Nicolo Bulega Gantikan Marc Marquez di Ducati: Debut MotoGP Berawal di Portimão

- Penulis

Jumat, 21 November 2025 - 08:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LINGGA PIKIRAN RAKYAT – Lingkungan MotoGP kembali memanas setelah muncul berita mengejutkan dari tim Ducati Lenovo.Nicolo Bulega, juara kedua Kejuaraan World Superbike (WSBK) sepanjang dua musim berturut-turut, secara resmi menggantikanMarc Marquez untuk dua seri terakhir MotoGP 2025Pembalap berusia 26 tahun tersebut akan memulai debutnya di kelas utama padaSirkuit Portugal di Portimão (7–9 November), sebelum turun kembali ke bawahValencia sebagai penutup musim.

Keputusan ini diambil setelah Marquez absen akibat cedera yang membuatnya harus segera mundur sebelum musim berakhir. Ducati untuk memilih Bulega bukan hanya sebagai solusi saat ini, namun sebagai bagian dari strategi jangka panjang untuk mengembangkan pembalap berbakat di dalam struktur mereka.

Peluang Emas dari WSBK Menuju MotoGP

Bulega sementara itu berlaga di WSBK bersama tim Aruba.it Racing Ducati. Dengan performa yang stabil, termasuk dua kali menjadi juara kedua pada2024 dan 2025, ia menjadi tokoh penting pada masa kejayaan Ducati di ajang superbike.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dengan tampil di tim pabrikan Ducati Lenovo, Bulega menjadi pembalap kedua dari Aruba.it yang saat ini naik ke MotoGP. Kesempatan ini juga menjadi awal langkah-langkah sebagaipembalap penguji resmi Ducati musim depan.

Sebelum tampil di Portimão, Bulega telah melakukantes privat Desmosedici GP di Sirkuit Jerez – Angel Nieto, Spanyol. Ujian ini menjadi penting sebab sifat motor MotoGP yang jauh lebih kuat dan memerlukan gaya balap yang berbeda dibandingkan Panigale V4R di WSBK.

Baca Juga:  Bocoran warna Google Pixel Watch 3

Emosi, Tekanan, dan Kebanggaan

Bulega mengakui tidak pernah membayangkan akan mengakhiri musim dengan peluang yang begitu besar.

“Meluncur di MotoGP adalah impian setiap anak yang berkeinginan menjadi pembalap,” tutur Bulega.

Ia juga memperlihatkan perasaan cemas dan bahagia yang bercampur. Tetapi, pembalap asal Montecchio Emilia itu memastikan bahwa fokus utamanya adalah beradaptasi dengan cepat dan membangun kepercayaan diri bersama motor Desmosedici GP.

Portimão bukanlah sirkuit yang asing baginya. PadaSupersport 2023, Bulega memperoleh kemenangan di sirkuit ini, dan dalam musim WSBK tahun ini, ia menempati posisi kedua. Pengalaman tersebut diharapkan memberikan keuntungan dalam memahami sifat trek Algarve yang rumit dan berbukit.

Keyakinan Penuh dari Ducati Corse

General Supervisor Ducati Corse, Luigi Dall’Igna, menilai Bulega sebagai tokoh yang cocok untuk kesempatan bersejarah ini.

“Nicolò telah menjadi keluarganya Ducati sejak tahun 2022. Kami mempunyai kepercayaan padanya, dan ia membalasnya dengan menjadi pembalap teratas di Superbike,” tutur Dall’Igna.

Dall’Igna juga menegaskan bahwa dua seri debut ini akan menjadi dasar penting bagi Bulega dalam perannya sebagai pembalap pengujian bersama Michele Pirro untuk pengembangan Desmosedici GP musim depan.

Baca Juga:  Harga Emas Antam Hari Ini di Surabaya dan Surakarta Naik Jadi Segini

Dengan tutur lain, Ducati tidak hanya menempatkan Bulega sebagai pengganti saat ini, namun juga menguji kemampuannya sebagai bagian dari proyek kompetitif jangka panjang.

Pengembangan Karier: Konsistensi yang Menghasilkan Peluang Jalur Karier: Ketekunan yang Membuka Kesempatan Antar-jemput Profesional: Konsistensi yang Dikarenakan Peluang Jalan Karier: Konsistensi yang Menghasilkan Kesempatan Baru Kiprah Karier: Konsistensi yang Berujung pada Peluang Jalur Karier: Konsistensi yang Memberi Kesempatan Perkembangan Karier: Konsistensi yang Menghadirkan Peluang Jalur Karier: Konsistensi yang Membuka Jalan Kesempatan Kehidupan Karier: Konsistensi yang Menghasilkan Peluang Antar-jemput Karier: Konsistensi yang Menjadi Kunci Kesempatan

Antar-jemput karier Bulega penuh dengan pertumbuhan dan ketekunan. Ia memulai kariernya dari kejuaraan MiniGP Italia dan Eropa, kemudian meraih gelar PreGP 125 serta PreGP 250 di awal tahun 2010-an.

Pertandingan Grand Prix pertama berawal padaMoto3 (2015). Musim pertamanya yang penuh pada 2016 menghasilkandua tempat tiga dan satu posisi terdepan. Tetapi, ketahanan belum terbentuk, dengan begitu membuatnya promo ke kelas Moto2 pada 2019.

Perubahan besar justru terjadi pada2022, ketika ia pindah keWorld Supersport (WSSP)bersama Ducati. Langsung tampil sebagai kandidat juara, Bulega dapatkanJuara Dunia SuperSport Tahun 2023.

Baca Juga:  Samsung Galaxy Watch7 dan Galaxy Watch Ultra sepertinya tidak bisa diisi dayanya secara nirkabel oleh ponsel Anda

Pada tahun 2024, ia berpindah ke WorldSBK. Di luar ekspektasi, ia secepatnya menjadirunner-up, dan tetap mempertahankan posisi tersebut pada tahun 2025.

Perkembangan ini memperlihatkan satu hal:Bulega berkembang melalui proses, bukan kebetulan.

Tantangan Pertama: Tidak Ada Harapan, Tetapi Ada Pelajaran

Bulega memahami bahwa tingkat MotoGP berbeda secara menyeluruh dibandingkan WSBK. Lawan yang dihadapi jauh lebih seimbang, motor lebih tangguh, dan waktu penyesuaian sangat terbatas.

Tetapi, ia menekankan bahwa ia tidak memburu posisi podium atau pencapaian besar.

“Saya akan berusaha menikmatinya dengan santai,” ujarnya.

Ducati juga menyediakan ruang yang bebas dari tekanan. Fokus utamanya adalah:

  • Memahami karakter Desmosedici GP

  • Bekerja bersama insinyur knowledge Ducati Lenovo

  • Mengikuti lomba tanpa mengacaukannya besar

Pertama kali Nicolo Bulega tampil di MotoGP bukan sekadar pengganti bagi Marc Marquez. Ini adalahproyek jangka panjang Ducatimembentuk seorang pembalap dengan dasar pengalaman, konsistensi, dan kematangan psychological.

Andai dia mampu tampil rapi di Portimão dan Valencia, tidak menutup kemungkinan Bulega akan menjadi salah satu nama yang dipertimbangkan oleh Ducati untuk masa depan.

MotoGP 2025 kembali memperlihatkan satu hal:peluang muncul bagi mereka yang terus berkembang.



Follow WhatsApp Channel sekitarkita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

10 Lodge Terbaik Dekat Danau Toba untuk Liburan Santai 2025
Orang Tunggu Sendiri Patuh 8 Aturan Kuat Ini, Menurut Psikologi
Daftar 8 Tim Lolos Babak 32 Besar Piala Dunia U17 2025, Apakah Timnas Indonesia Dapat Ikut?
Mengapa Fairing Motor Sport 150 Kini Menghilang dari Showroom?
Kucing Dapat Alami Demensia! 8 Tanda yang Perlu Diwaspadai
Ban Lebih Lebar: Manfaat dan Risikonya
Jawa Timur Juara Nusantaraya di ICCF 2025, Buktikan Kepemimpinan Ekonomi Kreatif Nasional
Andai Tidak Dapat Lakukan 8 Hal Ini, Anda Mungkin saja Tua Lebih Cepat, Tutur Psikologi

Berita Terkait

Rabu, 10 Desember 2025 - 23:59 WIB

10 Lodge Terbaik Dekat Danau Toba untuk Liburan Santai 2025

Rabu, 10 Desember 2025 - 23:14 WIB

Orang Tunggu Sendiri Patuh 8 Aturan Kuat Ini, Menurut Psikologi

Rabu, 10 Desember 2025 - 21:44 WIB

Daftar 8 Tim Lolos Babak 32 Besar Piala Dunia U17 2025, Apakah Timnas Indonesia Dapat Ikut?

Rabu, 10 Desember 2025 - 20:59 WIB

Mengapa Fairing Motor Sport 150 Kini Menghilang dari Showroom?

Rabu, 10 Desember 2025 - 19:29 WIB

Kucing Dapat Alami Demensia! 8 Tanda yang Perlu Diwaspadai

Berita Terbaru