Fermenusa Tampilkan Keanekaragaman Fermentasi Nusantara di ITB

- Penulis

Kamis, 26 September 2024 - 00:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

[ad_1]

SekitarKita.id – Gerakan Fermentasi Nusantara (Fermenusa) berpartisipasi dalam perayaan International Microorganism Day (IMD) 2024 yang diselenggarakan di Institut Teknologi Bandung (ITB) pada 21-22 September 2024.

Acara ini menjadi wadah bagi Fermenusa untuk mempromosikan produk fermentasi khas Nusantara seperti Lahang dan Peuyeum kepada masyarakat luas, sekaligus menyoroti peran penting mikroorganisme dalam kuliner tradisional Indonesia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tradisi fermentasi di Indonesia telah ada sejak zaman dahulu, tetapi jarang menjadi fokus observasi akademis. Walaupun, produk fermentasi seperti kecap mempunyai potensi ekonomi yang besar.

Baca Juga: Gempa Bumi Tektonik Magnitudo Berkekuatan 4,4 Mengguncang Wilayah Sukabumi dan Sekitarnya

Pasar global untuk makanan dan minuman fermentasi diproyeksikan hingga USD575,6 miliar pada tahun 2024, membuktikan potensi komersial yang bisa dikembangkan lebih lanjut.

Ketua Fermenusa, Bambang Britono, mengungkapkan harapannya agar institusi akademis dan pihak keterkaitan bisa bekerja sama untuk mendokumentasikan kekayaan mikrobiologi Nusantara.

Hal ini dianggap penting untuk memperkuat posisi Indonesia di pasar global dan mengangkat para pengrajin fermentasi sebagai “Punggawa Boga Nusantara” yang mempunyai nilai ekonomi dan tradisi tinggi.

Baca Juga:  Evakuasi Pohon Tumbang, Jalan Raya Padalarang-Bandung sempat Macet 

Baca Juga: DPC Partai Demokrat Cianjur Membantah Adanya Klaim Pengalihan Dukungan Terhadap Paslon Wahyu-Ramzi, Ini Penjelasan Resminya

Acara IMD di ITB berhasil menarik fokus perhatian masyarakat, menunjukkan bagaimana mikrobiologi bisa diaplikasikan dalam hidup sehari-hari.

Fermenusa mengharapkan bisa terus memperkuat industri fermentasi Nusantara dengan mendapatkan keuntungan dari sains dan teknologi, serta mendorong kolaborasi antar pemangku kepentingan.

Sumber: VRI TIMES

 

[ad_2]

Source link



Berita Terkait

Kai Properti Perkenalkan Lodge Truntum Cihampelas, Akomodasi Top rate Di Pusat Kota Bandung
Pasar Aset Kripto Menghijau, Bitcoin Tembus $ 111.000
Awal Juli Ramai! Kai Daop 1 Jakarta Layani Lebih Dari 251 Ribu Pelanggan Sepanjang Libur Sekolah
Portal berita indonsiadalamberita.com Perluas Jangkauan Lewat Kolaborasi Media Nasional
Xrp tiba-tiba saja naik 3%, apakah dampak riple cabut banding terhadap sec?
Permudah Mobilitas Pengguna, Kai Tambah Jumlah Bolak-balik LRT Jabodebek Mulai 1 Juli
Wujudkan Elektrifikasi Jalur Ka Serang
Indosaku Gandeng Kampus Bisnis Umar Usman BSD dalam Literasi Keuangan: “Pindar vs Pinjol” – Biar Nggak Salah Pilih!
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 13 Juli 2025 - 20:14 WIB

Kai Properti Perkenalkan Lodge Truntum Cihampelas, Akomodasi Top rate Di Pusat Kota Bandung

Kamis, 10 Juli 2025 - 20:13 WIB

Pasar Aset Kripto Menghijau, Bitcoin Tembus $ 111.000

Senin, 7 Juli 2025 - 20:13 WIB

Awal Juli Ramai! Kai Daop 1 Jakarta Layani Lebih Dari 251 Ribu Pelanggan Sepanjang Libur Sekolah

Jumat, 4 Juli 2025 - 20:10 WIB

Portal berita indonsiadalamberita.com Perluas Jangkauan Lewat Kolaborasi Media Nasional

Selasa, 1 Juli 2025 - 20:10 WIB

Xrp tiba-tiba saja naik 3%, apakah dampak riple cabut banding terhadap sec?

Berita Terbaru