[ad_1]
KBB, SekitarKita.id– Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) bersamaan yang diadakan pada 27 November 2024 menjadi tonggak penting di tengah-tengah perjalanan demokrasi di Indonesia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sebagai momen politik lima tahunan, Pilkada bukan hanya ajang untuk membuat pilihan pemimpin, namun juga ruang pembelajaran untuk memperkokoh nilai-nilai demokrasi yang harmonis dan berkeadaban.
“Kami mengucapkan selamat kepada pasangan calon (paslon) yang terpilih. Kepercayaan yang diberikan oleh masyarakat adalah amanah besar yang harus segera dijalankan dengan penuh tanggung jawab, transparansi, dan keberpihakan pada kepentingan rakyat,” kata Iip Saripudin Ketua DPD KNPI Bandung Barat kepada SekitarKita.id, Jumat (29/11/2024).
Ia menyebut, hal ini adalah panggilan ethical untuk merealisasikan janji-janji kampanye demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat.
Bagi paslon yang belum terpilih, ujar Iip, proses demokrasi yang telah berlangsung yaitu bagian dari bolak-balik bersama dalam membangun bangsa.
“Andai terdapat keberatan atau ketidaksesuaian hasil, langkah konstitusional melalui mekanisme hukum sebagaimana diatur dalam UU No. 10 Tahun 2016 tentang Pilkada bisa ditempuh dengan damai dan bermartabat,” katanya.
Disebutkan dia, menjaga Harmoni Sosial Kepada seluruh masyarakat, Pilkada adalah panggung demokrasi yang menjunjung tinggi kebersamaan.
“Dalam hidup sosial, kita diajarkan nilai-nilai kearifan lokal seperti filosofi Sunda, ‘silih asih, silih asah, silih asuh’ ,” sebutnya.
“Artinya, kita harus segera saling mengasihi, saling belajar, dan saling menjaga satu sama lain,” sambungnya.
Perbedaan pilihan dalam Pilkada adalah hal wajar, namun kebersamaan sebagai bangsa harus segera tetap menjadi prioritas.
“Mari kita hindari provokasi, hoaks, dan ujaran kebencian yang bisa memecah belah persaudaraan. Dengan menjaga kerukunan, demokrasi akan menjadi jembatan menuju kemajuan bersama,” ungkap Iip.
Tantangan dan Harapan Paslon Terpilih
Iip menyebut, bagi paslon terpilih, langkah awal untuk membuktikan komitmen adalah secepatnya merealisasikan visi-misi dan program kerja yang telah dijanjikan kepada masyarakat.
Penyusunan tim kerja yang fokus pada prioritas masyarakat harus segera menjadi schedule utama, dengan berkoordinasi secara aktif bersama Pemerintah Daerah.
[ad_2]
Source link








