Tramadol dan Exsimer di Tarumajaya Bekasi Marak, Camat Angkat Suara

- Penulis

Kamis, 21 November 2024 - 15:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SekitarKita.id – Fakta mengejutkan mencuat pada Rabu (20/11/2024), terkait dugaan peredaran ilegal obat keras jenis Tramadol dan Exsimer di wilayah Kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi.

Modus penjualan baru ditemukan, di mana obat-obatan terlarang ini dijual secara terselubung melalui warung kelontong dan toko kosmetik, menyamar sebagai usaha biasa.

Modus Penjualan Terselubung

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di Jalan Taruma Jaya, Setia Asih, Kecamatan Tarumajaya, sebuah warung kelontong tampak menjual kebutuhan sehari-hari seperti tisu, sampo, pembalut, dan deterjen.

Namun, penyelidikan mengungkap bahwa di balik rak tersebut terjadi diduga transaksi jual beli obat keras tanpa resep dokter.

Seorang narasumber yang enggan disebutkan namanya menyatakan bahwa penjual menggunakan barang kebutuhan sehari-hari untuk mengalihkan perhatian masyarakat dan aparat.

“Mereka menjual Tramadol dan Exsimer dengan cara yang sangat terselubung, seolah-olah hanya menjual barang kebutuhan biasa,” ujarnya.

Dampak dan Respons Camat Tarumajaya

H.Dede Mauludi, Camat Tarumajaya, menyatakan keprihatinannya atas temuan ini. “Peredaran obat keras ilegal ini bukan hanya merugikan masyarakat, tetapi juga mengancam generasi muda.

Baca Juga:  Ekskursi 'Cowboy Carter' Beyoncé: Tiket, Informasi

“Kami mendesak Pemerintah Kabupaten Bekasi dan Polres Metro Bekasi untuk segera bertindak tegas,” tegasnya.

Menurut Dede, pemerintah kecamatan akan terus berkoordinasi dengan pihak berwenang untuk memastikan jaringan peredaran obat-obatan terlarang ini dapat diputuskan.

“Ini bukan hanya soal hukum, tetapi juga kesehatan masyarakat yang harus dilindungi,” tambahnya.

Masyarakat berharap pemerintah daerah dan aparat penegak hukum dapat mengusut tuntas peredaran obat keras ini, yang tidak hanya berbahaya bagi kesehatan tetapi juga menunjukkan semakin canggihnya modus mafia obat dalam mengelabui aparat.

“Kami meminta aparat menindak tegas siapa pun yang terlibat dalam peredaran obat keras ilegal ini,” kata Dede.

Waspada Terhadap Peredaran Ilegal

Kasus ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih waspada terhadap praktik ilegal di sekitar mereka.

Diharapkan kerja sama antara masyarakat dan aparat penegak hukum dapat menghentikan peredaran obat-obatan berbahaya demi kesehatan dan keselamatan bersama.

Source link



Editor : Abdul Kholilulloh

Sumber Berita : Laporan: redaksi

Follow WhatsApp Channel sekitarkita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kemarau Panjang, Yonif TP 938/Pancasona Salurkan Air Bersih untuk Warga KBB 
Rumput Langka, Peternak KBB Mulai Kelimpungan Cari Pakan hingga ke Luar Daerah
Bak Istana Presiden, Jurnalis Masuk Gedung Mewah DPRD KBB Malah Diusir, Alasannya Bikin Geleng Kepala
Warga Sukamulya Padalarang Kekeringan, Wakil Ketua DPRD KBB Pipih Supriati Bangun Sumur Bor 
Aksi Nyata Prajurit Yonif TP 938/Pancasona, Bantu Warga Bandung Barat Buka Lahan Pelebaran Jalan
Website PWI Terkonsolidasi di 38 PWI Daerah, Grand Launching 1 Oktober 2026
Polemik Lahan SDN 2 Kertamulya Kembali Mencuat, Disdik Klaim Pemda KBB Pernah Menang Sengketa
Sengketa Lahan Memanas, Spanduk Ahli Waris Muncul di SDN 2 Kertamulya Bandung Barat

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 22:48 WIB

Kemarau Panjang, Yonif TP 938/Pancasona Salurkan Air Bersih untuk Warga KBB 

Kamis, 24 September 2026 - 19:12 WIB

Rumput Langka, Peternak KBB Mulai Kelimpungan Cari Pakan hingga ke Luar Daerah

Kamis, 24 September 2026 - 12:42 WIB

Bak Istana Presiden, Jurnalis Masuk Gedung Mewah DPRD KBB Malah Diusir, Alasannya Bikin Geleng Kepala

Rabu, 23 September 2026 - 22:27 WIB

Warga Sukamulya Padalarang Kekeringan, Wakil Ketua DPRD KBB Pipih Supriati Bangun Sumur Bor 

Rabu, 23 September 2026 - 21:29 WIB

Aksi Nyata Prajurit Yonif TP 938/Pancasona, Bantu Warga Bandung Barat Buka Lahan Pelebaran Jalan

Berita Terbaru