Dispernakan Dorong Pengembangan Komoditas Ikan Hias di Bandung Barat

- Penulis

Kamis, 27 November 2025 - 17:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dinas Perikanan dan Peternakan (Dispernakan) Kabupaten Bandung Barat kembali melaksanakan program Nganjang ka Balong (foto: istimewa)

i

Dinas Perikanan dan Peternakan (Dispernakan) Kabupaten Bandung Barat kembali melaksanakan program Nganjang ka Balong (foto: istimewa)

SEKITARKITA.id – Dinas Perikanan dan Peternakan (Dispernakan) Kabupaten Bandung Barat kembali melaksanakan program Nganjang ka Balong sebagai upaya meningkatkan potensi sektor perikanan daerah.

Pada kegiatan terbaru yang digelar di Desa Mekarmukti, Kecamatan Cihampelas, Dispernakan KBB secara khusus mengangkat komoditas ikan hias sebagai fokus pembinaan.

Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan KBB, Wiwin Aprianti mengatakan, langkah ini dianggap strategis mengingat Kabupaten Bandung Barat memiliki potensi besar dalam pengembangan usaha ikan hias.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Acara tersebut dihadiri oleh para pelaku usaha ikan hias dan komunitas pecinta ikan hias dari berbagai wilayah di Bandung Barat.

Dinas Perikanan dan Peternakan (Dispernakan) Kabupaten Bandung Barat kembali melaksanakan program Nganjang ka Balong (foto: istimewa)
Dinas Perikanan dan Peternakan (Dispernakan) Kabupaten Bandung Barat kembali melaksanakan program Nganjang ka Balong (foto: istimewa)

“Keterlibatan komunitas ini dinilai penting untuk memperkuat ekosistem bisnis ikan hias, mulai dari budidaya, pemasaran, hingga pengembangan teknologi perikanan,” ujar Wiwin, Kamis 27 November 2025.

Selain itu, kegiatan ini menjadi ruang diskusi antara pemerintah dan masyarakat untuk menyampaikan kebutuhan dan tantangan dalam pengembangan usaha ikan hias di daerah.

Dalam kegiatan tersebut, kata Wiwin, Dispernakan KBB menetapkan Kelompok Saboer Padjadjaran sebagai kelompok percontohan atau role model bagi para pembudidaya lainnya.

Baca Juga:  Maju Pilkada KBB, Kang Ace sebut Edi Rusyandi terbukti mampu gaet hati rakyat

“Kelompok ini dinilai berhasil mengembangkan usaha ikan hias dengan baik, sehingga dapat menjadi inspirasi bagi pelaku usaha baru maupun yang sedang berkembang,” ujarnya.

Dinas Perikanan dan Peternakan (Dispernakan) Kabupaten Bandung Barat kembali melaksanakan program Nganjang ka Balong (foto: istimewa)
Dinas Perikanan dan Peternakan (Dispernakan) Kabupaten Bandung Barat kembali melaksanakan program Nganjang ka Balong (foto: istimewa)

Dengan adanya kelompok percontohan, pemerintah berharap terjadi pemerataan kualitas usaha dan peningkatan produktivitas ikan hias di tingkat lokal.

Kepala Bidang Perikanan Dispernakan KBB juga menegaskan bahwa program pembinaan ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi para pembudidaya.

Selain itu, pemerintah mendorong para pengusaha ikan hias agar mampu memaksimalkan potensi pasar, baik lokal maupun luar daerah.

Di tengah meningkatnya minat masyarakat terhadap ikan hias, Bandung Barat dinilai memiliki peluang besar untuk menjadi salah satu sentra ikan hias di Jawa Barat.

“Melalui kegiatan Nganjang ka Balong, Dispernakan KBB berkomitmen untuk terus memberikan pendampingan, pelatihan teknis, serta akses informasi pasar kepada pembudidaya,” jelasnya.

Pendekatan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas produksi dan memperluas jaringan pemasaran ikan hias daerah.

Dengan potensi yang terus berkembang, sektor ikan hias Bandung Barat diprediksi mampu memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan ekonomi masyarakat, khususnya pembudidaya skala kecil dan menengah.

Baca Juga:  Mahfud MD Curhat, Cucunya Keracunan MBG di Sekolah: “Bukan Soal Angka, tapi Nyawa”

Pemerintah berharap kolaborasi antara pelaku usaha, komunitas, dan instansi terkait dapat semakin memperkuat posisi Bandung Barat sebagai daerah penghasil ikan hias berkualitas.



Editor : Abdul Kholilulloh

Sumber Berita : Liputan

Follow WhatsApp Channel sekitarkita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hujan Perdana Turun di Padalarang KBB, Warga Langsung Tampung Air Pakai Ember
Danny Setiawan Meninggal Dunia, Dedi Mulyadi Kenang Jasa Mantan Gubernur Jabar
Puluhan Ojol Geruduk Kantor BFI Finance Cimahi, Diduga Imbas Penarikan Motor oleh Debt Collector
Dugaan Keracunan 33 Siswa SDN 2 Cipeundeuy, Labkesda Uji Sampel MBG
Ditengah Anggaran Minim, BPBD KBB Catat 148 Karhutla hingga September 2026
Kembali Satpol PP KBB Bidik 17 Bangli di Padalarang, Rumah Mewah hingga Bangunan TK Bakal Dibongkar
KPK OTT di Kabupaten Bogor, Fahd A Rafiq dan Mantan Bupati Kebumen Diamankan
Soal Liburan ke Pangandaran di Tengah Isu Keracunan, Pemdes Cipeundeuy Padalarang Bongkar Faktanya

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 17:22 WIB

Hujan Perdana Turun di Padalarang KBB, Warga Langsung Tampung Air Pakai Ember

Sabtu, 19 September 2026 - 13:05 WIB

Danny Setiawan Meninggal Dunia, Dedi Mulyadi Kenang Jasa Mantan Gubernur Jabar

Sabtu, 19 September 2026 - 08:55 WIB

Puluhan Ojol Geruduk Kantor BFI Finance Cimahi, Diduga Imbas Penarikan Motor oleh Debt Collector

Jumat, 18 September 2026 - 21:47 WIB

Dugaan Keracunan 33 Siswa SDN 2 Cipeundeuy, Labkesda Uji Sampel MBG

Jumat, 18 September 2026 - 19:13 WIB

Ditengah Anggaran Minim, BPBD KBB Catat 148 Karhutla hingga September 2026

Berita Terbaru

Dugaan Keracunan 33 Siswa SDN 2 Cipeundeuy, Labkesda Uji Sampel MBG

Bandung Barat

Dugaan Keracunan 33 Siswa SDN 2 Cipeundeuy, Labkesda Uji Sampel MBG

Jumat, 18 Sep 2026 - 21:47 WIB