JAKARTA | SEKITARKITA.id — Aktivis Greenpeace menggelar aksi di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, Selasa (20/10/2026).
Dalam aksi tersebut, sejumlah aktivis mengibarkan baliho berisi kritik terkait penanganan bencana, krisis iklim, hingga meningkatnya biaya hidup masyarakat.
Berdasarkan video yang beredar, terlihat lima aktivis Greenpeace memasang sejumlah baliho di kawasan Bundaran HI. Aksi tersebut dilakukan di salah satu titik ikonik Ibu Kota yang ramai dilintasi masyarakat.
Belum diketahui secara pasti pukul berapa baliho tersebut mulai dipasang. Namun, berdasarkan informasi dari warga sekitar, hingga sekitar pukul 06.00 WIB baliho belum terlihat di kawasan Bundaran HI.
Selanjutnya, sekitar pukul 07.00 WIB, sejumlah baliho tersebut sudah tampak terpasang dan membentang di kawasan Tugu Selamat Datang.
Pesan yang disampaikan melalui baliho tersebut beragam, tetapi memiliki keterkaitan dengan isu lingkungan, kebijakan pemerintah, dan kondisi sosial masyarakat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Salah satu baliho bertuliskan, “Bencana Makin Parah, Hidup Makin Susah, Apa Kerja Pemerintah,” cuit unggahan laman resmi Instagram @greenpeaceid.
Selain itu, terdapat pula baliho dengan tulisan “Tangani Krisis Iklim, Turunkan Biaya Hidup” serta pesan “Orang Baik Memilih Energi Baik.”
Sementara itu, tiga aktivis yang berada di atas Tugu Selamat Datang terlihat membawa baliho lain dengan tulisan “Lawan Perusak Hutan” dan “Reformasi Dikorupsi.”
Pesan-pesan tersebut menjadi bagian dari kritik yang disuarakan dalam aksi Greenpeace, terutama mengenai persoalan lingkungan dan dampaknya terhadap kehidupan masyarakat.
Aksi pemasangan baliho tersebut tidak berlangsung lama. Berdasarkan laporan yang beredar, sekitar pukul 08.21 WIB, kedua baliho yang sebelumnya dibentangkan di kawasan Bundaran HI telah kembali digulung.
Saat aksi berlangsung, terdengar pula instruksi melalui pengeras suara dari aparat yang meminta agar spanduk atau baliho tersebut diturunkan.
Meski demikian, aksi tersebut sempat menarik perhatian masyarakat yang berada di sekitar kawasan Bundaran HI.
Melalui sejumlah pesan yang dibentangkan, Greenpeace menyoroti hubungan antara persoalan lingkungan dengan kondisi kehidupan masyarakat. Isu bencana, krisis iklim, kerusakan hutan, hingga tekanan biaya hidup menjadi sejumlah hal yang disampaikan dalam aksi tersebut.
Aksi Greenpeace di Bundaran HI ini sekaligus kembali membawa isu krisis iklim ke ruang publik. Pesan yang disampaikan menekankan pentingnya penanganan persoalan lingkungan yang dinilai memiliki dampak langsung terhadap masyarakat.
Hingga berita ini diturunkan, belum terdapat keterangan terverifikasi mengenai tanggapan resmi Greenpeace terkait jalannya aksi tersebut maupun alasan detail pemasangan baliho di kawasan Bundaran HI.
Editor : Abdul Kholilulloh
Sumber Berita : Instagram @greenpeaceid







