Kebiasaan Sederhana yang Bisa Kurangi Risiko Kebakaran

- Penulis

Senin, 16 Juni 2025 - 16:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat ada 629 kejadian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di berbagai daerah di Indonesia sepanjang tahun 2024. Tahukah Sobat #SadarRisiko bahwa beberapa kebiasaan kecil yang tampaknya sepele bisa meningkatkan risiko kebakaran? Mari kita bahas agar lebih #SadarRisiko dan bisa #KurangiRisiko kebakaran di sekitar kita.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat ada 629 kejadian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di berbagai daerah di Indonesia sepanjang tahun 2024. Tahukah Sobat #SadarRisiko bahwa beberapa kebiasaan kecil yang tampaknya sepele bisa meningkatkan risiko kebakaran? Mari kita bahas agar lebih #SadarRisiko dan bisa #KurangiRisiko kebakaran di sekitar kita.

Di bawah ini adalah kegiatan sehari-hari yang kita lakukan, yang dapat menjadi sumber risiko kebakaran:

Membakar Sampah Sembarangan: Risiko membakar sampah, terutama di musim kering dan berangin, dapat memicu kebakaran karena api bisa menyebar secara tidak terkendali. Selain asap yang mengganggu lingkungan sekitar kita, bara api beterbangan dapat memicu kebakaran lahan dan pemukiman di sekitar kita.

Kegiatan Memanggang Makanan: Keseruan memasak dengan cara membakar dapat menjadi risiko ketika dilakukan tanpa pengawasan yang cukup. Menyalakan api dengan menggunakan bahan bakar secara berlebihan dan menempatkan panggangan terlalu dekat dengan bahan-bahan dan benda yang mudah terbakar juga dapat memicu kebakaran.

Merokok di Tempat Berisiko: Kebiasaan merokok, terutama di dekat bahan bakar gas atau uap dari bahan bakar lainnya, juga berisiko menyebabkan kebakaran.

Related Posts

Tidak Merawat Jaringan Kabel Listrik: Kabel listrik yang terkelupas atau renggang, stop kontak dengan beban listrik berlebihan, serta sambungan kabel tidak standar, rentan memicu percikan yang dapat menimbulkan kebakaran. Instalasi listrik yang sudah tua juga perlu perawatan dan penggantian secara teratur.

Baca Juga:  Resmi Jabat Gubernur Lemhanas, Kang Ace: Teknologi Digital Berpengaruh terhadap Geopolitik

Kebiasaan Berisiko Lainnya: Kebiasaan sehari-hari lainnya seperti meninggalkan lilin menyala tanpa diawasi, membiarkan setrika menyala terlalu lama, dan mengisi daya (charge) perangkat hape dan gadget di atas atau dekat dengan bahan mudah terbakar seperti sofa, gorden, atau kasur juga meningkatkan risiko terjadinya kebakaran. Kita juga mungkin pernah lupa mematikan kompor atau menyimpan bahan mudah terbakar terlalu dekat dengan sumber panas atau terpaparkan matahari, sehingga dapat menambah risiko kebakaran.

Jadi apa saja langkah-langkah yang dapat Sobat #SadarRisiko lakukan untuk #KurangiRisiko kebakaran?

Pisahkan sampah sesuai jenisnya sehingga dapat melakukan daur ulang. Gunakan fasilitas pembuangan sampah yang benar dan resmi serta ikuti jadwal pengambilan sampah yang tersedia.

Pasang detektor asap di area strategis sekitar rumah dan lingkungan sehingga Sobat #SadarRisiko mendapatkan peringatan awal ketika ada asap. Selain itu, siapkan alat pemadam api di rumah dan kendaraan bermotor untuk menambah kesiapan diri ketika terjadinya kebakaran.

Periksalah instalasi listrik rumah dan lingkungan kerja secara berkala. Perhatikan voltase perangkat dan jangan bebani stop kontak secara berlebihan.

Baca Juga:  Penawaran Spesial Ledger Nano X di CryptoWatch.ID

Simpan bahan-bahan mudah terbakar secara aman dan terpisah serta jauh dari sumber panas seperti api, listrik, atau paparan matahari.

Siapkan diri dan keluarga atau teman-teman di sekitar lingkungan kerja dengan mengetahui cara pengoperasian alat pemadam api. Selain itu, buatlah rencana evakuasi di rumah dan ketahuilah prosedur evakuasi di tempat kerja kita.

Sobat #SadarRisiko, pencegahan kebakaran dimulai dari kebiasaan dan kewaspadaan kita sehari-hari. Bersama-sama kita bisa semakin #SadarRisiko dan #KurangiRisiko kebakaran dengan menerapkan kebiasaan aman di rumah dan lingkungan kita. Untuk informasi lebih lanjut mengenai topik-topik lain agar lebih #SadarRisiko dan #KurangiRisiko, temukan di laman online dan media sosial #MASINDO.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES



Follow WhatsApp Channel sekitarkita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kai Properti Perkenalkan Lodge Truntum Cihampelas, Akomodasi Top rate Di Pusat Kota Bandung
Pasar Aset Kripto Menghijau, Bitcoin Tembus $ 111.000
Awal Juli Ramai! Kai Daop 1 Jakarta Layani Lebih Dari 251 Ribu Pelanggan Sepanjang Libur Sekolah
Portal berita indonsiadalamberita.com Perluas Jangkauan Lewat Kolaborasi Media Nasional
Xrp tiba-tiba saja naik 3%, apakah dampak riple cabut banding terhadap sec?
Permudah Mobilitas Pengguna, Kai Tambah Jumlah Bolak-balik LRT Jabodebek Mulai 1 Juli
Wujudkan Elektrifikasi Jalur Ka Serang
Indosaku Gandeng Kampus Bisnis Umar Usman BSD dalam Literasi Keuangan: “Pindar vs Pinjol” – Biar Nggak Salah Pilih!

Berita Terkait

Minggu, 13 Juli 2025 - 20:14 WIB

Kai Properti Perkenalkan Lodge Truntum Cihampelas, Akomodasi Top rate Di Pusat Kota Bandung

Kamis, 10 Juli 2025 - 20:13 WIB

Pasar Aset Kripto Menghijau, Bitcoin Tembus $ 111.000

Senin, 7 Juli 2025 - 20:13 WIB

Awal Juli Ramai! Kai Daop 1 Jakarta Layani Lebih Dari 251 Ribu Pelanggan Sepanjang Libur Sekolah

Jumat, 4 Juli 2025 - 20:10 WIB

Portal berita indonsiadalamberita.com Perluas Jangkauan Lewat Kolaborasi Media Nasional

Selasa, 1 Juli 2025 - 20:10 WIB

Xrp tiba-tiba saja naik 3%, apakah dampak riple cabut banding terhadap sec?

Berita Terbaru