Resmi, Kemenag RI tetapkan awal puasa Ramadhan 1445 Hijriah hari Selasa 12 Maret 2024

- Penulis

Minggu, 10 Maret 2024 - 21:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta | SekitarKita.id,- Pemerintah melalui Kementerian Agama RI resmi menetapkan awal Bulan Suci Ramadan 1445 Hijriah/2024 Masehi, hari Selasa (12/3/2024).

Yaqut Cholil Qoumas Menteri Agama bilang, penetapan itu berdasarkan hasil keputusan Sidang Isbat yang berlangsung sore sampai petang hari ini.

Hal ini dikatakan Yaqut melalui sambungan langsung YouTube Kemenag RI saat gelar konfrensi pers penetapan 1 Ramadhan 2024, pada, Ahad (10/3/2024), di Kantor Pusat Kementerian Agama, Jakarta.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menyebut, sejauh ini, dari 134 titik pemantauan yang tersebar di berbagai Provinsi Indonesia, belum ada yang melaporkan melihat posisi bulan baru (hilal) di atas ufuk (2 derajat).

Menag Yaqut menjelaskan, pihaknya mengumumkan Ramadan tahun ini dimulai besok lusa, hal ini berdasarkan pengamatan hilal dan musyawarah para ulama, cendekiawan serta para ahli falakiyah.

“Sidang Isbat secara mufakat menetapkan 1 Ramadan 1445 Hijriah jatuh hari Selasa 12 Maret 2024 Masehi,” kata Menag Yagut dilansir SekitarKita.id, Minggu.

Sebelumnya, Muhammadiyah sudah lebih dulu menetapkan awal Ramadan 1445 Hijriah hari Senin tanggal 11 Maret 2024.

Baca Juga:  Berapa Kalori Bubur Ayam Jakarta 46? Mari Ungkap Kandungan Gizinya!

Penetapan tersebut berdasarkan hasil hitungan wujudul hilal yang dilakukan Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah.

Sementara, Kementerian Agama menetapkan awal Ramadan, Syawal, dan Zulhijjah berdasarkan metode gabungan penghitungan astronomi (hisab), serta pantauan langsung di sejumlah titik dengan teropong (rukyat).

Hadir dalam Sidang Isbat 2024, di antaranya Tim Hisab dan Rukyat Kemenag, Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI), Komisi VIII DPR RI, dan Mahkamah Agung (MA).

Lalu kemudian, ada duta besar negara sahabat, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Badan Informasi Geospasial (BIG), Bosscha Institut Teknologi Bandung (ITB), Planetarium.

Serta Pakar falak dari ormas-ormas Islam, lembaga dan instansi terkait, pimpinan ormas Islam hingga pondok pesantren.



Penulis : Abdul Kholilulloh

Editor : Abdul Kholilulloh

Sumber Berita : YouTube Kemenag RI

Follow WhatsApp Channel sekitarkita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kemarau Panjang, Yonif TP 938/Pancasona Salurkan Air Bersih untuk Warga KBB 
Rumput Langka, Peternak KBB Mulai Kelimpungan Cari Pakan hingga ke Luar Daerah
Bak Istana Presiden, Jurnalis Masuk Gedung Mewah DPRD KBB Malah Diusir, Alasannya Bikin Geleng Kepala
Warga Sukamulya Padalarang Kekeringan, Wakil Ketua DPRD KBB Pipih Supriati Bangun Sumur Bor 
Aksi Nyata Prajurit Yonif TP 938/Pancasona, Bantu Warga Bandung Barat Buka Lahan Pelebaran Jalan
Website PWI Terkonsolidasi di 38 PWI Daerah, Grand Launching 1 Oktober 2026
Polemik Lahan SDN 2 Kertamulya Kembali Mencuat, Disdik Klaim Pemda KBB Pernah Menang Sengketa
Sengketa Lahan Memanas, Spanduk Ahli Waris Muncul di SDN 2 Kertamulya Bandung Barat

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 22:48 WIB

Kemarau Panjang, Yonif TP 938/Pancasona Salurkan Air Bersih untuk Warga KBB 

Kamis, 24 September 2026 - 19:12 WIB

Rumput Langka, Peternak KBB Mulai Kelimpungan Cari Pakan hingga ke Luar Daerah

Kamis, 24 September 2026 - 12:42 WIB

Bak Istana Presiden, Jurnalis Masuk Gedung Mewah DPRD KBB Malah Diusir, Alasannya Bikin Geleng Kepala

Rabu, 23 September 2026 - 22:27 WIB

Warga Sukamulya Padalarang Kekeringan, Wakil Ketua DPRD KBB Pipih Supriati Bangun Sumur Bor 

Rabu, 23 September 2026 - 21:29 WIB

Aksi Nyata Prajurit Yonif TP 938/Pancasona, Bantu Warga Bandung Barat Buka Lahan Pelebaran Jalan

Berita Terbaru