SEKITARKITA.id – Kecelakaan maut terjadi di perbatasan Cianjur – Kabupaten Bandung Barat (KBB), tepatnya di Jembatan Citarum Sasak Rajamandala, pada Selasa (25/11/2025) malam sekitar pukul 19.30 WIB.
Insiden ini melibatkan tiga kendaraan dan menyebabkan enam orang menjadi korban, tiga di antaranya meninggal dunia di lokasi kejadian.
Kecelakaan beruntun tersebut melibatkan kendaraan angkot Daihatsu Grandmax No. Pol D-1984-UZ warna kuning, jurusan Padalarang – Rajamandala.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Lalu kemudian truk ekspedisi Hino No. Pol D-9853-UB warna hijau silver, tronton box milik pabrik industri Cimareme IV No. 03/A, Desa Cimerang, Kecamatan Padalarang, KBB.
Dan truk engkel box ekspedisi yang dikemudikan sopir Yanto (28) warga Kampung Cipetir, Sukatani Mekarwangi, Cianjur.
Kapolsek Cipatat, Kompol Iwan Setiawan, yang berada langsung di lokasi, mengonfirmasi bahwa jumlah korban mencapai enam orang.
“Tiga orang dinyatakan meninggal dunia di tempat dan langsung dibawa ke RSUD Cianjur,” ujar Kompol Iwan saat dihubungi SEKITARKITA.id, Selasa malam.
Sementara tiga korban lainnya mengalami luka berat. Seluruh korban luka telah dievakuasi ke Puskesmas Cipatat untuk mendapatkan penanganan medis.
Berdasarkan keterangan sopir truk ekspedisi, kata dia, kecelakaan terjadi saat ia sedang melaju dari Rajamandala menuju Jalan Lingkar Cianjur untuk mengambil muatan air mineral (Le-Mineral).
Ketika memasuki tengah jembatan, datang angkot warna kuning dari arah Cianjur- Bandung dengan kecepatan tinggi.
“Angkot tersebut diduga oleng dan kehilangan kendali, hingga akhirnya menabrak truk ekspedisi dan memicu kecelakaan beruntun,” ujarnya.
Berikut data korban yang berhasil dihimpun:
Korban Luka Berat
-Sigit, warga Kampung Tagog Apu, Kecamatan Padalarang KBB.
-D. Fuji, warga Kampung Cijawer, Desa Citatah, Kecamatan Cipatat
-M. Diki Nurohim, warga Kampung Gunungmasigit, Desa Gunungmasigit, Kecamatan Cipatat.
Korban Meninggal Dunia (MD)
-Adun (Sopir angkot), warga Kampung Balebat, Desa Citatah, Kecamatan Cipatat KBB
-Indri, warga Kampung Balebat, Desa Citatah, Kecamatan Cipatat KBB.
-Epet, warga Kampung Gunungmasigit, Desa Gunungmasigit, Kecamatan Cipatat KBB.
Kompol Iwan menyebut evakuasi berjalan cukup sulit karena lokasi kecelakaan berada tepat di tengah jembatan, menyebabkan kemacetan panjang dari kedua arah.
Hingga malam hari, ujar Kompol Iwan, petugas masih berupaya mengevakuasi kendaraan berat yang terlibat untuk memulihkan arus lalu lintas.
“Korban sudah dievakuasi, tinggal kendaraan yang menunggu derek agar lalu lintas kembali normal,” jelasnya.
“Penanganan kasus ini berada dalam koordinasi Polres Cianjur, mengingat lokasi kejadian masuk wilayah hukum Cianjur. Olah TKP masih terus dilakukan pihak kepolisian untuk mengetahui penyebab kecelakaan termasuk meminta keterangan para saksi dilokasi,” tandasnya.
Editor : Abdul Kholilulloh
Sumber Berita : Liputan








