Anggota Komisi VIII DPRI Gelontorkan Dana, Peduli Pencak Silat di Bandung Barat

- Penulis

Kamis, 18 Agustus 2022 - 08:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi VIII DPR-RI, Ace Hasan Syadzily melalui Kemensos RI memberikan bantuan untuk Pencak Silat Gadjah Putih Mega Paksi Pusaka Nusantara sektor Giri Asih Pandepokan Batu Karang KBB

i

Anggota Komisi VIII DPR-RI, Ace Hasan Syadzily melalui Kemensos RI memberikan bantuan untuk Pencak Silat Gadjah Putih Mega Paksi Pusaka Nusantara sektor Giri Asih Pandepokan Batu Karang KBB

Bandung Barat, SekitarKita.id – Anggota Komisi VIII DPR-RI, Ace Hasan Syadzily melalui Kementerian Sosial (Kemensos RI) memberikan bantuan berupa sarana dan prasarana untuk perguruan pencak silat Gadjah Putih Mega Paksi Pusaka Nusantara (padepokan Batu Karang) Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Ace Hasan Syadzily yang merupakan Ketua DPP Partai Golkar memberikan bantuan itu bukan tanpa alasan. Hal ini bentuk wujud apresiasi dan perhatian serta kecintaan dalam budaya seni pencak silat di Jawa Barat umum di Bandung Barat.

“Mari kita sama-sama bangun kesenian. Dengan seni kita bisa menjadi masyarakat beradab. Budaya kita sangat kaya dan sangat penting kita kembangkan”, ujar pria yang disapa TB Ace Hasan. Kamis (18/08/2022).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Anggota Komisi VIII DPR-RI, Ace Hasan Syadzily

Minimnya sarana dan prasarana tak menyurutkan untuk berlatih dan meraih prestasi gemilang bagi

perguruan pencak silat Gadjah Putih Padepokan Batu Karang KBB, sebagai salah satu cabang olahraga (cabor) yang berada di bawah naungan PPSI Kabupaten Bandung Barat.

Baca Juga:  Antisipasi akan maraknya perang sarung antar pemuda di Bandung Barat saat Ramadhan

“Kami juga dapat sedikit membantu alat kesenian. Semoga dapat membantu pengembangan kesenian Sunda. Saya apresiasi setinggi-tingginya para pekerja seni “, lanjutnya.

Mega Paksi Pusaka Nusantara sektor Giri Asih Pandepokan Batu Karang Kecamatan Batujajar KBB (foto: Abdul) 

Sementara itu, Dadi Suryadi, ketua Gadjah Putih Mega Paksi Pusaka Nusantara sektor Giri Asih Pandepokan Batu Karang KBB mengatakan, meskipun terkendala sarana dan prasarana, prestasi yang diraih pencak silat tersebut berbanding terbalik dengan kondisi yang ada lantaran kendala yang dirasakan terkait sarana dan prasarana yang ada sangat minim.

“Adapun Kendala, yang di alami di padepokan adalah kurangnya dukungan dari pemerintah setempat tapi tidak menyurutkan semangat untuk tetap berlatih,” kata Dadi.

Ia menjelaskan, adapun dana dan biaya untuk berlatih di padepokan, Dadi mengatakan dari hasil iuran para anggotanya dan uang khas pribadi.

“Biaya yang ada sedikit banyak ada yang dari dana kas anggota bahkan pemerintah pusat atau Provinsi dari Kemensos pernah memberi anggaran dana, justru dari pemerintah setempat tidak pernah memberikan bantuan,” tegasnya.

Baca Juga:  Konflik Internal PWI Memanas, PWI Bekasi Raya Kecam Penunjukan Plt Sepihak: Dinilai Langgar Konstitusi Organisasi
Dadi Suryadi, ketua Gadjah Putih Mega Paksi Pusaka Nusantara sektor Giri Asih Pandepokan Batu Karang KBB didampingi Abah Anom pelatih teknik ajaran Gadjah Putih 

Ia bersyukur, pihaknya pun banyak ingin berterimakasih untuk pemerntah pusat atau provinsi yang sudah mendukung padepokan Batu Karang ini.

Terakhir kami ingin mengucapkan banyak-banyak terimakasih kepada kang H. Ace Hasan Syadzily Anggota DPRI yang telah memberi batuan melalui kementrian sosial Republik indosesia berupa alat-alat yang baru kali ini kita dapatkan bantuan, sekali lagi trimakasih,” pungkasnya.*** (Abdul).



Follow WhatsApp Channel sekitarkita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pesan Menohok Ketua Komisi III DPRD Pither Tjuandys: JAGUR Harus Jadi Garda Kondusivitas di KBB
Geledah Kantor Pengembang Kota Baru Parahyangan, KPK Sita Dokumen HGB
Menteri LH Soroti Waduk Saguling Dipenuhi Eceng Gondok, Pengelola Diminta Ikut Bertanggung Jawab
Pendidikan Jadi Prioritas, Bupati Jeje Siapkan Solusi untuk 16 Warga Terpencil Gunung Solok Pandan Cililin 
Bangli Padalarang Disorot, Komisi I DPRD KBB Sebut RSIA Kartini Kantongi Izin
Banjir Bandang Terjang Jambudipa Bandung Barat, Rumah Warga Rusak dan Tiga KK Mengungsi
Sekolah Ambruk, Siswa MI Terpaksa Belajar Daring, Kemenag KBB: Relokasi Diupayakan
Delapan Fraksi DPRD KBB Desak Bupati Jeje Evaluasi Sekda Ade Zakir

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 17:38 WIB

Pesan Menohok Ketua Komisi III DPRD Pither Tjuandys: JAGUR Harus Jadi Garda Kondusivitas di KBB

Rabu, 30 September 2026 - 15:44 WIB

Geledah Kantor Pengembang Kota Baru Parahyangan, KPK Sita Dokumen HGB

Rabu, 30 September 2026 - 07:08 WIB

Menteri LH Soroti Waduk Saguling Dipenuhi Eceng Gondok, Pengelola Diminta Ikut Bertanggung Jawab

Rabu, 30 September 2026 - 03:15 WIB

Pendidikan Jadi Prioritas, Bupati Jeje Siapkan Solusi untuk 16 Warga Terpencil Gunung Solok Pandan Cililin 

Selasa, 29 September 2026 - 20:40 WIB

Bangli Padalarang Disorot, Komisi I DPRD KBB Sebut RSIA Kartini Kantongi Izin

Berita Terbaru