Dihadapan PM Malaysia, Prabowo ingin Gencatan Senjata di Palestina Bertahan 

- Penulis

Rabu, 29 Januari 2025 - 23:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SekitarKita.ID- Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menegaskan pentingnya gencatan senjata di Palestina agar terus berlangsung demi mewujudkan perdamaian yang berkelanjutan.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim, di Kuala Lumpur pada Senin (27/1).

Dalam pertemuan tersebut, Prabowo menekankan bahwa Indonesia dan Malaysia memiliki pandangan yang sejalan dalam mendukung kemerdekaan Palestina.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya kira itu yang penting, masalah Palestina kita berada di satu garis. Kita tetap mendukung kemerdekaan Palestina,” ujar Prabowo.

Sebagai langkah konkret, Prabowo menegaskan bahwa satu-satunya solusi untuk mencapai kemerdekaan Palestina adalah melalui kebijakan Two-State Solution.

“Dan kita sangat tegas bahwa the only solution is a two-state solution. Itu pun yang kita selalu sampaikan. Kita terima dengan baik gencatan senjata yang sekarang,” tegasnya.

Prabowo juga berharap agar gencatan senjata yang sedang berlangsung dapat bertahan demi stabilitas dan perdamaian di kawasan.

Selain membahas isu Palestina, pertemuan bilateral ini juga membahas berbagai persoalan antara Indonesia dan Malaysia, termasuk isu tenaga kerja.

Baca Juga:  Kader Apresiasi Partai Golkar Resmi Tunjuk Metty Triantika Pimpin DPRD Cianjur 2024-2029
Related Posts

Kedua negara sepakat untuk menertibkan permasalahan ketenagakerjaan serta meningkatkan kerja sama di berbagai bidang.

“Kita akan selesaikan masalah-masalah bilateral. Masalah tenaga kerja pun kita sepakat untuk kita tertibkan. Semua bidang kita sudah sepakat untuk meningkatkan kerja sama,” kata Prabowo.

Kunjungan Prabowo ke Malaysia kali ini merupakan bagian dari undangan Yang di-Pertuan Agong, Sultan Ibrahim. Kedatangannya disambut dengan upacara jajar kehormatan di Lapangan Parade Istana Negara, yang diawali dengan lagu kebangsaan kedua negara dan tembakan meriam penghormatan sebanyak 21 kali.

Sebagai penghormatan atas kunjungannya, Prabowo juga menghadiri audiensi dengan Sultan Ibrahim dan dianugerahi Darjah Kerabat Johor Yang Amat Dihormati I (The Most Esteemed Order of the Johor Royal I).

Baca Juga:  Cetak Guru Kompetensi, Kadisdik KBB Apresiasi Lokakarya 7 Calon Guru Penggerak



Editor : Abdul Kholilulloh

Sumber Berita : Promedia

Follow WhatsApp Channel sekitarkita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Enam Bulan Pascabencana Longsor Pasirlangu Bandung Barat, Nasib Lahan Relokasi dan Petani Masih Menggantung
BOMBER Genap 25 Tahun, Apin Marmot: Bobotoh Adalah Identitas Budaya Jawa Barat
Ribuan Bobotoh Tumplek di GOR Sangkuriang, BOMBER Siapkan Layar Tambahan Final Persib vs Persebaya
Sambut HUT RI ke-81, Kampung Warna-Warni di Padalarang Curi Perhatian, Mural Persib Jadi Ikon Swafoto
Golkar KBB Soroti Pernyataan Jeje Soal Pencatutan Nama, Dinilai Memperkeruh Situasi Birokrasi
5 Pabrik Kapur di Cipatat Ditutup Permanen, KDM: Penerima Bantuan Bertambah Jadi 1.000 Orang
Apin Marmot Puji Kreativitas Mobivan BOMBER KBB, UMKM Bobotoh Makin Berdaya
Marak Tramadol di Cimahi dan KBB, Dedi Mulyadi: “Masa Negara Kalah Sama Beking?”

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 12:58 WIB

Enam Bulan Pascabencana Longsor Pasirlangu Bandung Barat, Nasib Lahan Relokasi dan Petani Masih Menggantung

Kamis, 6 Agustus 2026 - 19:13 WIB

BOMBER Genap 25 Tahun, Apin Marmot: Bobotoh Adalah Identitas Budaya Jawa Barat

Kamis, 6 Agustus 2026 - 17:48 WIB

Ribuan Bobotoh Tumplek di GOR Sangkuriang, BOMBER Siapkan Layar Tambahan Final Persib vs Persebaya

Rabu, 5 Agustus 2026 - 13:15 WIB

Sambut HUT RI ke-81, Kampung Warna-Warni di Padalarang Curi Perhatian, Mural Persib Jadi Ikon Swafoto

Rabu, 5 Agustus 2026 - 13:12 WIB

Golkar KBB Soroti Pernyataan Jeje Soal Pencatutan Nama, Dinilai Memperkeruh Situasi Birokrasi

Berita Terbaru