Pemprov Jabar Salurkan Kompensasi Tahap Kedua untuk Warga Terdampak Normalisasi Situ Ciburuy

- Penulis

Jumat, 24 April 2026 - 20:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEKITARKITA.id – Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) mulai menyalurkan kompensasi tahap kedua bagi ratusan warga terdampak normalisasi Waduk Situ Ciburuy di Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jumat (24/4/2026).

Sebanyak 232 kepala keluarga (KK) di Desa Ciburuy, Kecamatan Padalarang, tercatat sebagai penerima manfaat pada tahap kedua ini.

Upaya ini merupakan sebagai bagian revitalisasi untuk mengembalikan fungsi ekologis dan daya tampung air Situ Ciburuy.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Desa Ciburuy, Firmansyah, menjelaskan bahwa proses awal realisasi bantuan dilakukan melalui pembuatan buku rekening Bank BJB untuk seluruh penerima.

Kepala Desa Ciburuy, Firmansyah (foto: Abdul Kholilulloh)
Kepala Desa Ciburuy, Firmansyah (foto: Abdul Kholilulloh)

“Penyaluran ini merupakan kelanjutan dari tahap pertama yang sebelumnya telah disalurkan kepada 58 KK, terdiri dari 41 pemilik rumah hunian dan 17 pemilik warung atau tempat usaha,” kata Firman saat ditemui wartawan di lokasi.

Pendataan yang dilakukan oleh UPTD PSDA Dinas Sumber Daya Air Provinsi Jawa Barat mencakup berbagai objek terdampak di kawasan sempadan situ.

Dari total 232 KK, rincian terdampak meliputi, 22 rumah tinggal, 103 warung atau tempat usaha, 107 lahan garapan (sawah, kebun, dan kandang ternak).

Baca Juga:  Setrum Sana dua kali di Prada untuk Marie Claire Korea Mungkin saja 2025: Unit Pratinjau Pictorial Media Sosial Abuzz - Kpoppie
Related Posts

Warga penerima tersebar di sejumlah wilayah, seperti Kampung Ciburuy, Sirnasari, Kuta Luhur, Cikadu, Sadang, hingga Babakan Pasir Angin yang mencakup sekitar 10 RW.

Namun, hingga saat ini besaran nominal kompensasi tahap kedua belum diumumkan secara resmi.

Sebanyak 232 kepala keluarga (KK) di Desa Ciburuy, Kecamatan Padalarang, tercatat sebagai penerima manfaat pada tahap kedua ini (foto: Abdul Kholilulloh)
Sebanyak 232 kepala keluarga (KK) di Desa Ciburuy, Kecamatan Padalarang, tercatat sebagai penerima manfaat pada tahap kedua ini (foto: Abdul Kholilulloh)

“Untuk tahap pertama, kompensasi sebesar Rp10 juta untuk rumah hunian dan Rp5 juta untuk tempat usaha. Untuk tahap kedua ini, kami masih menunggu informasi resmi, baru sebatas pembuatan rekening,” jelas Firmansyah.

Sebelum realisasi tahap kedua, warga sempat menyampaikan keluhan terkait lambatnya proses validasi data dan perbedaan waktu pencairan bantuan. Hal ini sempat memicu kecemburuan sosial di masyarakat.

“Ada warga yang mempertanyakan karena tahap pertama sudah cair, sementara tahap kedua belum. Bahkan ada bangunan yang belum dibongkar. Namun sekarang kondisi sudah mulai kondusif,” katanya.

Baca Juga:  DPPKB Karawang optimis serapan anggaran capai 100 persen, begini katanya

Fasilitas Umum dan Relokasi Masih Dikaji

Terkait fasilitas umum seperti sekolah dan PAUD yang terdampak, pemerintah untuk sementara belum memasukkannya ke dalam skema kompensasi. Hal ini karena bangunan tersebut masih digunakan untuk kegiatan belajar mengajar.

Pemprov Jabar mulai menyalurkan kompensasi tahap kedua bagi ratusan warga terdampak program normalisasi Waduk Situ Ciburuy di Kabupaten Bandung Barat (foto: Abdul Kholilulloh)
Pemprov Jabar mulai menyalurkan kompensasi tahap kedua bagi ratusan warga terdampak program normalisasi Waduk Situ Ciburuy di Kabupaten Bandung Barat (foto: Abdul Kholilulloh)

Sementara itu, rencana relokasi warga terdampak juga belum mendapatkan kepastian dari pemerintah.

Di sisi lain, Pemprov Jabar juga merencanakan pengembangan kawasan, termasuk pembangunan Bale Pinton sebagai ruang pertunjukan seni dan budaya.

“Untuk 2026 masih fokus pada tahap perencanaan. Pembangunan fisik Bale Pinton masih menunggu kepastian lebih lanjut,” ujar Firmansyah.

Berdasarkan informasi yang beredar, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi direncanakan akan mengunjungi kawasan sempadan Situ Ciburuy untuk meninjau langsung kondisi warga dan progres program normalisasi.

Namun demikian, hingga pukul 17.04 WIB kang Dedi Mulyadi (KDM) tak kunjung hadir. Warga mengharapkan kehadiran orang nomor satu di Jabar itu untuk berdialog langsung.

Pemerintah diharapkan dapat memberikan kejelasan terkait nominal kompensasi tahap kedua serta rencana relokasi agar masyarakat terdampak mendapatkan kepastian.

Baca Juga:  Kapolres Cimahi Ultimatum Debt Collector Saat Mudik 2026: Rampas Kendaraan di Jalan, Siap-siap Ditangkap



Editor : Abdul Kholilulloh

Sumber Berita : Liputan

Follow WhatsApp Channel sekitarkita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sambut HUT RI ke-81, Kampung Warna-Warni di Padalarang Curi Perhatian, Mural Persib Jadi Ikon Swafoto
Apin Marmot Puji Kreativitas Mobivan BOMBER KBB, UMKM Bobotoh Makin Berdaya
Marak Tramadol di Cimahi dan KBB, Dedi Mulyadi: “Masa Negara Kalah Sama Beking?”
Dedi Mulyadi Tegur Wali Kota Cimahi Soal Peredaran Tramadol ‘Sikat Saja’ Jangan Takut 
KPK Ingatkan Celah Korupsi Sektor Pertanahan, Bandung Barat Perkuat Perlindungan Lahan Pertanian
Persib Lolos ke Final Piala Presiden 2026, Ketum BOMBER Dian Purnama Puji Performa Solid Maung Bandung 
Nobar Persib vs Persija di GOR Sangkuriang Cimahi, BOMBER KBB Ajak Bobotoh Ramaikan Semifinal Piala Presiden 2026
Logo HUT RI Ke-81 Resmi Diluncurkan, Usung Tema “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 13:15 WIB

Sambut HUT RI ke-81, Kampung Warna-Warni di Padalarang Curi Perhatian, Mural Persib Jadi Ikon Swafoto

Rabu, 5 Agustus 2026 - 09:02 WIB

Apin Marmot Puji Kreativitas Mobivan BOMBER KBB, UMKM Bobotoh Makin Berdaya

Selasa, 4 Agustus 2026 - 22:35 WIB

Marak Tramadol di Cimahi dan KBB, Dedi Mulyadi: “Masa Negara Kalah Sama Beking?”

Selasa, 4 Agustus 2026 - 21:23 WIB

Dedi Mulyadi Tegur Wali Kota Cimahi Soal Peredaran Tramadol ‘Sikat Saja’ Jangan Takut 

Selasa, 4 Agustus 2026 - 20:41 WIB

KPK Ingatkan Celah Korupsi Sektor Pertanahan, Bandung Barat Perkuat Perlindungan Lahan Pertanian

Berita Terbaru