Dugaan Keracunan 33 Siswa SDN 2 Cipeundeuy, Labkesda Uji Sampel MBG

- Penulis

Jumat, 18 September 2026 - 21:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dugaan Keracunan 33 Siswa SDN 2 Cipeundeuy, Labkesda Uji Sampel MBG

i

Omprengan MBG (foto: ilustrasi/ dok. Sekitarkita.id)

KBB | SEKITARKITA.id – Dugaan keracunan makanan yang dialami puluhan siswa SDN 2 Cipeundeuy, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat, memasuki tahap pemeriksaan laboratorium.

Dinas Kesehatan (Dinkes) KBB telah mengirim sampel makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan menu ayam bumbu lada hitam ke Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) KBB.

Sampel tersebut diperiksa untuk mengetahui ada atau tidaknya kandungan kimia maupun mikrobiologi yang berpotensi berkaitan dengan keluhan kesehatan yang dialami para siswa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Dinkes KBB, Lia N. Sukandar, mengatakan sampel makanan telah dibawa ke laboratorium pada Senin lalu. Pemeriksaan dilakukan melalui uji kimia dan mikrobiologi.

“Sampel makanannya sudah dibawa untuk dicek ke laboratorium kesehatan pada Senin kemarin. Nanti kita bakal tahu, kandungan di dalam makanan itu apakah jadi pemicu keracunan atau tidak,” ujar Lia, Jumat (18/9/2026).

Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Bandung Barat (KBB), dr. Lia Nurliana, saat meninjau langsung pasien di RS IMC Cimareme (foto: Abdul Kholilulloh)
Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Bandung Barat (KBB), dr. Lia Nurliana, saat meninjau langsung pasien di RS IMC Cimareme (foto: Abdul Kholilulloh)

Menurut Lia, hasil pemeriksaan laboratorium diperkirakan dapat diketahui paling lambat dalam satu pekan. Hasil uji tersebut nantinya menjadi salah satu bahan dalam penelusuran penyebab gangguan kesehatan yang dialami para siswa.

Baca Juga:  Keterlambatan Penyaluran Bantuan Pangan di Tanjung Mekar Karawang Picu Kekecewaan Warga

“Hasilnya baru keluar paling lambat satu pekan ke depan,” katanya.

Berdasarkan rekapitulasi Dinkes KBB dari sejumlah fasilitas pelayanan kesehatan, sebanyak 33 siswa tercatat mendapatkan penanganan medis setelah mengalami keluhan kesehatan.

Puluhan siswa tersebut mendapatkan penanganan di empat fasilitas kesehatan, yakni RSUD Cibabat, RS IMC Cimareme, RS Graha Medica, dan Klinik Harapan Sehat.

Sebagian besar siswa telah dinyatakan membaik dan diperbolehkan melanjutkan pemulihan di rumah.

Namun, hingga Jumat (18/9/2026), masih terdapat delapan pasien yang menjalani perawatan di rumah sakit.

Omprengan MBG (foto: ilustrasi/ dok. Sekitarkita.id)
Omprengan MBG (foto: ilustrasi/ dok. Sekitarkita.id)

“Mayoritas sudah sembuh, yang dirawat tinggal di Cibabat satu orang dan RS IMC tujuh orang,” kata Lia.

Dinkes KBB masih melakukan penelusuran terhadap seluruh rantai penyediaan makanan MBG. Pemeriksaan dilakukan mulai dari bahan makanan diterima di dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), proses pengolahan, pengemasan, distribusi, hingga makanan dikonsumsi oleh siswa.

Di tengah proses pemeriksaan tersebut, pengelola SPPG Padalarang Cipeundeuy menyatakan proses penyediaan makanan MBG pada hari kejadian telah dilakukan sesuai prosedur.

Baca Juga:  Foto Masjid Terapung Al Jabbar di Gedebage Bandung

Lia mengatakan pihaknya telah melakukan berbagai tahapan penelusuran untuk mencari kemungkinan penyebab gangguan kesehatan yang dialami para siswa.

“Kita sudah melakukan berbagai tahapan penelusuran rantai penyedia makanan. Namun, pihak SPPG mengklaim penyediaan MBG sesuai SOP,” tuturnya.

Kepala SPPG Klaim Proses MBG Sesuai SOP

Terpisah, Kepala SPPG Padalarang Cipeundeuy, Maulana Hamdan Fathussudur, membenarkan makanan MBG yang disalurkan saat kejadian menggunakan menu ayam bumbu lada hitam.

Ia menyebut proses pengolahan hingga pendistribusian makanan kepada sekolah dilakukan dengan mengacu pada Standar Operasional Prosedur (SOP).

“Jenis menu dari ayam bumbu lada hitam. Sisi waktu dan penyajian sudah sesuai SOP,” ujar Maulana.

Maulana menerangkan, SPPG Padalarang Cipeundeuy saat ini memasok program MBG untuk 11 sekolah dengan total penerima manfaat mencapai 1.407 siswa.

Dari jumlah tersebut, laporan gangguan kesehatan pada awal penelusuran tercatat dialami sekitar 30 siswa dari tiga sekolah.

“Yang disuplai ada 11 sekolah. Dengan jumlah penerimanya total yang sekolah 1.407. Yang bermasalah ini 30 dari ketiga (sekolah) itu,” katanya.

Baca Juga:  Mantan Bupati Cellica: Euforia Masyarakat di Pilkada Karawang 2024 Ada di Pasangan Acep - Gina

Menurut Maulana, jarak dapur SPPG dengan sekolah yang menjadi penerima manfaat juga relatif dekat sehingga makanan dapat segera didistribusikan setelah selesai diproses.

Khusus untuk SDN 2 Cipeundeuy, jarak antara dapur SPPG dan sekolah disebut hanya sekitar 200 hingga 300 meter.

“Dari sini sampai SD 2 hanya 200 sampai 300 meter. Jadi ketika sudah beres memang langsung diantar karena dekat,” pungkasnya.

Kini, sampel makanan MBG tersebut masih menjalani pemeriksaan di Labkesda KBB.

Hasil uji kimia dan mikrobiologi nantinya akan menjadi salah satu dasar dalam proses penelusuran lebih lanjut. Adapun kesimpulan mengenai penyebab gangguan kesehatan yang dialami para siswa masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium dan kajian Dinkes KBB.

 



Editor : Abdul Kholilulloh

Sumber Berita : liputan

Follow WhatsApp Channel sekitarkita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pantes Infrastruktur Sekolah Bobrok, Eks Kepsek SMPN 2 Ngamprah Gelapkan Dana Bos Rp159 Juta
Gardu Listrik Keluarkan Gas, Bikin Warga Padalarang Bandung Barat Resah
Video Detik-detik Tanggul Sungai Cikalintu Bandung Jebol, Puluhan Rumah Terdampak
Viral ! Lewat Jalan Rusak, Pasien Kangker Otak di Cililin Bandung Barat Ditandu 
Baru Diresmikan Wamendagri Bima Arya, Dua Bangunan KDMP di Padalarang Rusak Diterjang Puting Beliung
520 Rumah Rusak Diterjang Puting Beliung di KBB, Gedung KDMP Turut Terdampak
Apes! Mobil Box Pengangkut MBG Terperosok di Jembatan Gantung Bandung Barat
Pasca Puting Beliung Terjang KBB, Warga Padalarang Evakuasi Pohon Tumbang Tutup Akses Jalan

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 09:37 WIB

Pantes Infrastruktur Sekolah Bobrok, Eks Kepsek SMPN 2 Ngamprah Gelapkan Dana Bos Rp159 Juta

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 19:01 WIB

Gardu Listrik Keluarkan Gas, Bikin Warga Padalarang Bandung Barat Resah

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:24 WIB

Video Detik-detik Tanggul Sungai Cikalintu Bandung Jebol, Puluhan Rumah Terdampak

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:55 WIB

Viral ! Lewat Jalan Rusak, Pasien Kangker Otak di Cililin Bandung Barat Ditandu 

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:31 WIB

Baru Diresmikan Wamendagri Bima Arya, Dua Bangunan KDMP di Padalarang Rusak Diterjang Puting Beliung

Berita Terbaru