Tak Ada Solusi Baik, Puluhan TKK Disdukcapil Bandung Barat Mogok, Pelayanan Lumpuh Total

- Penulis

Senin, 15 Agustus 2022 - 11:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TKK Disdukcapil KBB lakukan mogok kerja, pelayanan pembuatan adminduk lumpuh total, (Foto: Istimewa)

i

TKK Disdukcapil KBB lakukan mogok kerja, pelayanan pembuatan adminduk lumpuh total, (Foto: Istimewa)

Bandung Barat, SekitarKita.id – Sebanyak 56 tenaga kerja (TKK) pada pelayanan di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bandung Barat (KBB) melakukan aksi mogok kerja. Senin (15/08/2022).

Tak ada solusi baik, mogok kerja massal TKK di kantor Disdukcapil tersebut untuk menuntut kejelasan nasib mereka karena terancam diberhentikan menyusul adanya kebijakan pemerintah pusat yang akan menghapus TKK pada tahun 2023 nanti.

Menanggapi hal ini, Kepala Disdukcapil KBB, Hendra Trismayadi mengatakan, TKK yang melakukan mogok kerja itu semuanya bertugas sebagai operator, sehingga semua pelayanan seperti pembuatan SKPWNI, pembuatan KTP, pembuatan KK, akta kelahiran, akta kematian, dan SKD-Ln tidak bisa dilayani.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Jadi, pelayanan hari ini lumpuh total dari mulai jam 8 sampai jam 12 tidak ada pelayanan adminduk, yang bisa dilayani hanya legalisir saja,” ujarnya saat ditemui di Kantor Disdukcapil KBB, Senin (15/8/2022).

Hendra mengatakan, TKK yang melakukan mogok kerja itu jumlahnya 56 orang, sehingga ketika mereka tidak bekerja sebagai operator, otomatis pelayanan pembuatan adminduk pun menjadi lumpuh karena tidak bisa tercover oleh ASN.

Baca Juga:  Truk Trailer Terperosok, Dipicu Gorong-gorong Jalan Industri Pasir Gombong Cikarang Kurang Perawatan

Akibat aksi mogok kerja puluhan TKK itu, kata Hendra, warga yang hendak mengurus pembuatan adminduk, terpaksa dibiarkan terlantar tanpa ada sosialisasi dari petugas Disdukcapil, sehingga mereka harus pulang lagi.

“Tapi, tadi sudah coba kami selesaikan dengan cara mediasi dengan para TKK. Hanya saja, untuk hari ini mereka tidak memberikan pelayanan,” kata Hendra.

Sementara terkait tuntutan kejelasan soal nasib mereka, kata dia, pihaknya akan mengupayakan agar para TKK ini bisa diangkat sebagai Pegawai Pemerintah dengan Pernjanjian Kerja (PPPK).

“Tapi itu tidak mudah karena ada beberapa tahapannya, sehingga akan kami tempuh satu-satu dan harus dipenuhi juga syarat-syaratnya menjadi PPPK,” ucapnya.

Ia mengatakan, dari hasil analisa jabatan dan analisa beban kerja (Anjab ABK), Disdukcapil KBB membutuhkan pegawai sebanyak 120 orang untuk memenuhi pelayanan dan administrasi.

“Jujur saja kami sangat membutuhkan tenaga honorer ini. Sekarang PNS ada 31 orang dan TKK jumlahnya 56 orang. Jadi memang jauh dari ideal,” kata Hendra.***(Abdul)



Penulis : Abdul Kholilulloh 

Editor : Abdul Kholilulloh

Follow WhatsApp Channel sekitarkita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bak Istana Presiden, Jurnalis Masuk Gedung Mewah DPRD KBB Malah Diusir, Alasannya Bikin Geleng Kepala
Warga Sukamulya Padalarang Kekeringan, Wakil Ketua DPRD KBB Pipih Supriati Bangun Sumur Bor 
Aksi Nyata Prajurit Yonif TP 938/Pancasona, Bantu Warga Bandung Barat Buka Lahan Pelebaran Jalan
Website PWI Terkonsolidasi di 38 PWI Daerah, Grand Launching 1 Oktober 2026
Polemik Lahan SDN 2 Kertamulya Kembali Mencuat, Disdik Klaim Pemda KBB Pernah Menang Sengketa
Sengketa Lahan Memanas, Spanduk Ahli Waris Muncul di SDN 2 Kertamulya Bandung Barat
Bangunan Diduga Tutupi Saluran Drainase, Komisi I DPRD KBB Panggil RSIA Kartini Padalarang 
Kabar Haru dari Laut Jawa, Faisal Korban Selamat Kapal Virgo Akhirnya Pulang ke Bandung Barat

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 12:42 WIB

Bak Istana Presiden, Jurnalis Masuk Gedung Mewah DPRD KBB Malah Diusir, Alasannya Bikin Geleng Kepala

Rabu, 23 September 2026 - 22:27 WIB

Warga Sukamulya Padalarang Kekeringan, Wakil Ketua DPRD KBB Pipih Supriati Bangun Sumur Bor 

Rabu, 23 September 2026 - 21:29 WIB

Aksi Nyata Prajurit Yonif TP 938/Pancasona, Bantu Warga Bandung Barat Buka Lahan Pelebaran Jalan

Rabu, 23 September 2026 - 18:55 WIB

Website PWI Terkonsolidasi di 38 PWI Daerah, Grand Launching 1 Oktober 2026

Selasa, 22 September 2026 - 15:18 WIB

Polemik Lahan SDN 2 Kertamulya Kembali Mencuat, Disdik Klaim Pemda KBB Pernah Menang Sengketa

Berita Terbaru