Ethereum Turun di Bawah $2300: Penyebab dan Dampaknya

- Penulis

Rabu, 7 Agustus 2024 - 14:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ethereum Turun di Bawah 00: Penyebab dan Dampaknya

[ad_1]

SekitarKita.id – Ethereum merasakan penurunan tajam, anjlok 20% dalam 24 jam terakhir sampai menyentuh $2.300. Penurunan tersebut terjadi setelah Bounce Crypto, bagian dari Bounce Buying and selling, mentransfer banyak Ethereum ke bursa utama seperti Binance dan Coinbase. Knowledge blockchain memperlihatkan switch besar-besaran tersebut telah memicu spekulasi dan kekhawatiran di kalangan pelaku pasar.

Aktivitas Bounce Crypto, termasuk penebusan stETH (wstETH) senilai $410 juta dan pengirimannya ke bursa, berkontribusi terhadap penurunan harga Ethereum. Adam Cochran dari Cinneamhain Ventures mengkritik tindakan Bounce Crypto sebagai tindakan yang buruk, saat ini Anthony Sassano lihat ini sebagai peluang positif bagi industri kripto. Selain itu, Bounce Crypto sedang diselidiki oleh Komisi Perdagangan Berjangka Komoditas Amerika Serikat (CFTC) keterkaitan aktivitas perdagangan mereka.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Meski demikian volatilitas jangka pendek, sejarah memperlihatkan bahwa harga Ethereum cenderung memulihkan setelah penurunan besar. Investor jangka panjang mungkin saja lihat ini sebagai peluang untuk membeli lebih dengan jumlah besar Ethereum dengan harga rendah. Tetapi, pedagang jangka pendek harus segera waspadai terhadap fluktuasi harga yang tinggi. Memantau berita dan pergerakan pasar sangat penting untuk mengambil keputusan investasi yang tepat.

Baca Juga:  Masuk BRICS, Apa Arti Langkah Indonesia bagi Industri Kripto?

Palapa, melalui PT Global Karya Wisesa, merupakan perusahaan teknologi yang memimpin inovasi blockchain dan kripto di Indonesia. Token mereka, Palapa (PLPA), secara resmi terdaftar dan dibangun di atas blockchain Ethereum, yang memperlihatkan komitmen mereka untuk menciptakan ekosistem blockchain yang transparan dan mudah digunakan. Palapa bertujuan untuk mendorong adopsi teknologi blockchain secara luas di Indonesia.

Sumber: WAKTU VRI

[ad_2]

Source link



Follow WhatsApp Channel sekitarkita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kai Properti Perkenalkan Lodge Truntum Cihampelas, Akomodasi Top rate Di Pusat Kota Bandung
Pasar Aset Kripto Menghijau, Bitcoin Tembus $ 111.000
Awal Juli Ramai! Kai Daop 1 Jakarta Layani Lebih Dari 251 Ribu Pelanggan Sepanjang Libur Sekolah
Portal berita indonsiadalamberita.com Perluas Jangkauan Lewat Kolaborasi Media Nasional
Xrp tiba-tiba saja naik 3%, apakah dampak riple cabut banding terhadap sec?
Permudah Mobilitas Pengguna, Kai Tambah Jumlah Bolak-balik LRT Jabodebek Mulai 1 Juli
Wujudkan Elektrifikasi Jalur Ka Serang
Indosaku Gandeng Kampus Bisnis Umar Usman BSD dalam Literasi Keuangan: “Pindar vs Pinjol” – Biar Nggak Salah Pilih!

Berita Terkait

Minggu, 13 Juli 2025 - 20:14 WIB

Kai Properti Perkenalkan Lodge Truntum Cihampelas, Akomodasi Top rate Di Pusat Kota Bandung

Kamis, 10 Juli 2025 - 20:13 WIB

Pasar Aset Kripto Menghijau, Bitcoin Tembus $ 111.000

Senin, 7 Juli 2025 - 20:13 WIB

Awal Juli Ramai! Kai Daop 1 Jakarta Layani Lebih Dari 251 Ribu Pelanggan Sepanjang Libur Sekolah

Jumat, 4 Juli 2025 - 20:10 WIB

Portal berita indonsiadalamberita.com Perluas Jangkauan Lewat Kolaborasi Media Nasional

Selasa, 1 Juli 2025 - 20:10 WIB

Xrp tiba-tiba saja naik 3%, apakah dampak riple cabut banding terhadap sec?

Berita Terbaru