Obat Terlarang Marak Dijual Bebas Di Tengah Masyarakat Diwilayah Cikarang Barat

- Penulis

Thursday, 13 July 2023 - 12:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Obat Terlarang Marak Dijual Bebas Di Tengah Masyarakat Diwilayah Cikarang Barat

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

KABUPATEN BEKASI| SekitarKita.NET,-Masyarakat yang tinggal di Jl. Raya Imam Bonjol, Telagamurni, Kec. Cikarang Bar., Kabupaten Bekasi, dibuat resah Pasalnya, adanya dugaan maraknya peredaraan obat – obatan terlarang yang dijual bebas di tengah masyarakat, Kamis (13 juli 2023).

Penjualan obat keras dan penenang secara ilegal di Kabupaten Bekasi semakin marak. Obat yang seharusnya dibeli dengan memakai resep dokter, bukan saja dijual di apotik melainkan di toko kosmetik dan toko sabun cuci, luput dari perhatian aparat penegak hukum. 

Hal ini dikeluhkan salah satu warga yang enggan disebutkan namanya, Dia mengaku miris dengan peredaran obat terlarang di kalangan pemuda. Bahkan, tak sedikit kalangan pelajar juga sebagai sasaran penjualan obat terlarang. 

”Saya minta aparat penegak hukum jangan tutup mata segera turun tangan. Kasihan mental generasi muda kita sudah benar – benar rusak,”pungkasnya.

Baca Juga:  Diduga alami gejala DBD, pemudik asal Ciamis tumbang di Posko Mudik Padalarang

Lanjut nya, mereka berjualan dengan berkedok toko kosmetik (kecantikan), pihaknya berharap para penegak hukum secepatnya mengambil tindakan sebelum adanya jatuh korban.

“Semoga diwilayah ini bersih dari peredaran obat-obatan, semoga langsung ditindak karena bisa membahayakan warga sekitar,” ujarnya.

Warga setempat berharap Dinas Kesehatan, Pemerintah Kabupaten Bekasi dan aparatur dari kepolisian setempat harus segera bertindak tegas untuk berantas penjual obat tersebut tanpa resep dokter. Karena obat tersebut, jika dikonsumsi, akan mengakibatkan gangguan saraf otak manusia, terutama bagi kalangaan generasi muda.

Dari hasil pantauan awak media, diduga benar adanya transaksi di toko tersebut dan tak terhitung jumlah remaja yang keluar masuk ke toko tersebut untuk membeli obat-obatan golongan ‘G’ jenis Tramadol dan Hexymer. 

Diketahui, sesuai dengan UU kesehatan, pelaku akan dijerat dengan Pasal 196 Juncto Pasal (98) ayat 2 dan 3 dan atau Pasal 197 juncto Pasal 106 UU RI nomor 36 tahun 2009 Tentang Kesehatan dengan ancaman hukuman penjara 15 tahun. (Red)

copyright by Sekitar Kita

Berita Terkait

Cafe Nara Bandung aesthetic dengan vibes asyik banget, cocok buat instagramable
KEMPAKA gandeng tokoh politik dan akademisi Karawang, ini yang dibahas
Bupati Cianjur sebut minimnya minat pertanian pada generasi muda, ini solusinya
Tolak dicium, pedangdut cantik di Purworejo ditendang Kepala Sekolah sampai tersungkur
Buntut pengusiran wartawan oleh safety CGI, Ketua PWI Cianjur desak Pemkab copot EO Biru
Bruk! Rumah Tarmin di Bandung Barat tetiba ambruk rata dengan tanah
Seorang remaja di Gresik diciduk Polisi gegara edit foto vulgar temannya menggunakan teknologi AI
Optimis menang Pilbup Karawang, Gina Fadlia Swara tunggu rekom DPP Gerindra
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Thursday, 18 July 2024 - 19:11 WIB

Cafe Nara Bandung aesthetic dengan vibes asyik banget, cocok buat instagramable

Thursday, 18 July 2024 - 03:56 WIB

KEMPAKA gandeng tokoh politik dan akademisi Karawang, ini yang dibahas

Wednesday, 17 July 2024 - 20:48 WIB

Bupati Cianjur sebut minimnya minat pertanian pada generasi muda, ini solusinya

Wednesday, 17 July 2024 - 20:48 WIB

Tolak dicium, pedangdut cantik di Purworejo ditendang Kepala Sekolah sampai tersungkur

Wednesday, 17 July 2024 - 20:47 WIB

Buntut pengusiran wartawan oleh safety CGI, Ketua PWI Cianjur desak Pemkab copot EO Biru

Berita Terbaru

Resep Cireng isi gulai ayam, gurih dan gurih

Kuliner/Resep

Resep Cireng isi gulai ayam, gurih dan gurih

Friday, 19 Jul 2024 - 00:12 WIB

Cara membuat Cimol isi mozzarella, enak dan bikin berhenti mengunyah

Kuliner/Resep

Cara membuat Cimol isi mozzarella, enak dan bikin berhenti mengunyah

Thursday, 18 Jul 2024 - 23:11 WIB

Sekitar Kita Kami ingin menunjukkan kepada Anda pemberitahuan untuk berita dan pembaruan terkini.
Dismiss
Allow Notifications