Kabupaten Bekasi | SekitarKita.id,- Hari ke 3, Tim SAR gabungan terus melakukan pencarian 1 dari 3 orang bocah yang hanyut terseret arus saluran air di Perumahan Taman Sentosa, Kecamatan Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, Minggu (10/12/2023).
Peristiwa itu dilaporkan pada Jumat (8/12) sekitar pukul 15.20 WIB. Awalnya ketiga bocah yakni Nabil (12), Habib (12) dan Rizqi (12) terseret arus saluran air saat sedang bermain air hujan dekat sungai.
Dalam insiden itu, seorang bocah bernama Nabil ditemukan selamat, nahas, pada Sabtu (11/12), Rizqi ditemukan oleh petugas dalam keadaan meninggal dunia. Sedang Habib hingga kini masih dalam pencarian Basarnas.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kepala Basarnas Jakarta, Fazzli mengatakan, Jasad Rizqi ditemukan berdasarkan informasi dari warga yang melihat adanya sesosok mayat tersangkut di Kali Cilemah Abang, Kebupaten Bekasi, kurang lebih 1 kilometer dari lokasi kejadian.
“Setelah mendapatkan informasi dari warga, kemudian kita kerahkan personil menuju lokasi. Kita langsung evakuasi korban dan kita bawa ke pihak keluarga,” kata Fazzli kepada wartawan Minggu (10/12/2023).
Fazzli mengatakan, pihaknya masih melanjutkan pencarian terhadap satu korban lainnya bersama Tim SAR gabungan.
“Kami kembali melanjutkan pencarian terhadap satu korban yang masih belum ditemukan atas nama Habib (12),” ucapnya.
Adapun area pencarian diperluas dan dibagi menjadi dua, tim pertama akan menyusuri saluran air dengan metode Explore SAR (E-SAR) sampai pertemuan dengan Kali Cilemah Abang pintu air 7 hingga radius 10 KM dari lokasi kejadian.
Kemudian tim kedua akan melakukan pencarian dengan menyusuri kali Cilemah Abang menggunakan perahu karet hingga sejauh 5 KM dari pertemuan dengan saluran air. Dalam pencarian tersebut, puluhan personil SAR gabungan dikerahkan.
“Tim kedua melakukan pencarian dari pintu air 7 ke jambatan gronggong kurang lebih 5 kilometer dengan total jarak pencarian 15 Km dari lokasi kejadian,” ujarnya.
Ia menjelaskan, adapun proses pencarian tersebut akan berlangsung selama 7 hari kedepan mulai dari hari pertama kejadian, hal itu sesuai aturan dari Basarnas.
“Kita akan maksimalkan pencarian dari lokasi kejadian sampai dengan pintu air 7 karena analisa kami TIM SAR Gabungan untuk melewati pintu air sangat kecil, dan tim akan mengkonfirmasi kepada pihak keluarga korban,” tandasnya.
Sebelumnya, kejadian orang tenggelam itu berawal dari adanya laporan tiga orang anak terseret arus aliran air ketika sedang bermain air hujan di Perumahan Taman Sentosa, Kecamatan Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat pada Jumat kemarin, 8 Desember.
Namun beruntung, satu korban bernama Nabil (12) berhasil selamat. Rizqi dan Habib terseret aliran air. Rizqi berhasil ditemukan dalam kondisi meninggal. Sementara Habib masih dalam pencarian.








