Mayor, Sapi Jumbo Asal Bandung Barat Terpilih Jadi Hewan Kurban Presiden Prabowo

- Penulis

Rabu, 20 Mei 2026 - 09:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mayor, Seekor sapi berbobot lebih dari satu ton asal Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, terpilih menjadi hewan kurban Presiden RI Prabowo Subianto pada Iduladha 1447 Hijriah (foto: Abdul Kholilulloh)

i

Mayor, Seekor sapi berbobot lebih dari satu ton asal Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, terpilih menjadi hewan kurban Presiden RI Prabowo Subianto pada Iduladha 1447 Hijriah (foto: Abdul Kholilulloh)

SEKITARKITA.id – Seekor sapi berbobot lebih dari satu ton asal Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, mencuri perhatian setelah terpilih menjadi hewan kurban Presiden RI Prabowo Subianto pada Iduladha 1447 Hijriah.

Sapi jenis Simmental bernama Mayor itu merupakan milik Dede (48), peternak asal Kampung Pasirkuning, Desa Pasirlangu.

Mayor bukan sekadar sapi berukuran besar. Hewan ternak tersebut berhasil lolos seleksi ketat hewan kurban kepresidenan yang melibatkan pemeriksaan kesehatan menyeluruh hingga standar fisik dari Sekretariat Presiden.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Terpilihnya sapi asal Bandung Barat ini menjadi bukti bahwa peternak lokal kini mampu bersaing memenuhi standar pengadaan hewan kurban tingkat nasional, di tengah meningkatnya kebutuhan sapi kurban dan pengawasan kesehatan ternak di Indonesia.

Mayor, Seekor sapi berbobot lebih dari satu ton asal Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, terpilih menjadi hewan kurban Presiden RI Prabowo Subianto pada Iduladha 1447 Hijriah (foto: Abdul Kholilulloh)
Mayor, Seekor sapi berbobot lebih dari satu ton asal Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, terpilih menjadi hewan kurban Presiden RI Prabowo Subianto pada Iduladha 1447 Hijriah (foto: Abdul Kholilulloh)

Mayor merupakan sapi jenis Simmental dengan bobot hidup mencapai 1,05 ton. Di usia sekitar tiga tahun, tinggi tubuh sapi tersebut mencapai kurang lebih 160 sentimeter.

Postur tubuhnya yang besar membuat Mayor menjadi salah satu kandidat unggulan dalam seleksi sapi kurban presiden tahun ini. Meski memiliki ukuran jumbo, Dede mengaku proses perawatan Mayor dilakukan secara sederhana namun disiplin setiap hari.

Baca Juga:  Targetkan Rebut Kursi Bupati Bandung di Pilkada 2024, Kang Ace Kerahkan Kader Golkar untuk Kompak

Menurut Dede, dirinya membeli Mayor dari peternak asal Lembang saat usia sapi tersebut masih sekitar dua tahun. Sejak saat itu, Mayor mendapatkan perawatan rutin mulai dari pemberian vitamin, pemeriksaan kesehatan berkala, hingga pengaturan pola makan.

“Kalau pakan sama saja seperti sapi lainnya. Yang penting rumputnya bagus, ditambah konsentrat dan perawatan rutin,” ujar Dede saat ditemui wartawan, Selasa, 19 Mei 2026.

Sebelum ditetapkan menjadi sapi kurban Presiden Prabowo, Mayor harus menjalani serangkaian pemeriksaan kesehatan ketat. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan kondisi sapi benar-benar sehat dan layak dijadikan hewan kurban kepresidenan.

Mayor, Seekor sapi berbobot lebih dari satu ton asal Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, terpilih menjadi hewan kurban Presiden RI Prabowo Subianto pada Iduladha 1447 Hijriah (foto: Abdul Kholilulloh)
Mayor, Seekor sapi berbobot lebih dari satu ton asal Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, terpilih menjadi hewan kurban Presiden RI Prabowo Subianto pada Iduladha 1447 Hijriah (foto: Abdul Kholilulloh)

Beberapa tahapan pemeriksaan meliputi tes darah, pemeriksaan penyakit mulut dan kuku (PMK), Lumpy Skin Disease (LSD), hingga pemeriksaan feses.

Selain itu, kondisi fisik sapi juga diperiksa secara menyeluruh mulai dari kuku, mulut, hingga kebugaran tubuh secara umum.

“Pemeriksaan kesehatan sudah lengkap, dari kuku, mulut, semuanya dicek. Intinya dipastikan sehat,” kata Dede.

Setelah dinyatakan lolos seleksi, pihak Sekretariat Presiden menyepakati pembelian sapi Mayor dengan harga Rp110 juta.

Baca Juga:  BREAKING NEWS! Arus lalulintas terputus, longsor tutup Jalan Raya Kolonel Masturi Bandung Barat

Menurut informasi yang diterima Dede, sapi tersebut dijadwalkan dikirim pada H+2 Iduladha 1447 Hijriah dan akan diperuntukkan bagi masyarakat Kabupaten Bandung Barat. Namun hingga kini lokasi penyembelihan masih belum ditentukan.

“Harganya Rp110 juta, sekarang tinggal menunggu pengiriman,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Bandung Barat, Wiwin Aprianti, mengungkapkan bahwa sebelumnya terdapat tiga kandidat sapi jumbo yang diajukan untuk seleksi hewan kurban Presiden.

Ketiga kandidat tersebut berasal dari wilayah Parongpong, Cisarua, dan Gununghalu. Namun setelah melalui proses seleksi, sapi Mayor milik Dede dari Desa Pasirlangu akhirnya terpilih.

“Awalnya ada kandidat dari Parongpong, Cisarua, dan Gununghalu. Tapi yang terpilih akhirnya sapi milik Pak Dede dari Desa Pasirlangu,” ujar Wiwin.

Ia memastikan Mayor telah menjalani pemeriksaan kesehatan lengkap dan menerima vaksin PMK. Pengawasan kesehatan juga akan terus dilakukan hingga proses pengiriman berlangsung.

“Untuk kesehatan akan terus kami pantau sampai dikirim. Kalau soal harga itu langsung antara Setpres dan peternak,” jelasnya.

Baca Juga:  Prabowo Pamit dan Mohon Maaf di Rapat Terakhir dengan DPR RI

Terpilihnya Mayor sebagai sapi kurban Presiden Prabowo menjadi kebanggaan tersendiri bagi peternak lokal Bandung Barat. Keberhasilan tersebut menunjukkan kualitas ternak daerah mampu memenuhi standar nasional yang semakin ketat.

Di balik seremoni kurban pejabat negara, terdapat persaingan ketat antarpeternak dalam menghadirkan sapi terbaik, sehat, dan memenuhi syarat kurban nasional.

Kehadiran Mayor juga menjadi simbol meningkatnya kualitas peternakan lokal di Bandung Barat, sekaligus membuka peluang lebih besar bagi peternak daerah untuk menembus pasar hewan kurban premium di Indonesia.



Berita Terkait

P4KBB Buka Penjaringan Ketua Baru, Regenerasi Kepemimpinan Dimulai, Simak Syaratnya
Jelang Akhir Jabatan, Yacob Anwar Tekankan Sikap Kritis Pemimpin Baru P4KBB di Tengah Krisis Ekonomi
Sinergi Pemkab Bandung Barat dan PT Belaputera Intiland Hadirkan Gedung Damkar Modern di Padalarang
Pemkab Bandung Barat Janji Insentif RT/RW Cair Sebelum Iduladha 2026
PAN Bandung Barat Sambut Positif Penambahan Dapil Pemilu 2029, Target Tambah Kursi DPRD
Sapi Bali Asal Bima Jadi Primadona Jelang Iduladha 1447 H di Bandung Barat
Persib Bungkam PSM Makassar 2-1, Peluang Juara Super League Kian Terbuka
Wagub Jabar Erwan Yakin Persib Juara, Ini Dua Syarat Maung Bandung Kunci Gelar Super League

Berita Terkait

Rabu, 20 Mei 2026 - 09:37 WIB

Mayor, Sapi Jumbo Asal Bandung Barat Terpilih Jadi Hewan Kurban Presiden Prabowo

Selasa, 19 Mei 2026 - 23:24 WIB

P4KBB Buka Penjaringan Ketua Baru, Regenerasi Kepemimpinan Dimulai, Simak Syaratnya

Selasa, 19 Mei 2026 - 22:13 WIB

Jelang Akhir Jabatan, Yacob Anwar Tekankan Sikap Kritis Pemimpin Baru P4KBB di Tengah Krisis Ekonomi

Selasa, 19 Mei 2026 - 20:56 WIB

Sinergi Pemkab Bandung Barat dan PT Belaputera Intiland Hadirkan Gedung Damkar Modern di Padalarang

Selasa, 19 Mei 2026 - 20:42 WIB

Pemkab Bandung Barat Janji Insentif RT/RW Cair Sebelum Iduladha 2026

Berita Terbaru

Puluhan pengurus RT dan RW Kabupaten Bandung Barat mendatangi Kantor Pemkab Bandung Barat untuk menuntut pencairan dana insentif yang tertunda selama lima bulan (foto: Abdul Kholilulloh)

Bandung Barat

Pemkab Bandung Barat Janji Insentif RT/RW Cair Sebelum Iduladha 2026

Selasa, 19 Mei 2026 - 20:42 WIB