[ad_1]
SekitarKita.id – Pada umumnya, aliran darah saat menstruasi bervariasi dari ringan sampai deras. Tetapi, ketika darah haid keluar dalam jumlah yang minim dan berlendir, dengan jumlah besar wanita menjadi penasaran apakah hal ini customary atau tidak. Kondisi ini dapat dianggap wajar andai terjadi di awal menstruasi, namun andai terus-menerus terjadi, perlu diwaspadai.
Ada pilihan penyebab darah haid minim dan berlendir, di antaranya stres, penggunaan alat kontrasepsi, perubahan usia, sampai kondisi medis tertentu seperti stenosis serviks atau sindrom Asherman. Selain itu, kehamilan juga dapat menjadi penyebab utama perubahan pada aliran darah haid.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Tetapi, darah haid yang sangat minim, terutama andai hanya berupa bercak atau keluar kurang dari 5 ml sepanjang siklus menstruasi, dapat menandakan adanya masalah yang lebih serius. Kondisi ini disertai dengan siklus haid yang lebih singkat dari biasanya atau aliran yang tidak deras pada hari-hari pertama menstruasi.
Untuk mengatasi kondisi ini, dianjurkan untuk menjalani pola hidup sehat seperti olahraga rutin, menjaga berat badan preferrred, dan memenuhi kebutuhan diet harian. Andai kekhawatiran masih ada, sebaiknya secepatnya konsultasikan dengan dokter.
Sumber : VRI TIMES.com
[ad_2]
Source link







