Kecelakaan Maut di Jembatan Rajamandala KBB: Enam Korban, Tiga Tewas di Lokasi Kejadian

- Penulis

Selasa, 25 November 2025 - 23:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kecelakaan maut terjadi di perbatasan Cianjur – Kabupaten Bandung Barat (KBB), tepatnya di Jembatan Citarum Sasak Rajamandala, pada Selasa (25/11) malam sekitar pukul 19.30 WIB (foto: istimewa)

i

Kecelakaan maut terjadi di perbatasan Cianjur – Kabupaten Bandung Barat (KBB), tepatnya di Jembatan Citarum Sasak Rajamandala, pada Selasa (25/11) malam sekitar pukul 19.30 WIB (foto: istimewa)

SEKITARKITA.id – Kecelakaan maut terjadi di perbatasan Cianjur – Kabupaten Bandung Barat (KBB), tepatnya di Jembatan Citarum Sasak Rajamandala, pada Selasa (25/11/2025) malam sekitar pukul 19.30 WIB.

Insiden ini melibatkan tiga kendaraan dan menyebabkan enam orang menjadi korban, tiga di antaranya meninggal dunia di lokasi kejadian.

Kecelakaan beruntun tersebut melibatkan kendaraan angkot Daihatsu Grandmax No. Pol D-1984-UZ warna kuning, jurusan Padalarang – Rajamandala.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lalu kemudian truk ekspedisi Hino No. Pol D-9853-UB warna hijau silver, tronton box milik pabrik industri Cimareme IV No. 03/A, Desa Cimerang, Kecamatan Padalarang, KBB.

Kecelakaan maut terjadi di perbatasan Cianjur – Kabupaten Bandung Barat (KBB), tepatnya di Jembatan Citarum Sasak Rajamandala, pada Selasa (25/11) malam sekitar pukul 19.30 WIB (foto: istimewa)
Kecelakaan maut terjadi di perbatasan Cianjur – Kabupaten Bandung Barat (KBB), tepatnya di Jembatan Citarum Sasak Rajamandala, pada Selasa (25/11) malam sekitar pukul 19.30 WIB (foto: istimewa)

Dan truk engkel box ekspedisi yang dikemudikan sopir Yanto (28) warga Kampung Cipetir, Sukatani Mekarwangi, Cianjur.

Kapolsek Cipatat, Kompol Iwan Setiawan, yang berada langsung di lokasi, mengonfirmasi bahwa jumlah korban mencapai enam orang.

“Tiga orang dinyatakan meninggal dunia di tempat dan langsung dibawa ke RSUD Cianjur,” ujar Kompol Iwan saat dihubungi SEKITARKITA.id, Selasa malam.

Sementara tiga korban lainnya mengalami luka berat. Seluruh korban luka telah dievakuasi ke Puskesmas Cipatat untuk mendapatkan penanganan medis.

Baca Juga:  Kapolri Perintahkan Seluruh Jajaran untuk lakukan Kebaikan Sekecil Apapun

Berdasarkan keterangan sopir truk ekspedisi, kata dia, kecelakaan terjadi saat ia sedang melaju dari Rajamandala menuju Jalan Lingkar Cianjur untuk mengambil muatan air mineral (Le-Mineral).

Ketika memasuki tengah jembatan, datang angkot warna kuning dari arah Cianjur- Bandung dengan kecepatan tinggi.

“Angkot tersebut diduga oleng dan kehilangan kendali, hingga akhirnya menabrak truk ekspedisi dan memicu kecelakaan beruntun,” ujarnya.

Berikut data korban yang berhasil dihimpun:

Korban Luka Berat

-Sigit, warga Kampung Tagog Apu, Kecamatan Padalarang KBB.

-D. Fuji, warga Kampung Cijawer, Desa Citatah, Kecamatan Cipatat

-M. Diki Nurohim, warga Kampung Gunungmasigit, Desa Gunungmasigit, Kecamatan Cipatat.

Korban Meninggal Dunia (MD)

-Adun (Sopir angkot), warga Kampung Balebat, Desa Citatah, Kecamatan Cipatat KBB

-Indri, warga Kampung Balebat, Desa Citatah, Kecamatan Cipatat KBB.

-Epet, warga Kampung Gunungmasigit, Desa Gunungmasigit, Kecamatan Cipatat KBB.

Kompol Iwan menyebut evakuasi berjalan cukup sulit karena lokasi kecelakaan berada tepat di tengah jembatan, menyebabkan kemacetan panjang dari kedua arah.

Hingga malam hari, ujar Kompol Iwan, petugas masih berupaya mengevakuasi kendaraan berat yang terlibat untuk memulihkan arus lalu lintas.

Baca Juga:  Sempat Diprotes Soal Perbedaan Data Anggaran, Menkeu Purbaya: Sudah Dicek Berulang Kali

“Korban sudah dievakuasi, tinggal kendaraan yang menunggu derek agar lalu lintas kembali normal,” jelasnya.

“Penanganan kasus ini berada dalam koordinasi Polres Cianjur, mengingat lokasi kejadian masuk wilayah hukum Cianjur. Olah TKP masih terus dilakukan pihak kepolisian untuk mengetahui penyebab kecelakaan termasuk meminta keterangan para saksi dilokasi,” tandasnya.



Editor : Abdul Kholilulloh

Sumber Berita : Liputan

Berita Terkait

Yayasan Bina Siswa Cisarua Tagih Janji Dapur SPPG Cimahi, Komitmen Administrasi Dipertanyakan
Ditengah Kenaikan Harga BBM, DLH KBB Ajukan Tambahan Anggaran dan Armada Truk Sampah
Mediasi Guru Hamil MTs Citapen Berlanjut Pekan Depan, Nisfa Widia Minta Nama Baik Dipulihkan
Di Tengah Risiko Kehamilan, Guru MTs Citapen Minta Keadilan dan Pemulihan Nama Baik di Hadapan Kemenag KBB
Jeje Ritchie Tegaskan Konsolidasi PAN KBB, Targetkan Infrastruktur Partai Solid Menuju Pemilu 2029
Kisah Gisel Menginspirasi, Siswi Tuna Rungu Tampil Memukau di Pelepasan SLB Ngamprah Raya
Kemenag KBB Pastikan Guru Hamil di MTs Muslimin Citapen Masih Aktif, Tak Ada SK Pemecatan
Polemik Guru MTs Citapen Diduga Dipecat Saat Cuti Hamil, DPRD KBB Turun Tangan

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 19:04 WIB

Yayasan Bina Siswa Cisarua Tagih Janji Dapur SPPG Cimahi, Komitmen Administrasi Dipertanyakan

Kamis, 25 Juni 2026 - 13:45 WIB

Ditengah Kenaikan Harga BBM, DLH KBB Ajukan Tambahan Anggaran dan Armada Truk Sampah

Rabu, 24 Juni 2026 - 21:30 WIB

Mediasi Guru Hamil MTs Citapen Berlanjut Pekan Depan, Nisfa Widia Minta Nama Baik Dipulihkan

Rabu, 24 Juni 2026 - 15:33 WIB

Di Tengah Risiko Kehamilan, Guru MTs Citapen Minta Keadilan dan Pemulihan Nama Baik di Hadapan Kemenag KBB

Rabu, 24 Juni 2026 - 15:24 WIB

Jeje Ritchie Tegaskan Konsolidasi PAN KBB, Targetkan Infrastruktur Partai Solid Menuju Pemilu 2029

Berita Terbaru