Cegah stunting, DPPKB Karawang gelar program Akselerasi Bangga Kencana

- Penulis

Selasa, 28 Mei 2024 - 12:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang | SekitarKita.id,- Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Karawang menggelar Rapat Kerja Perangkat Daerah bertajuk Kolaborasi dan Konsolidasi dalam mewujudkan Karawang Mandiri, Bermartabat dan Sejahtera melalui akselerasi program Bangga Kencana dan Percepat Penurunan Stunting tahun 2024.

Kegiatan ini bertujuan untuk menyampaikan hasil capaian indikator kinerja program Dinas Pengendalian Penduduk dan KB tahun 2023, menyampaikan target program tahun 2024 yang menjadi prioritas, hingga melakukan penajaman terhadap komitmen seluruh mitra kerja dibidang pengendalian penduduk dan KB di Karawang.

Kepala DPPKB Karawang Sofiah mengatakan, kegiatan ini diikuti oleh seluruh mitra lintas sektor dengan mengacu pada semangat kolaborasi dan aksi nyata mewujudkan SDM Karawang yang maju, unggul dan berkualitas melalui akselerasi program Bangga Kencana dan percepatan penurunan stunting.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pihaknya berharap, melalui agenda Rapat Kerja Perangkat Daerah ini, Kabupaten Karawang menjadi lebih siap dalam menyongsong Bonus Demografi dan Indonesia Emas tahun 2045.

“Dibutuhkan komitmen yang kuat dalam percepatan penurunan stunting. Peraturan Presiden no 72 tahun 2021 mengamatkan bahwa percepatan penurunan stunting harus dilaksanakan secara konvergen, holistik, integratif, dan berkualitas melalui kerja sama multisektor di pusat, daerah, hingga desa,” ujar Sofiah, Senin, (27/5) di Swissbell-in Hotel Karawang.

Baca Juga:  Drummer U2 Larry Mullen Jr. Mengungkap Diagnosis Diskalkulia – Data Loader

Sofiah mengatakan, rapat forum ini kemudian menghasilkan kesepakatan dari lintas sector. Kesepatan ini diantaranya, melanjutkan kolaborasi lintas sektor, penguatan komitmen bersama, dan peningkatan sinergitas dalam menetapkan kebijakan dan strategi dalam upaya akselerasi upaya Penurunan Prevalensi Stunting dari 17.1 persen (SSGI 2022) menjadi 12,1 persen di tahun 2024.

Kemudian mempertahankan angka kelahiran total (TFR) Jawa Barat tetap pada replacement level yakni sebesar rata-rata 2,05 anak per Wanita, Meningkatkan angka prevalensi Kontrasepsi Modern (mCPR) menjadi 71 persen.

Menurunkan angka kebutuhan ber-KB yang tidak terpenuhi (unmet need) menjadi 10 persen, Menurunkan angka kelahiran pada remaja (ASFR 15-19) menjadi maksimum 21 kelahiran per 1000 remaja perempuan usia 15-19 tahun, dan Meningkatkan median usia kawin pertama perempuan (MUKP) menjadi 21,63 tahun.

“Selain itu kami juga komitmen memanfaatkan BOKB secara optimal. Dengan refleksi cakupan serapan DAK Non Fisik BOKB dan DAK Fisik Tahun 2023 dibawah 96,95%, maka kami berkomitmen untuk melakukan strategi secara optimal,” ujar Sofiah.

Baca Juga:  Ado Ungkap Keberanian Ungkap Keinginannya dalam Tamasya 'Profil Mona Lisa' – Information Loader

Sementara itu, Mewakili Bupati Karawang, Asisten Daerah l Eka Sananta mengajak seluruh stakeholder untuk berkomitmen mewujudkan generasi Indonesia Emas melalui gerakan 1000 hari pertama kehidupan (1000 HPK) sebagai pondasi penting untuk menjaga kualitas sumber daya manusia di Karawang sejak dini, sehingga kita bisa mendapatkan generasi emas di tahun 2045.

“Mewakili Pak Bupati kami mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada Dinas Pengendalian Penduduk Dan Keluarga Berencana atas terselenggaranya acara ini, semoga ini menjadi langkah awal dan menjadi bukti nyata konvergensi dan kolaborasi program Bangga Kencana dan percepatan penurunan stunting di Kabupaten Karawang menuju zero new stunting,” tandasnya.



Penulis : Andyka Nugroho

Editor : Abdul Kholilulloh

Sumber Berita : Liputan SekitarKita.id

Follow WhatsApp Channel sekitarkita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kemarau Panjang, Yonif TP 938/Pancasona Salurkan Air Bersih untuk Warga KBB 
Rumput Langka, Peternak KBB Mulai Kelimpungan Cari Pakan hingga ke Luar Daerah
Bak Istana Presiden, Jurnalis Masuk Gedung Mewah DPRD KBB Malah Diusir, Alasannya Bikin Geleng Kepala
Warga Sukamulya Padalarang Kekeringan, Wakil Ketua DPRD KBB Pipih Supriati Bangun Sumur Bor 
Aksi Nyata Prajurit Yonif TP 938/Pancasona, Bantu Warga Bandung Barat Buka Lahan Pelebaran Jalan
Website PWI Terkonsolidasi di 38 PWI Daerah, Grand Launching 1 Oktober 2026
Polemik Lahan SDN 2 Kertamulya Kembali Mencuat, Disdik Klaim Pemda KBB Pernah Menang Sengketa
Sengketa Lahan Memanas, Spanduk Ahli Waris Muncul di SDN 2 Kertamulya Bandung Barat

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 22:48 WIB

Kemarau Panjang, Yonif TP 938/Pancasona Salurkan Air Bersih untuk Warga KBB 

Kamis, 24 September 2026 - 19:12 WIB

Rumput Langka, Peternak KBB Mulai Kelimpungan Cari Pakan hingga ke Luar Daerah

Kamis, 24 September 2026 - 12:42 WIB

Bak Istana Presiden, Jurnalis Masuk Gedung Mewah DPRD KBB Malah Diusir, Alasannya Bikin Geleng Kepala

Rabu, 23 September 2026 - 22:27 WIB

Warga Sukamulya Padalarang Kekeringan, Wakil Ketua DPRD KBB Pipih Supriati Bangun Sumur Bor 

Rabu, 23 September 2026 - 21:29 WIB

Aksi Nyata Prajurit Yonif TP 938/Pancasona, Bantu Warga Bandung Barat Buka Lahan Pelebaran Jalan

Berita Terbaru