SekitarKita.id – Pasangan bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Bandung Barat , Edi Rusyandi dan Unjang Asari, yang kerap disapa “EDUN”, menegaskan komitmennya dalam mendukung seni dan budaya sebagai bagian integral dari strategi pembangunan Kabupaten Bandung Barat (KBB) ke depan.
Hal ini disampaikan Edi Rusyandi saat menghadiri peringatan ulang tahun PAMDI (Persatuan Artis Musik Dangdut Indonesia) KBB, di Parongpong, Rabu (18/09/2024), di mana ia merasa terhormat diundang untuk berpartisipasi serta dalam acara tersebut.
Menurut Edi, seni dan budaya memiliki peran penting dalam membangun jati diri generasi bangsa dan harus menjadi perhatian utama pemerintah daerah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Pembangunan infrastruktur seperti jembatan dan jalan memang penting, namun seni budaya pun tak boleh diabaikan karena merupakan kekayaan warisan bangsa,” tutur Edi.
Ia menegaskan, kehadirannya dalam acara ini merupakan bagian dari apresiasi dan penghormatan atas kreativitas seni budaya yang berkembang di Kabupaten Bandung Barat .
Perhatian untuk Seni Tradisional dan Modern
Dalam pandangan pasangan EDUN, semua jenis seni, baik yang tradisional maupun modern, harus diperhatikan dengan serius. Mereka berkomitmen untuk memberikan kebijakan yang berpihak dan memajukan potensi seni dan budaya yang ada.
“Pemerintah harus memberikan fasilitas yang memadai agar para seniman merasa nyaman dan terhormat dalam mengaktualisasikan potensi yang mereka miliki,” ujar Edi.
Seni dan budaya, selanjutnya, harus mendapatkan tempat yang lebih konkret dalam sistem pendidikan. Edi berpendapat bahwa pengajaran seni budaya hendaknya sudah diinternalisasikan sejak dini melalui kurikulum sekolah, mulai dari jenjang PAUD hingga SMP.
“Pemerintah daerah harus segera memiliki peta jalan yang jelas tentang kemajuan seni budaya di Bandung Barat , dan memfasilitasi daya dukung terhadap kegiatan seni budaya di wilayah ini,” tegasnya.
EDUN juga menekankan pentingnya intervensi pemerintah dalam menjaga potensi seni budaya agar tetap kuat dan kokoh di tengah tantangan global.
“Salah satu langkah konkret yang bisa dilakukan adalah memasukkan pendidikan seni budaya ke dalam kurikulum, agar anak-anak sejak dini sudah mengajarkan tentang pentingnya seni budaya ,” jelas Edi.
Selain itu, Edi menyatakan bahwa seni musik, seni hiburan, dan berbagai seni lainnya jika yang dikelola dengan serius dapat menjadi potensi unggulan dan daya tarik tersendiri bagi Bandung Barat .
Ia berharap , seni budaya tidak hanya menjadi bagian dari warisan namun juga mampu menjadi daya tarik pariwisata dan kebanggaan bagi masyarakat Bandung Barat.
Menutup akhir wawancara, Edi Rusyandi menegaskan pentingnya Peraturan Bupati (Perbup) tentang kebudayaan di tingkat lokal sebagai turunan dari Undang-Undang Kemajuan Kebudayaan yang telah ada di pusat.
“Bandung Barat memerlukan kebijakan khusus yang menampung khazanah potensi seni budaya lokal untuk dikembangkan lebih lanjut,” ungkapnya.
Edi Rusyandi dan Unjang Asari berharap Bandung Barat bisa menjadi wilayah yang tidak hanya maju secara infrastruktur, tetapi juga unggul dalam seni dan budaya.
“Harapan kami untuk rakyat Bandung Barat, semuanya harus ‘Edun’, penuh semangat dan kreativitas dalam membangun masa depan yang lebih baik, Bandung Barat Edunkeun,” pungkas Edi dengan gaya bahasanya.
Editor : Abdul Kholilulloh
Sumber Berita : Laporan: Yudha







