[ad_1]
SekitarKita.id – Premenstrual Syndrome (PMS) adalah kondisi yang dialami wanita sebelum menstruasi, dengan gejala yang bisa mempengaruhi fisik, psychological, dan emosional. Gejala PMS mencakup kelelahan, perubahan suasana hati, nyeri payudara, mencapai ngidam makanan tertentu. Sebanyak tiga dari empat wanita mungkin saja merasakan berbagai garis PMS ini, yang biasanya dipengaruhi oleh perubahan hormon estrogen dan progesteron sebelum atau sepanjang menstruasi.
Penyebab utama PMS berkaitan dengan perubahan hormon, depresi yang tidak terdiagnosis, dan perubahan kimia di otak seperti kadar serotonin. Gejala ini tidak berbahaya dan biasanya hilang setelah menstruasi selesai. Tetapi, andai gejalanya berat dan mengganggu aktivitas sehari-hari, maka perlu langkah penanganan yang tepat baik di rumah maupun dengan bantuan profesional.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Baca Juga: Polres Cianjur Tangkap Empat Pelaku Curanmor, Ranmor Dikembalikan Kepada Pemiliknya
Beberapa cara sederhana untuk mengatasi PMS di rumah termasuk mengonsumsi makanan kaya karbohidrat kompleks dan kalsium, berhenti merokok dan menghindari kafein serta alkohol, rutin berolahraga, serta cukup tidur. Andai rasa sakit berlebihan, penyembuh pereda nyeri seperti paracetamol dapat membantu meredakan gejala seperti kram, sakit kepala, dan nyeri otot.
Andai gejala PMS terasa tidak wajar atau semakin parah, konsultasi dengan dokter sangat disarankan untuk mencegah kondisi seperti Premenstrual Dysphoric Dysfunction (PMDD). Informasi lebih lanjut tentang kesehatan wanita dapat ditemukan di www.yoona.{id}/weblog, yang menyediakan solusi untuk masalah kesehatan wanita, termasuk produk yang aman dan berkualitas.
Sumber: VRI TIMES
[ad_2]
Source link







