LBH CADHAS Gelar Baksos, Safari Khitan Massal Padalarang Tanpa Bipungut Biaya

- Penulis

Senin, 18 November 2024 - 16:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LBH CADHAS Gelar Baksos, Safari Khitan Massal Padalarang Tanpa Bipungut Biaya (foto: dok. LBH CADHAS)

i

LBH CADHAS Gelar Baksos, Safari Khitan Massal Padalarang Tanpa Bipungut Biaya (foto: dok. LBH CADHAS)

SekitarKita.id- Klinik Firdaus berlokasi di Jl. Raya Ciburuy-Padalarang, Ciburuy, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) bersama DPP LBH CADHAS mengadakan sunatan masal, Minggu (17/11/2024).

Acara bertakjuk sedekah dan bakti sosial ini berkolaborasi dengan Ormas BBC, XBC XMAX Bandung Community, A&Z Seragam, PT Tiga Warna Angkasa, Ruang sedekah Ashabul Jannah PNS (Paking Non Steril) PT ROHTO, 234 SC, dan DPP LBH CADHAS.

Sunatan masal yang berlangsung di sekretariat DPP LBH CHADAS di perumahan Baloper jalan Flamboyan blok C no.18 Kecamatan Padalarang KBB ini diikuti puluhan peserta dari anak-anak hingga remaja dari keluarga kurang mampu diwilayah Bandung Barat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan khitanan massal yang diprakarsai oleh Owner Klinik Firdaus, dr. Fiqih Firdaus Budiman bersama Yayasan dan komunitas relawan berlangsung sukses.

Owner Klinik Firdaus, dr. Fiqih Firdaus Budiman (foto: Abdul Kholilulloh)
Owner Klinik Firdaus, dr. Fiqih Firdaus Budiman (foto: Abdul Kholilulloh)

Dalam acara tersebut, dr. Fiqih mengajak masyarakat untuk bersedekah dalam bentuk materi, waktu, tenaga, maupun ilmu.

“Saya mengajak teman-teman semua untuk bersedekah, baik berupa materi, tenaga, waktu, maupun ilmu, siapapun yang ingin sedekah silahkan. Kegiatan ini murni untuk membantu sesama tanpa ada unsur politik atau kaitannya dengan Pilkada,” ujarnya kepada Bangbara.com, Senin (18/11/2024).

“Kami bekerja sama seperti ormas BBC, club motor XBC XMAX Bandung Community, perusahaan swasta ROHTO, dan tuan rumah LBH CHADAS, tentunya bagi yayasan yang ingin membantu bersedekah silahkan,” jelasnya.

Kegiatan yang sudah berlangsung selama tiga bulan ini telah dilaksanakan di berbagai wilayah seperti Lembang, Ngamprah, dan Ciburuy. Fokus utama adalah membantu masyarakat kurang mampu dan anak-anak yatim piatu.

Baca Juga:  Urus Dokumen Kependudukan Kini dari Sekolah, SIDILAN Menyapa 680 SD di KBB
Safari Khitan Massal Padalarang, Gratis untuk Anak-anak di Bandung Barat (foto: Abdul Kholilulloh)
Safari Khitan Massal Padalarang, Gratis untuk Anak-anak di Bandung Barat (foto: Abdul Kholilulloh)

dr. Fiqih juga mengungkapkan bahwa hingga saat ini, kegiatan tersebut belum mendapatkan dukungan dari pemerintah.

“Kami berharap ada bantuan dari pemerintah daerah, baik berupa tenaga maupun materi, agar kegiatan ini bisa lebih besar dampaknya,” tambahnya.

Sejauh ini, delapan peserta mengikuti khitanan massal dalam acara terbaru ini, meski semula terdapat 10 pendaftar, namun dua di antaranya mengundurkan diri.

“Alhamdulillah, kegiatan berjalan lancar dan disambut baik oleh masyarakat, terutama mereka yang membutuhkan,” kata dr. Fiqih.

Apresiasi dari Masyarakat

Asep Saepudin, salah satu orang tua peserta warga Padalarang, menyampaikan rasa syukurnya atas terselenggaranya kegiatan tersebut.

Asep Saepudin, salah satu orang tua peserta warga Padalarang,
Asep Saepudin, salah satu orang tua peserta warga Padalarang,

“Kegiatan ini sangat membantu kami dan masyarakat tidak mampu. Terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung acara ini, terutama Allah SWT dengan adanya program sedekah ini,” ujarnya.

Ia terus berucap syukur, anak kedua dari pernikahannya bisa di khitan secara gratis tanpa dipungut biaya sepeser pun. Kendati sempat panik melihat sang buah hati menangis menahan sakit.

“Alhamdulilah anak saya Kaysan (4) bisa di sunat gratis, sempet grogi liat anak nangis ngejerit, alhamduliah sudah lega semoga menjadi anak sholeh,” ujarnya.

“Teknolginya juga canggih mempercepat juga, anak langsung pake celana dengan pelindung, semoga dengan kegiatan ini menjadi ladang ibadah untuk kita semua,” bebernya.

Muhammad Yogi Purnama, Ketua DPC Ormas BBC Padalarang (tengah) bersama anggota.
Muhammad Yogi Purnama, Ketua DPC Ormas BBC Padalarang (tengah) bersama anggota.

Dukungan dari Ormas DPC BBC Padalarang

Muhammad Yogi Purnama, Ketua DPC Ormas BBC Padalarang, turut mengapresiasi sinergi antara panitia, masyarakat, dan media yang mendukung kegiatan ini.

Baca Juga:  Terkuak! Karyawan pabrik di Karawang tewas dibegal, ternyata pelakunya sang istri 'ingin jadi janda'

“Alhamdulillah, kegiatan ini sangat membantu masyarakat. Responnya luar biasa, baik dari peserta maupun media,” katanya.

Menurut Sekjen DPC BBC Padalarang, Eko Wahyudi, kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian sosial.

“Kami berusaha memberikan yang terbaik, baik dari segi materi maupun tenaga. Semoga ke depannya, kegiatan ini bisa lebih kuat lagi dan menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan,” tuturnya.

Pendaftaran khitanan massal dapat dilakukan dengan menghubungi nomor kontak panitia dan menyerahkan fotokopi Kartu Keluarga (KK).

“Kami berharap masyarakat semakin terbuka untuk terlibat dalam kegiatan ini, baik sebagai peserta maupun donatur,” tambah Yogi.

Senada dikatakan, Sandi Kurniawan, Tim Ruang Sedekah Ashabul Jannah PNS PT ROHTO mengatakan, kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa aksi sosial dapat memberikan dampak besar bagi masyarakat.

“Semoga keberlangsungan program ini dapat terus membantu mereka yang membutuhkan di berbagai daerah,” kata Sandi yang juga sebagai donatur.

Komunitas Ruang Sedekah, yang digagas oleh karyawan PT Rohto, hadir sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat kurang mampu.

Dengan konsep sederhana namun berdampak besar, komunitas ini mengumpulkan donasi dari para anggota untuk disalurkan kepada yang membutuhkan.

“Kami belajar untuk bersedekah, terutama membantu orang yang kurang mampu. Dari sini, kami membentuk komunitas agar dapat memberikan manfaat nyata bagi sesama,” ujar dia.

Sandi Kurniawan, Tim Ruang Sedekah Ashabul Jannah PNS PT ROHTO (tengah)
Sandi Kurniawan, Tim Ruang Sedekah Ashabul Jannah PNS PT ROHTO (tengah)

Awal Mula Komunitas Ruang Sedekah

Komunitas ini dibentuk pada Juli 2024 dengan tujuh anggota awal. Mereka berkomitmen untuk menyisihkan Rp1.000 per hari, yang dikumpulkan setiap bulan saat menerima gaji, dengan minimal donasi Rp30.000 per anggota.

Baca Juga:  Pengamat Puji Pernyataan Prabowo di APEC: Konsisten Suarakan Perdagangan yang Adil

Seiring berjalannya waktu, jumlah anggota terus bertambah hingga kini mencapai 40 orang, termasuk partisipan dari wilayah Lembang.

Sandi menjelaskan, Selama lima bulan berdiri, komunitas Ruang Sedekah telah melakukan berbagai aksi sosial.

Beberapa kegiatan yang telah dilaksanakan meliputi, lanjut dia, pemasangan listrik di pesantren di Cianjur, membantu pesantren yang sebelumnya kesulitan mengakses listrik.

“Bantuan untuk mak Ani Warga Kampung Sadang, Desa Ciburuy, Kecamatan Padalarang, Bandung Barat, menyumbangkan sembako dan bantuan renovasi rumah yang tidak layak huni. Dukungan untuk pengidap kanker, memberikan bantuan uang tunai untuk meringankan beban keluarga pasien kanker,” jelasnya.

“Kami fokus menyalurkan bantuan kepada mereka yang benar-benar layak, seperti fakir miskin atau masyarakat tidak mampu. Semua ini didasarkan pada niat tulus untuk memberikan manfaat,” tambahnya.

LBH CADHAS Gelar Baksos, Safari Khitan Massal Padalarang Tanpa Bipungut Biaya (foto: dok. LBH CADHAS)
LBH CADHAS Gelar Baksos, Safari Khitan Massal Padalarang Tanpa Bipungut Biaya (foto: dok. LBH CADHAS)

Konsep Sederhana, Dampak Besar

Para anggota komunitas percaya bahwa sedekah memiliki manfaat besar, tidak hanya bagi penerima tetapi juga bagi pemberi.

“Awalnya hanya Rp1.000 sehari, tetapi dengan niat bersama, kini kami bisa membantu banyak orang. Harapannya, konsep ini menjadi inspirasi bagi orang lain,” jelas tim komunitas.

“Komunitas Ruang Sedekah terbuka bagi siapa saja yang ingin bergabung dan berkontribusi. “Kami berharap lebih banyak orang, termasuk rekan-rekan dari PT Rohto, ikut mendukung. Dengan semangat gotong royong, kita bisa membantu lebih banyak lagi,” tandasnya.

 

Source link



Editor : Abdul Kholilulloh

Sumber Berita : Laporan Adel Taufik

Berita Terkait

Jelang TPA Sarimukti Tutup, DLH KBB Andalkan Skema Patungan dengan Pemprov Jabar
Bejad! Diduga Ayah Setubuhi Anak Kandung di KBB, Korban Diceraikan Sehari Usai Menikah
Misteri Pria di KBB Tewas Tergantung, Polisi Temukan Fakta Penting tentang Riwayat Korban
Pria di Ngamprah Ditemukan Tewas Tergantung, Polisi Olah TKP 
BPN KBB Bantah Keterlibatan Petugas dalam Dugaan Pungli PTSL di Ngamprah
Libur Akhir Pekan di Bandung Barat, Dishub Gunakan Teknologi ATCS
Perlu Diaudit, Menu MBG di Cipatik Cihampelas Tak Layak, Warga Nilai Tidak Sesuai Standar Gizi 
Dokter Spesialis Jarang Ngantor, DPRD KBB Soroti Pelayanan di RSUD Cikalongwetan 

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 14:58 WIB

Jelang TPA Sarimukti Tutup, DLH KBB Andalkan Skema Patungan dengan Pemprov Jabar

Selasa, 9 Juni 2026 - 13:20 WIB

Bejad! Diduga Ayah Setubuhi Anak Kandung di KBB, Korban Diceraikan Sehari Usai Menikah

Selasa, 9 Juni 2026 - 02:11 WIB

Misteri Pria di KBB Tewas Tergantung, Polisi Temukan Fakta Penting tentang Riwayat Korban

Senin, 8 Juni 2026 - 21:52 WIB

Pria di Ngamprah Ditemukan Tewas Tergantung, Polisi Olah TKP 

Senin, 8 Juni 2026 - 15:26 WIB

BPN KBB Bantah Keterlibatan Petugas dalam Dugaan Pungli PTSL di Ngamprah

Berita Terbaru

Tim INAFIS Polres Cimahi lakukan olah TKP penemuan jenazah di Desa Mekarsari, Kecamatan Ngamprah (foto: Abdul Kholilulloh)

Bandung Barat

Pria di Ngamprah Ditemukan Tewas Tergantung, Polisi Olah TKP 

Senin, 8 Jun 2026 - 21:52 WIB