10 Fakta Ledakan SMAN 74 Jakarta, 54 Penderita Terluka, Pelaku Diduga Siswa dengan Senjata Mainan

- Penulis

Minggu, 16 November 2025 - 13:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ringkasan Berita:

  • Tiga titik kejadian ledakan berada di lingkungan SMAN 72 Jakarta, yaitu di musala, kantin, dan bangku.
  • Setidak-tidaknya 54 orang merasakan cedera dan langsung memicu kekhawatiran masyarakat.
  • Sang tersangka pelaku, seorang siswa kelas 12, membawa senjata laras panjang yang ternyata hanya mainan.

AdinJavaBeberapa fakta mengenai kejadian ledakan yang terjadi di lingkungan SMAN 72 Kelapa Gading, Jakarta Utara, pada Jumat (7/11/2025) siang memicu keresahan masyarakat.

Ledakan terjadi di tiga lokasi berbeda di enviornment SMAN 72 Jakarta, yaitu di mushola, kantin, dan bangku.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

{Peristiwa} tersebut mengakibatkan 54 orang cedera, termasuk beberapa siswa dan staf sekolah yang dibawa ke rumah sakit.

Baru-baru ini diketahui, tersangka pelaku adalah seorang siswa aktif SMAN 72 Jakarta yang dikenal tak henti-hentinya menjadi penderita bullying.

Saat tiba di lokasi, tim Gegana dari Brimob Polda Metro Jaya menemukan perabot yang diduga merupakan bom buatan sendiri atau bom molotov.

Selain itu, senjata yang diduga merupakan air cushy gun juga ditemukan di enviornment SMA Negeri 72 Jakarta, Kelapa Gading, setelah kejadian ledakan tersebut.

Kejadian ini tidak hanya menarik fokus perhatian masyarakat lokal, namun juga mendapat perhatian dari media internasional seperti Reuters, BBC, dan Aljazeera.

Berikut beberapa fakta mengenai ledakan di SMAN 72 Jakarta:

  1. Ledakan terjadi saat shalat Jumat

 

Ledakan yang mengguncang SMAN 72 Kelapa Gading terjadi tepat sebelum shalat Jumat pada pukul 12.00 WIB.

Kerasnya suara ledakan menimbulkan kepanikan di kalangan siswa dan guru yang sedang bersiap menjalani ibadah.

Seorang guru menyampaikan, ledakan pertama terdengar dari dalam masjid beberapa saat setelah iqamah dibacakan, diikuti oleh ledakan kedua di luar masjid.

“Andai ada ledakan, itu terjadi di dalam dan di luar masjid, ada tiga titik ledakan,” tutur Totong dilansir dari tayangan KompasTV, Jumat.

Setelah suara ledakan terdengar, jemaah secepatnya berlarian keluar.

“Setelah terjadi ledakan, orang-orang langsung lari ketakutan. Ambulans secepatnya tiba, alhamdulillah. Penderita cukup dengan jumlah besar, mencapai 10 orang,” ujarnya.

Meski terdengar tiga tembakan, Totong memastikan tak ada kerusakan besar di dalam gedung sekolah.

“Andai kerusakan di dalam tidak terlalu parah. Ledakan terjadi di setiap tempat, namun waktunya hampir serentak,” jelas Totong.

Selain itu, masjid tempat kejadian terletak di kawasan padat penduduk di atas tanah milik TNI AL yang juga digunakan sebagai tempat tinggal bagi anggota militer dan pensiunan tentara.

2. Ditemukan Senjata Api Laras Panjang Mainan

Sebuah alat yang diduga merupakan air cushy gun ditemukan di enviornment Sekolah Menengah Atas Negeri 72 Jakarta, Kelapa Gading, setelah terjadinya kejadian ledakan pada Jumat (7/11/2025) siang.

Sebelumnya, di tempat kejadian ditemukan senjata api berjenis SS2-V4 dan pistol berupa revolver.

Terdapat tulisan ‘Welcome To Hell’ pada senjata api tipe SS2-V4 tersebut.

Wakil Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Wamenkopulkam) Lodewijk Freidrich Paulus juga mengungkapkan fakta bahwa, laras panjang yang ditemukan di SMAN 72 Kelapa Gading merupakan senjata permainan.

Baca Juga:  Motorola meluncurkan Edge (2024) untuk Amerika Serikat dengan layar OLED SD 7s Gen 2, 6,6" 144Hz

“Ya, ada gambar tersebut, namun ternyata senjata mainan. Setelah kami memeriksa, ternyata itu adalah senjata mainan,” ujar Lodewijk di SMAN 72 Kelapa Gading, Jumat (7/11/2025), dilaporkan dari Kompas.com.

Di tempat kejadian ditemukan senjata api tipe SS2-V4 dan pistol jenis revolver. Terdapat tulisan ‘Welcome To Hell’ pada senjata api tipe SS2-V4 tersebut.

Jenis senjata api SS2 merupakan senapan serbu yang diproduksi oleh PT Pindad, sebagai generasi kedua setelah SS1, dengan memakai amunisi berukuran 5,56×45 mm NATO.

Senapan ini mempunyai bentuk yang lebih nyaman digunakan dan akurasi yang lebih tinggi, serta tersedia dalam beberapa variasi seperti SS2-V1, SS2-V2, SS2-V4, dan SS2-V5, yang masing-masing mempunyai ciri khas berbeda untuk berbagai kondisi medan perang.

3. 54 Orang Tertimpa Kecelakaan

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, menyampaikan bahwa jumlah siswa yang menjadi penderita dalam kejadian tersebut hingga 54 orang.

“Dari 54 siswa, 27 orang dirawat di Rumah Sakit Islam Jakarta dan 6 lainnya di Rumah Sakit Yarsi dari complete penderita, 21 siswa telah diperbolehkan pulang dalam keadaan sehat,” ujar Kombes Budi di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Jumat (7/11/2025), dilaporkan oleh Tribunnews.com.

Selain 33 penderita tersebut, masih ada yang dalam proses perawatan medis.

Polisi mengharapkan semua penderita secepatnya sembuh dan bisa kembali menjalani rutinitas seperti biasanya.

Selanjutnya, Budi mengungkapkan bahwa proses pengamanan lokasi kejadian perkara (TKP) masih berlangsung mencapai malam ini.

Mengenai motif, kronologi mencapai penyebab pasti ledakan akan diumumkan dalam rilis resmi pada hari Sabtu (8/11/2025) besok.

“Besok akan diumumkan hasil lengkap dari olah TKP oleh tim gabungan, mulai dari Forensik Mabes Polri, Densus 88, mencapai Tim Jibom Gegana,” tutur Budi Hermanto.

Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokes) Polda Metro Jaya akan menyampaikan laporan lengkap keterkaitan keadaan para penderita.

Selanjutnya, pihak kepolisian telah melakukan berbagai tindakan guna memberikan rasa aman bagi warga.

4. Terduga tersangka berusia 17 tahun

Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menyampaikan, tersangka pelaku merupakan seorang remaja berusia 17 tahun yang sedang menjalani pengobatan di rumah sakit.

“Saya dapatkan informasi bahwa masih dalam proses operasi,” ujarnya setelah mengunjungi penderita di Rumah Sakit Islam Cempaka Putih.

Saat ditanya, Dasco mengonfirmasi bahwa yang dioperasi adalah tersangka pelaku.

“Yang melakukannya?” tanya wartawan. “Benar,” jawabnya singkat.

Tetapi, Dasco masih belum dapat memastikan apakah pelaku adalah siswa dari sekolah tersebut atau orang dari pihak luar.

Ia juga menyoroti kemungkinan pelaku terpengaruh oleh materi di web.

5. Diduga Penderita Bullying

Saksi mata mengungkap identifikasi tersangka pelaku ledakan di SMAN 72 Jakarta, Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Sosok tersangka pelaku dengan inisial FN yang mempunyai standing sebagai siswa kelas XII SMAN 72 Jakarta dijelaskan oleh seorang siswa lain yang juga menjadi saksi mata dengan inisial Z.

Baca Juga:  Samsung membagikan unboxing Galaxy Ring-nya sendiri, beberapa bulan setelah peluncurannya

Z menyampaikan FN diduga menjadi penderita intimidasi atau perundungan.

Kondisi psychological tersangka lemah akibat tak henti-hentinya menjadi penderita bullying.

“Pertama kali penderita di-bully di sekolah, dia selalu sendirian kemana-mana, lalu menggunakan seragam putih, ya seperti itu,” ujar Z kepada TribunJakarta.com, Jumat (7/11/2025).

Z mendengar informasi bahwa tersangka berencana membalas dendam terhadap para pelaku. Tetapi, akibat tindakannya, dengan jumlah besar siswa SMAN 72 Jakarta menjadi penderita.

“Ungkapnya dia membuat bom sendiri. Kemudian sudah diatur timer di tiga titik di sekolah,” ujar Z.

6. Kapolri Dalami Motif

Kepala Polisi RI Jenderal Listyo Sigit Prabowo angkat bicara mengenai kejadian ledakan di masjid SMA Negeri 72 Jakarta yang berada di Kelapa Gading, Jakarta Utara, pada Jumat (7/11/2025).

Kepala Polisi Republik Indonesia menyatakan, tersangka pelaku peledakan di SMAN 72 Kelapa Gading, Jakarta Utara, masih berasal dari lingkungan sekolah tersebut.

Berdasarkan pencarian yang sementara itu dilakukan, pelakunya adalah seorang murid.

Informasi saat ini masih berasal dari lingkungan sekolah tersebut. Ya (siswa), ujar Listyo.

Berikut adalah beberapa variasi parafraze dari kalimat tersebut: 1. Selanjutnya, senjata yang digunakan oleh tersangka dalam ledakan di SMAN 72 Kelapa Gading, Jakarta Utara, merupakan senjata mainan. 2. Setelah itu, alat yang digunakan oleh pelaku dalam kejadian ledakan di SMAN 72 Kelapa Gading, Jakarta Utara, adalah senjata replika. 3. Berikutnya, senjata yang dipakai oleh terduga pelaku dalam peristiwa ledakan di SMAN 72 Kelapa Gading, Jakarta Utara, merupakan senjata anak-anak. 4. Selanjutnya, senjata yang digunakan oleh seseorang yang dicurigai sebagai pelaku dalam ledakan di SMAN 72 Kelapa Gading, Jakarta Utara, adalah senjata tiruan. 5. Kemudian, alat yang digunakan oleh terduga pelaku dalam kejadian ledakan di SMAN 72 Kelapa Gading, Jakarta Utara, adalah senjata mainan.

Ia menyampaikan, senjata mempunyai tulisan tertentu. Tetapi, pihaknya masih melakukan penyelidikan lebih lanjut mengenai motif dari kejadian tersebut.

“Kita menemukan jenis senjata yang digunakan adalah senjata mainan, ada tulisan-tulisan tertentu, dan hal tersebut juga menjadi bagian yang kita pelajari untuk memahami motif bagaimana yang bersangkutan terlepas dari segalanya merakit dan melaksanakan aksinya,” ujar Listyo.

Mencapai sementara itu, petugas kepolisian sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut mengenai identifikasi pelaku, lingkungan tempat tinggal pelaku, serta lokasi atau rumah saat ini tersangka.

Kelak, ujar Listyo, pihak kepolisian akan mempromosikan hasil penyelidikan kepada masyarakat.

“Tentu saja setiap tahapan dan perkembangan yang perlu diungkapkan, akan kami sampaikan. Dan untuk motif, sementara itu memang sedang kami pelajari berbagai jenis informasi, tentu akan kami kumpulkan agar menjadi informasi yang utuh saat diungkapkan,” tegas Listyo.

7. Tim Khusus Melakukan Penggeledahan di Rumah Sosok yang Diduga Terlibat

Tim Laboratorium Forensik Pusat (Puslabfor) Mabes Polri bekerja sama dengan Densus 88 dan penyidik Polda Metro Jaya melakukan penggeledahan di rumah seorang siswa aktif dengan inisial FN, tersangka pelaku ledakan di SMAN 72 Jakarta, pada malam Jumat (7/11/2025).

Baca Juga:  Ramalan Zodiak Sagitarius dan Capricorn, 9 November 2025: Nikmati Kedamaian Emosional!

Diketahui, siswa aktif SMAN 72 Jakarta tinggal di sebuah rumah yang berada di wilayah Jakarta Utara.

Berdasarkan pengamatan TribunJakarta.com di lokasi, petugas tampak masuk dan keluar dari rumah sambil membawa beberapa kemasan berwarna coklat.

Salah satu contohnya adalah kemasan yang bertuliskan paket berisi bubuk.

Terdapat pula beberapa kemasan berwarna coklat lainnya yang juga berisi barang bukti dari dalam rumah FN, yang dibawa oleh tim Puslabfor untuk diperiksa secara menyeluruh.

Sementara, rumah yang dihuni oleh tersangka telah diberi garis polisi.

Warga sekitar terlihat berkerumun di luar garis pembatas guna menyaksikan proses pemeriksaan.

Mencapai pukul 21.30 WIB, petugas masih melakukan pencarian di bagian dalam rumah yang juga diketahui sebagai lokasi usaha kuliner.

8. Disorot Media Asing

Insiden ledakan ini tidak hanya menarik fokus perhatian masyarakat dalam negeri, namun juga menjadi fokus liputan media internasional, seperti Reuters, BBC, dan Aljazeera.

Ketiganya menyoroti urutan kejadian, jumlah penderita, serta dugaan tersangka yang diduga merupakan seorang pelajar berusia 17 tahun.

Media asal Inggris menyebutkan bahwa kejadian tersebut diduga merupakan tindakan penyerangan dengan seorang siswa berusia 17 tahun sebagai tersangka pelaku.

BBC juga menyoroti kejadian ledakan di masjid SMAN 72 Jakarta yang dikarenakan lebih dari 50 orang terluka.

Media Aljazeera dalam artikel berjudul “Pelajar Diduga Terlibat Ledakan Bom Masjid di Indonesia, Puluhan Orang Luka-luka” menyebutkan bahwa pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan terhadap sumber ledakan dan meminta masyarakat untuk tidak membuat asumsi atau spekulasi.

9. Biaya Perawatan Ditanggung oleh Pemerintah Daerah

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengunjungi para penderita ledakan di masjid SMAN 72 Jakarta yang sedang dirawat di Rumah Sakit Islam (RSI) Cempaka Putih, Jumat (7/11/2025).

Pramono memastikan bahwa biaya pengobatan bagi para penderita ditanggung oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.

Ia menyampaikan, seluruh penderita yang sedang dirawat di rumah sakit akan ditanggung oleh Pemprov DKI.

Pramono menjelaskan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan Kepala Dinas Pendidikan serta Wali Kota Jakarta Utara.

“Di mana pun terjadi, pokoknya akan menjadi tanggung jawab pemerintah DKI, baik di rumah sakit ini, rumah sakit lainnya dan seterusnya,” ujarnya dilansir dari Tribunnews.com.

10. Lokasi Dijaga Ketat

Pengamatan Tribunnews.com, Sabtu (8/11/2025) pagi, terlihat beberapa petugas masih berjaga di depan pintu masuk SMAN 72 Jakarta.

Pengawasan masih dilakukan oleh pasukan TNI-Polri setelah terjadinya ledakan di SMAN 72 Jakarta, Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Berapa orang yang ingin masuk wajib mengisi buku tamu.

Kondisi di depan SMAN 72 Jakarta masih dalam keadaan aman, tidak terlihat aktivitas di dalam gedung sekolah.

Siswa-siswa diberi libur saat ini.

(*)

Baca berita Adin Javalainya di Google News

Ikuti dan daftar di saluran Whatsapp AdinJava



Follow WhatsApp Channel sekitarkita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

10 Lodge Terbaik Dekat Danau Toba untuk Liburan Santai 2025
Orang Tunggu Sendiri Patuh 8 Aturan Kuat Ini, Menurut Psikologi
Daftar 8 Tim Lolos Babak 32 Besar Piala Dunia U17 2025, Apakah Timnas Indonesia Dapat Ikut?
Mengapa Fairing Motor Sport 150 Kini Menghilang dari Showroom?
Kucing Dapat Alami Demensia! 8 Tanda yang Perlu Diwaspadai
Ban Lebih Lebar: Manfaat dan Risikonya
Jawa Timur Juara Nusantaraya di ICCF 2025, Buktikan Kepemimpinan Ekonomi Kreatif Nasional
Andai Tidak Dapat Lakukan 8 Hal Ini, Anda Mungkin saja Tua Lebih Cepat, Tutur Psikologi

Berita Terkait

Rabu, 10 Desember 2025 - 23:59 WIB

10 Lodge Terbaik Dekat Danau Toba untuk Liburan Santai 2025

Rabu, 10 Desember 2025 - 23:14 WIB

Orang Tunggu Sendiri Patuh 8 Aturan Kuat Ini, Menurut Psikologi

Rabu, 10 Desember 2025 - 21:44 WIB

Daftar 8 Tim Lolos Babak 32 Besar Piala Dunia U17 2025, Apakah Timnas Indonesia Dapat Ikut?

Rabu, 10 Desember 2025 - 20:59 WIB

Mengapa Fairing Motor Sport 150 Kini Menghilang dari Showroom?

Rabu, 10 Desember 2025 - 19:29 WIB

Kucing Dapat Alami Demensia! 8 Tanda yang Perlu Diwaspadai

Berita Terbaru