Gercep, Bupati Aep Syaepuloh ultimatum intervensi cegah stunting di Karawang

- Penulis

Kamis, 13 Juni 2024 - 22:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang | SekitarKita.id,- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang ultimatum kepada jajaran mulai dari tingkat desa hingga organisasi perangkat daerah (OPD) untuk memastikan pelaksanaan pengukuran dan intervensi pencegahan stunting.

Hal ini dikatakan Bupati Karawang, Aep Syaepuloh pada Selasa kemarin, ia menyebut, perangkat daerah sudah saatnya turun gunung untuk memastikan hal itu.

Dikatakan Aep, kegiatan pengukuran dan intervensi serentak pencegahan stunting ini digelar secara serentak di berbagai daerah pada bulan Juni ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kita harus ‘turun gunung’,” kata Aep, di Karawang.

Oleh karena itu, seluruh pihak di lingkungan Pemkab Karawang harus terlibat dalam kegiatan tersebut.

Dirinya yang juga ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting Karawang meminta kegiatan tersebut harus dipastikan berjalan dan terlaksana dengan baik sepanjang bulan Juni 2024 ini.

Menanggapi hal itu, Lurah Tunggak Jati, Kecamatan Karawang Barat, Farida
Heryanti mengatakan, pihaknya bekerja sama dengan TNI Polri untuk intervensi pencegahan stunting secara serentak tanggal 13 Juni 2024 ini.

Pemerintah Kelurahan Tunggak Jati, Kecamatan Karawang Barat bersama tiga pilar gencar melakukan pencegahan stunting (foto: Andyka Nugroho)
Pemerintah Kelurahan Tunggak Jati, Kecamatan Karawang Barat bersama tiga pilar gencar melakukan pencegahan stunting (foto: Andyka Nugroho)

“Alhamdulillah kita sinergitas 3 Pilar para kader team penggerak keluarga dan bidan mengadakan agenda penimbangan dan pengukuran balita yang dilaksanakan di Kampung Wanasepi, RT02/RW10, Kelurahan Tunggak Jati,” kata Farida saat ditemui SekitarKita.id dilokasi, Kamis (13/06/2024).

Baca Juga:  4 orang selamat, 1 korban lainnya yang tertimbun longsor di KBB belum ditemukan

Ia menyebut, dalam pencegahan stunting serentak ini selalu dilakukan oleh Kelurahan Tunggak Jati, dengan program Ayo ke Posyandu, adapun sasaran utamanya, kata dia yakni balita dan anak-anak.

“Bertujuan agar dijadikannya posyandu sarana konsultasi kesehatan keluarga kita dan Alhamdulillah antusias orang tua mengerti bahwa anak-anaknya untuk dibawa ke posyandu setiap 1 bulan tersebut,” ujarnya.

“Semua program juga ada d posyandu mulai ibu hamil, ibu menyusui, balita dan batita, disana juga ada posyandu remaja, posyandu lansia juga, Alhamdulillah kami bangga ada posyandu dan ibu kader yang bisa mencerdaskan kehidupan bangsa,” tandasnya.

Sebagai informasi, Tim Percepatan Penurun Stunting Karawang menargetkan kegiatan tersebut akan menyasar sekitar 2.900 anak stunting di berbagai daerah sekitar Karawang.

Sebanyak 2.900 anak stunting ini harus di pastikan mendapat intervensi dari pemerintah daerah sepanjang Juni 2024 ini.



Penulis : Andyka Nugroho

Editor : Abdul Kholilulloh

Sumber Berita : Laporan: Andyka Nugroho

Follow WhatsApp Channel sekitarkita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bak Istana Presiden, Jurnalis Masuk Gedung Mewah DPRD KBB Malah Diusir, Alasannya Bikin Geleng Kepala
Warga Sukamulya Padalarang Kekeringan, Wakil Ketua DPRD KBB Pipih Supriati Bangun Sumur Bor 
Aksi Nyata Prajurit Yonif TP 938/Pancasona, Bantu Warga Bandung Barat Buka Lahan Pelebaran Jalan
Website PWI Terkonsolidasi di 38 PWI Daerah, Grand Launching 1 Oktober 2026
Polemik Lahan SDN 2 Kertamulya Kembali Mencuat, Disdik Klaim Pemda KBB Pernah Menang Sengketa
Sengketa Lahan Memanas, Spanduk Ahli Waris Muncul di SDN 2 Kertamulya Bandung Barat
Bangunan Diduga Tutupi Saluran Drainase, Komisi I DPRD KBB Panggil RSIA Kartini Padalarang 
Kabar Haru dari Laut Jawa, Faisal Korban Selamat Kapal Virgo Akhirnya Pulang ke Bandung Barat

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 12:42 WIB

Bak Istana Presiden, Jurnalis Masuk Gedung Mewah DPRD KBB Malah Diusir, Alasannya Bikin Geleng Kepala

Rabu, 23 September 2026 - 22:27 WIB

Warga Sukamulya Padalarang Kekeringan, Wakil Ketua DPRD KBB Pipih Supriati Bangun Sumur Bor 

Rabu, 23 September 2026 - 21:29 WIB

Aksi Nyata Prajurit Yonif TP 938/Pancasona, Bantu Warga Bandung Barat Buka Lahan Pelebaran Jalan

Rabu, 23 September 2026 - 18:55 WIB

Website PWI Terkonsolidasi di 38 PWI Daerah, Grand Launching 1 Oktober 2026

Selasa, 22 September 2026 - 15:18 WIB

Polemik Lahan SDN 2 Kertamulya Kembali Mencuat, Disdik Klaim Pemda KBB Pernah Menang Sengketa

Berita Terbaru