Memanas, KMG sebut Aep Syaepuloh Kurang Tepat Pilih Maslani Sebagai Wakil di Pilkada Karawang 

- Penulis

Senin, 2 September 2024 - 16:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

H. Aep Syaepuloh-Maslani maju di Pilkada Karawang (foto: KPU Karawang)

i

H. Aep Syaepuloh-Maslani maju di Pilkada Karawang (foto: KPU Karawang)

SEKITARKITA.id- Kontestasi Pilkada Karawang 2024 semakin memanas setelah Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Karawang resmi menetapkan dua bakal pasangan calon bupati dan wakil bupati, yakni H. Aep Syaepuloh-Maslani dan H. Acep Jamhuri-Gina Fadlia Swara.

Ketua Karawang Monitoring Grup (KMG), Imron Rosadi, menyoroti keputusan H. Aep dalam memilih Maslani sebagai calon wakilnya.

Menurutnya, pilihan ini kurang tepat dan berdampak negatif pada dukungan politik bagi pasangan tersebut. Imron menyebut bahwa pasangan Acep-Gina dianggap lebih solid dan cocok untuk menghadapi Pilkada Karawang 2024.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Diakui atau tidak, banyak simpatisan dan pendukung Aep-Maslani yang berpindah ke Acep-Gina karena menilai H. Aep Syaepuloh salah memilih calon wakilnya, Maslani,” ujar Imron pada Minggu (1/9/2024) malam.

Ketua Karawang Monitoring Grup (KMG), Imron Rosadi,
Ketua Karawang Monitoring Grup (KMG), Imron Rosadi,

Imron menambahkan bahwa keraguan terhadap kekuatan politik H. Aep sebagai calon petahana mulai dirasakan, termasuk di kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN).

Salah satu faktor penyebabnya adalah pilihan H. Aep yang dinilai tidak strategis dalam memilih Maslani sebagai calon wakil.

Baca Juga:  Diduga tidak Sesuai SOP, Galian Kabel di Padalarang KBB Bikin Resah Pengendara dan Was-was

Imron memaparkan beberapa alasan di balik penilaiannya. Pertama, H. Maslani dianggap sebagai pendatang baru di dunia politik yang belum dikenal luas oleh masyarakat.

Selain itu, Maslani juga dinilai belum cukup mumpuni dalam membangun narasi politik di tengah masyarakat.

“Maslani juga dikaitkan dengan kegagalannya dalam Pileg 2024 dari Partai NasDem, yang tidak berhasil melenggang ke Senayan,” tambah Imron.

Selain itu, meski H. Aep memiliki popularitas tinggi sebagai calon petahana, lawan politiknya, Acep-Gina, bukanlah lawan yang bisa dianggap remeh.

Acep Jamhuri dikenal sebagai birokrat ulung yang telah meniti karir dari bawah hingga menjabat sebagai Sekda Karawang. Sementara itu, Gina Fadlia Swara, anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, memiliki basis massa yang kuat dan loyal.

“Ditambah lagi, pasangan Acep-Gina memiliki dukungan dari tiga mantan Bupati Karawang, yaitu H. Ade Swara, Dadang S. Muchtar, dan Cellica Nurrachadiana, yang memperkuat posisi mereka dalam Pilkada ini,” jelas Imron.

Terakhir, Imron mempertanyakan apakah H. Aep mampu mempertahankan popularitas personal branding-nya hingga hari pencoblosan pada 27 November 2024.

Baca Juga:  Peringati HUT RI ke-80, Jeje Ritchie: Kemerdekaan Adalah Warisan Perjuangan, Kini Saatnya Bandung Barat Berkontribusi untuk Indonesia Maju

“Survei popularitas personal branding H. Aep dilakukan sebelum Acep dan Gina berpasangan. Sehingga, tantangan besar bagi H. Aep adalah bagaimana mempertahankan dan mengelola popularitasnya menjelang hari pencoblosan,” tutupnya.

Kontestasi Pilkada Karawang 2024 diprediksi akan semakin sengit seiring dengan persaingan ketat antara kedua pasangan calon ini, dengan berbagai dinamika dan strategi politik yang terus berkembang.



Editor : Abdul Kholilulloh

Sumber Berita : Laporan: Andyka Nugroho

Follow WhatsApp Channel sekitarkita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gerak Cepat, Polres Cimahi Ungkap Peredaran Sabu di Batujajar, Buruh Harian Lepas Diringkus
Pesan Menohok Ketua Komisi III DPRD Pither Tjuandys: JAGUR Harus Jadi Garda Kondusivitas di KBB
Geledah Kantor Pengembang Kota Baru Parahyangan, KPK Sita Dokumen HGB
Menteri LH Soroti Waduk Saguling Dipenuhi Eceng Gondok, Pengelola Diminta Ikut Bertanggung Jawab
Pendidikan Jadi Prioritas, Bupati Jeje Siapkan Solusi untuk 16 Warga Terpencil Gunung Solok Pandan Cililin 
Bangli Padalarang Disorot, Komisi I DPRD KBB Sebut RSIA Kartini Kantongi Izin
Banjir Bandang Terjang Jambudipa Bandung Barat, Rumah Warga Rusak dan Tiga KK Mengungsi
Sekolah Ambruk, Siswa MI Terpaksa Belajar Daring, Kemenag KBB: Relokasi Diupayakan

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 20:35 WIB

Gerak Cepat, Polres Cimahi Ungkap Peredaran Sabu di Batujajar, Buruh Harian Lepas Diringkus

Rabu, 30 September 2026 - 17:38 WIB

Pesan Menohok Ketua Komisi III DPRD Pither Tjuandys: JAGUR Harus Jadi Garda Kondusivitas di KBB

Rabu, 30 September 2026 - 15:44 WIB

Geledah Kantor Pengembang Kota Baru Parahyangan, KPK Sita Dokumen HGB

Rabu, 30 September 2026 - 07:08 WIB

Menteri LH Soroti Waduk Saguling Dipenuhi Eceng Gondok, Pengelola Diminta Ikut Bertanggung Jawab

Rabu, 30 September 2026 - 03:15 WIB

Pendidikan Jadi Prioritas, Bupati Jeje Siapkan Solusi untuk 16 Warga Terpencil Gunung Solok Pandan Cililin 

Berita Terbaru