Foto Tragedi Kebakaran di Padalarang Bandung Barat, Satu Bocah SD Meninggal Dunia

- Penulis

Jumat, 30 September 2022 - 09:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Peristiwa kebakaran yang menimpa dua rumah di Kampung Sudimampir, RT04/RW24, Desa Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) satu diantaranya hangus terbakar, bocah SD ditemukan meninggal dunia, Kamis 29/09/2022 (foto: Abdul Kholilulloh/dok. SekitarKita.net)

Tim INAFIS Polres Cimahi melakukan olah TKP, memastikan penyebab kebakaran di Kampung Sudimampir RT04 RW24, Desa Padalarang KBB (foto: Abdul Kholilulloh/dok. SekitarKita.net)

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Situasi pasca peristiwa kebakaran Kamis 29/09/2022 di Kampung Sudimampir, Desa Padalarang KBB yang menyebabkan satu korban bocah SD meninggal dunia ditempat (foto: Abdul Kholilulloh/dok. SekitaKita.net)

 

Isak tangis keluarga dan kerabat mengharukan saat jenazah korban DA(9) hendak shalatkan di masjid terdekat, peristiwa kebakaran yang menghanguskan rumah di Kampung Sudimampir RT04 RW24, Desa Padalarang KBB membuat semua merasa terpukul (foto: Abdul Kholilulloh/dok SekitarKita.net)
 

Proses pemakaman DA (9) korban kebakaran hebat di Padalarang KBB, segenap perangkat Kecamatan, desa serta Polsek Padalarang turut hadir menyaksikan pemakaman korban (Foto: Abdul Kholilulloh/dok. SekitarKita.net)

Bandung Barat, SekitarKita.net,-

Isak tangis mengharukan menyelimuti kedatangan jenazah korban saat dibawa menggunakan mobil ambulance dari RS Cahya Kawaluyaan menuju rumah duka pada Kamis (29/09) pukul 16.20 WIB sore tadi.
DA (9) bocah SD asal kampung Sudimampir, RT04/RW24, Desa Padalarang, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) ditemukan meninggal dunia pada peristiwa kebakaran yang menimpa rumahnya.
Terasa sangat memilukan bagi keluarga korban. Pasalnya, mereka tidak menyangka jika kebakaran yang terjadi sekitar pukul 11.20 WIB tersebut mengakibatkan seorang anggota keluarganya meninggal dunia.
Diketahui, korban kala itu terjebak dalam kobaran api dan tidak bisa menyelamatkan diri keluar rumah. Warga yang ikut membantu memadamkan api menemukan korban sudah tidak bernyawa.
“Korban DA ini keponakan saya, anak dari adik saya yang bernama Bela dan suami Adi, korban sendiri baru saja pulang sekolah saat kebakaran terjadi,” kata Nurdin (34) saat ditemui di lokasi kejadian. 
Ia mengatakan, pada saat kejadian dirinya sedang bekerja termasuk ibu korban Bela juga sedang bekerja. Sementara neneknya jualan bakso tahu dan kakeknya ngojek. Sehingga korban di rumah berdua dengan adiknya yang berinisial A (3,5).
“Kalau info yang saya denger, DA pulang sekolah sempat beli basreng dan masak lalu makan. Ruangan dapur itu kan di belakang, jadi susah buat keluar karena api sudah membesar dan terjebak, kini jenazah korban sudah dimakamkan,” tuturnya. 
Sementara itu, Camat Padalarang, Dudi Supriyadi mengatakan, turut prihatin dan belasungkawa atas musibah yang menimpa keluarga Badru (60). Ia bersama perangkat desa mengantarkan jenazah kerumah duka usai dibawa dari RS Cahya Kawaluyaan Kota Baru Padalarang KBB.
Ia mengatakan, jenazah sampai dirumah disalatkan di masjid terdekat. Jenazah korban DA sendiri langsung dikebumikan di tempat pemakaman umum yang tak jauh dari kediamannya. 
“Alhamdulillah korban sudah dipulasara, kemudian sudah disalatkan juga. Kita sudah memakamkan korban dimakamkan di TPU Pasir Gede, kami segenap mewakili kecamatan dan pemerintah turut berbelasungkawa atas musibah ini,” kata Dudi Supriyadi.
Ia menjelaskan, pihaknya serempak bersama aparatur pemerintah, Kapolres, Kapolsek, BPBD KBB, Damkar KBB, Dinsos KBB, Kecamatan, Desa, RT/RW, tengah ikut serta membantu dalam proses peristiwa kebakaran ini. 
“Untuk semua dan penyebab belum bisa di konfirmasikan di karenakan semua masih dalam penyelidikan pihak kepolisian dan kita belum berani untuk menyimpulkan,” terbagi Dudi.
Ia menyebut, pihaknya belum bisa memastikan kronologis awal dan penyebab terjadinya kebakaran tersebut, mengingat masih dalam proses penyelidikan pihak kepolisian.
“Penyebab dan kronologinya kami serahkan kepada pihak kepolisian yang bertugas, untuk nominal kerugian yang di derita korban secara keseluruhan di perkirakan antara 50 sampai 100 juta, itu pun hanya perkiraan, kita tunggu saja keterangan dari pihak berwenang,” pungkasnya.
Foto dokumentasi: Abdul Kholilulloh / Dok. SekitarKita.net
copyright by Sekitar Kita

Baca Juga:  Kemegahan dan Sejarah Stadion Sangkuriang Cimahi, Ternyata Menyimpan Cerita Kelam


Follow WhatsApp Channel sekitarkita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kemarau Panjang, Yonif TP 938/Pancasona Salurkan Air Bersih untuk Warga KBB 
Rumput Langka, Peternak KBB Mulai Kelimpungan Cari Pakan hingga ke Luar Daerah
Bak Istana Presiden, Jurnalis Masuk Gedung Mewah DPRD KBB Malah Diusir, Alasannya Bikin Geleng Kepala
Warga Sukamulya Padalarang Kekeringan, Wakil Ketua DPRD KBB Pipih Supriati Bangun Sumur Bor 
Aksi Nyata Prajurit Yonif TP 938/Pancasona, Bantu Warga Bandung Barat Buka Lahan Pelebaran Jalan
Website PWI Terkonsolidasi di 38 PWI Daerah, Grand Launching 1 Oktober 2026
Polemik Lahan SDN 2 Kertamulya Kembali Mencuat, Disdik Klaim Pemda KBB Pernah Menang Sengketa
Sengketa Lahan Memanas, Spanduk Ahli Waris Muncul di SDN 2 Kertamulya Bandung Barat

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 22:48 WIB

Kemarau Panjang, Yonif TP 938/Pancasona Salurkan Air Bersih untuk Warga KBB 

Kamis, 24 September 2026 - 19:12 WIB

Rumput Langka, Peternak KBB Mulai Kelimpungan Cari Pakan hingga ke Luar Daerah

Kamis, 24 September 2026 - 12:42 WIB

Bak Istana Presiden, Jurnalis Masuk Gedung Mewah DPRD KBB Malah Diusir, Alasannya Bikin Geleng Kepala

Rabu, 23 September 2026 - 22:27 WIB

Warga Sukamulya Padalarang Kekeringan, Wakil Ketua DPRD KBB Pipih Supriati Bangun Sumur Bor 

Rabu, 23 September 2026 - 21:29 WIB

Aksi Nyata Prajurit Yonif TP 938/Pancasona, Bantu Warga Bandung Barat Buka Lahan Pelebaran Jalan

Berita Terbaru