Geger, Ditemukan Mayat Tergantung di Pohon Setinggi 15 Meter di Cihampelas Bandung Barat

- Penulis

Kamis, 6 Oktober 2022 - 12:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi penemuan mayat (Foto: Abdul Kholilulloh)

i

Ilustrasi penemuan mayat (Foto: Abdul Kholilulloh)

Bandung Barat, SekitarKita.id – Warga Desa Singajaya, Kecamatan Cihampelas, Kabupaten Bandung Barat (KBB) digegerkan dengan penemuan mayat seorang pria tergantung di atas pohon setinggi 15 meter dalam keadaan membusuk. Pada Kamis 06 Oktober 2022 sekira pukul 08.00 WIB pagi tadi.

Diketahui D (45) ditemukan warga dengan kondisi mengenaskan di Kampung Cihurang RT03/RW04, Desa Singajaya Kecamatan Cihampelas KBB di dalam hutan.

Menurut keterangan warga sekitar WE (23) mengatakan, korban memang cenderung seperti diduga depresi, kemungkinan terlalu banyak menghadapi masalah sehingga mengakhiri hidupnya dengan gantung diri.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Warga menemukan korban dalam posisi leher terikat (gantung diri) diatas pohon besar,” katanya saat dihubungi SekitarKita.net Kamis 06 Oktober 2022.

Ia mengatakan, sebelumnya korban dinyatakan hilang serta dalam proses pencarian pihak keluarga dan warga sekitar.

“Warga sudah mencari hampir 3 hari, innalilahi pas ditemukan sudah tergantung, dan sudah dikebumikan di pemakaman umum terdekat,” terangnya kembali.

Sementara itu, Kanit Intelkam Polsek Cililin, Ipda Dadang Ajat Sudrajat membenarkan kejadian tersebut, pihaknya mendapatkan laporan langsung menuju kelokasi TKP.

Baca Juga:  Diki Rohani Resmi Nahkodai APDESI Merah Putih Bandung Barat 2026-2031

“Pas di cek dilokasi ternyata benar korban sudah dalam posisi tergantung diatas pohon setinggi 15 meter,” kata Ipda Dadang.

Ia menyebut, pihak langsung menghubungi Damkar KBB untuk melakukan evakuasi jasad yang tergantung, mengingat kondisi medan sulit dan terjal serta tinggi.

“Berawal dari warga yang menemukan, posisi di dalam hutan jalan setapak jadi dibantu tim damkar untuk naik keatas, jasad tersebut sudah 3 hari tergantung diatas,” terangnya kembali.

Ia mengatakan, usai dilakukan evakuasi jasad tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh, pihak keluarga menolak untuk dilakukan otopsi.

“Tidak ada tanda-tanda unsur kekerasan. Dan keluarga sudah sepakat untuk tidak di visum serta mengikhlaskan musibah ini,” tuturnya.

Dijelaskannya kembali, menurut keterangan keluarga, kata Ipda Dadang, korban dinyatakan hilang sejak 3 hari sebelumnya sehingga pihaknya melakukan pencarian bersama warga sekitar.

“Menurut keterangan saksi dan bukti, korban sebelumnya terlihat mondar mandir dikampung sekitar, diduga depresi lantaran banyak menghadapi masalah hingga akhirnya ditemukan meninggal dunia,” tegasnya.

“Sekali lagi tidak ada unsur kekerasan murni musibah, karena keluarga menolak untuk divisum korban dimakamkan di pemakaman umum terdekat,” pungkasnya.

Baca Juga:  Atalia Praratya dan Yayasan Keluarga Firaldi Akbar Dampingi Korban Kasus Rudapaksa di Kota Bandung

Informasi dalam artikel ini tidak ditujukan untuk menginspirasi siapa pun untuk melakukan tindakan serupa. Bila Anda, pembaca, merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan Anda ke pihak-pihak yang dapat membantu, seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental.

Anda bisa menghubungi LSM Jangan Bunuh Diri melalui email janganbunuhdiri@yahoo.com dan telepon di 021 9696 9293. Ada pula nomor hotline Halo Kemkes di 1500-567 yang bisa dihubungi untuk mendapatkan informasi di bidang kesehatan 24 jam. Untuk wilayah Bandung Barat bisa menghubungi Rumah Sakit Jiwa Provinsi Jawa Barat (022) 2700260



Penulis : Abdul Kholilulloh 

Editor : Abdul Kholilulloh

Follow WhatsApp Channel sekitarkita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Fakta Baru Sengketa Lahan SDN 2 Kertamulya, Komisi IV DPRD KBB Sebut Pemkab Menang di Pengadilan
Dispernakan KBB Gencarkan Pencegahan Rabies, Warga Diminta Waspadai Gigitan Hewan Penular
Ironi Penataan di Padalarang: Bangli Dibongkar, Minimarket Justru Menjamur
Kemarau Panjang, Yonif TP 938/Pancasona Salurkan Air Bersih untuk Warga KBB 
Rumput Langka, Peternak KBB Mulai Kelimpungan Cari Pakan hingga ke Luar Daerah
Bak Istana Presiden, Jurnalis Masuk Gedung Mewah DPRD KBB Malah Diusir, Alasannya Bikin Geleng Kepala
Warga Sukamulya Padalarang Kekeringan, Wakil Ketua DPRD KBB Pipih Supriati Bangun Sumur Bor 
Aksi Nyata Prajurit Yonif TP 938/Pancasona, Bantu Warga Bandung Barat Buka Lahan Pelebaran Jalan

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 14:31 WIB

Fakta Baru Sengketa Lahan SDN 2 Kertamulya, Komisi IV DPRD KBB Sebut Pemkab Menang di Pengadilan

Senin, 28 September 2026 - 14:07 WIB

Dispernakan KBB Gencarkan Pencegahan Rabies, Warga Diminta Waspadai Gigitan Hewan Penular

Senin, 28 September 2026 - 10:50 WIB

Ironi Penataan di Padalarang: Bangli Dibongkar, Minimarket Justru Menjamur

Kamis, 24 September 2026 - 22:48 WIB

Kemarau Panjang, Yonif TP 938/Pancasona Salurkan Air Bersih untuk Warga KBB 

Kamis, 24 September 2026 - 19:12 WIB

Rumput Langka, Peternak KBB Mulai Kelimpungan Cari Pakan hingga ke Luar Daerah

Berita Terbaru