Usai Ikuti Pelatihan Barista, 16 Penyandang Disabilitas Bekasi Diganjar Penghargaan

- Penulis

Senin, 23 September 2024 - 01:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Yayasan Disabilitas Produktif dan Mandiri (Disproman) Indonesia resmi menutup pelatihan barista untuk penyandang disabilitas (foot: Jeje)

i

Yayasan Disabilitas Produktif dan Mandiri (Disproman) Indonesia resmi menutup pelatihan barista untuk penyandang disabilitas (foot: Jeje)

SEKITARKITA.id- Yayasan Disabilitas Produktif dan Mandiri (Disproman) Indonesia resmi menutup pelatihan barista untuk penyandang disabilitas yang berlangsung selama 23 hari.

Acara penutupan tersebut diadakan di Gedung Balai Rakyat Pemda, Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, pada Jumat (20/9/2024), sekaligus pemberian sertifikat kepada 16 peserta disabilitas yang berhasil menyelesaikan pelatihan tersebut.

Acara ini dimulai pada pukul 10.00 WIB dan turut dihadiri oleh perwakilan dari Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktifitas (BBPVP) Bandung, Kementerian Tenaga Kerja (Kemenaker) RI, serta Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rani Mei Lestari, pendiri Yayasan Disproman Indonesia sekaligus Ketua Himpunan Wanita Disabilitas Indonesia (HWDI) Kabupaten Bekasi, secara langsung menyerahkan sertifikat bentuk penghargaan kepada para peserta.

“Mereka telah mengikuti pelatihan dengan baik bersama instruktur Muhammad Zidan Atabik, yang dilaksanakan di dua kafe,” ungkap Rani dalam sambutannya.

Pelatihan barista ini diikuti oleh 16 peserta penyandang disabilitas serta 4 pendamping, yang berlangsung sejak dibuka pada 19 Agustus 2024. Kegiatan ini didukung oleh BBPVP Bandung dan Kemenaker RI.

Baca Juga:  Sekretaris DPW FSPMI Jabar tanggapi aksi demo buruh berujung kisruh di Bekasi

“Terima kasih kepada BBPVP Bandung, Kemenaker RI, serta Muhammad Zidan Atabik selaku pemilik Zifa Coffee yang telah mendukung dan mensponsori kegiatan ini,” lanjut Rani.

Tujuan utama dari pelatihan ini adalah untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), terutama di kalangan penyandang disabilitas.

Dengan keterampilan yang diperoleh, mereka diharapkan dapat bekerja di berbagai sektor seperti restoran, kafe, hotel, atau bahkan membuka usaha mandiri.

“Dengan keterampilan ini, mereka siap bekerja dan meningkatkan perekonomian mereka,” tambah Rani.

Rani juga mengungkapkan visi besar Disproman untuk membuka peluang usaha kafe atau coffee shop yang dimiliki dan dikelola oleh penyandang disabilitas.

“Tujuan utamanya adalah agar penyandang disabilitas dapat memiliki dan menjalankan usaha mereka sendiri,” tutupnya.

Pelatihan barista ini melibatkan penyandang disabilitas dari berbagai kategori, termasuk disabilitas fisik, sensorik pendengaran, sensorik penglihatan, down syndrome, serta disabilitas mental.

Pelatihan dilaksanakan di dua kafe, yaitu Tempo Coffee dan Zifa Coffee, dengan harapan dapat membuka lebih banyak peluang kerja dan usaha bagi penyandang disabilitas di masa depan.

Baca Juga:  Euforia Cafe Empire Cikarang Pecah, Ratusan Pengunjung Ikut Berdendang



Editor : Abdul Kholilulloh

Sumber Berita : Laporan: Jeje

Follow WhatsApp Channel sekitarkita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Fakta Baru Sengketa Lahan SDN 2 Kertamulya, Komisi IV DPRD KBB Sebut Pemkab Menang di Pengadilan
Dispernakan KBB Gencarkan Pencegahan Rabies, Warga Diminta Waspadai Gigitan Hewan Penular
Ironi Penataan di Padalarang: Bangli Dibongkar, Minimarket Justru Menjamur
Kemarau Panjang, Yonif TP 938/Pancasona Salurkan Air Bersih untuk Warga KBB 
Rumput Langka, Peternak KBB Mulai Kelimpungan Cari Pakan hingga ke Luar Daerah
Bak Istana Presiden, Jurnalis Masuk Gedung Mewah DPRD KBB Malah Diusir, Alasannya Bikin Geleng Kepala
Warga Sukamulya Padalarang Kekeringan, Wakil Ketua DPRD KBB Pipih Supriati Bangun Sumur Bor 
Aksi Nyata Prajurit Yonif TP 938/Pancasona, Bantu Warga Bandung Barat Buka Lahan Pelebaran Jalan

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 14:31 WIB

Fakta Baru Sengketa Lahan SDN 2 Kertamulya, Komisi IV DPRD KBB Sebut Pemkab Menang di Pengadilan

Senin, 28 September 2026 - 14:07 WIB

Dispernakan KBB Gencarkan Pencegahan Rabies, Warga Diminta Waspadai Gigitan Hewan Penular

Senin, 28 September 2026 - 10:50 WIB

Ironi Penataan di Padalarang: Bangli Dibongkar, Minimarket Justru Menjamur

Kamis, 24 September 2026 - 22:48 WIB

Kemarau Panjang, Yonif TP 938/Pancasona Salurkan Air Bersih untuk Warga KBB 

Kamis, 24 September 2026 - 19:12 WIB

Rumput Langka, Peternak KBB Mulai Kelimpungan Cari Pakan hingga ke Luar Daerah

Berita Terbaru