DPRD KBB Pipih Supriati Bangun Sumur Bor 
Aksi Nyata Prajurit Yonif TP 938/Pancasona, Bantu Warga Bandung Barat Buka Lahan Pelebaran Jalan
Website PWI Terkonsolidasi di 38 PWI Daerah, Grand Launching 1 Oktober 2026
Polemik Lahan SDN 2 Kertamulya Kembali Mencuat, Disdik Klaim Pemda KBB Pernah Menang Sengketa

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 10:50 WIB

Ironi Penataan di Padalarang: Bangli Dibongkar, Minimarket Justru Menjamur

Kamis, 24 September 2026 - 22:48 WIB

Kemarau Panjang, Yonif TP 938/Pancasona Salurkan Air Bersih untuk Warga KBB 

Kamis, 24 September 2026 - 19:12 WIB

Rumput Langka, Peternak KBB Mulai Kelimpungan Cari Pakan hingga ke Luar Daerah

Kamis, 24 September 2026 - 12:42 WIB

Bak Istana Presiden, Jurnalis Masuk Gedung Mewah DPRD KBB Malah Diusir, Alasannya Bikin Geleng Kepala

Rabu, 23 September 2026 - 22:27 WIB

Warga Sukamulya Padalarang Kekeringan, Wakil Ketua DPRD KBB Pipih Supriati Bangun Sumur Bor 

Berita Terbaru