Kerjasama Tata Kelola Kelapa Sawit Berkelanjutan di Aceh

- Penulis

Rabu, 24 Juli 2024 - 20:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kerjasama Tata Kelola Kelapa Sawit Berkelanjutan di Aceh

[ad_1]

SekitarKita.id – Pada 24 Juli 2024, Pemerintah Daerah Aceh Singkil bersama KOLTIVA, Swisscontact, dan berbagai mitra lainnya menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) tentang Tata Kelola Kelapa Sawit Berkelanjutan 2024-2026. Kesepakatan ini sekaligus mengorbitkan Dashboard MultiStakeholder Discussion board (MSF) Aceh Singkil. MoU ini melibatkan 12 entitas, termasuk organisasi lokal dan perusahaan kelapa sawit, yang bertujuan untuk meningkatkan keberlanjutan dan produktivitas sektor kelapa sawit di Aceh Singkil.

Ekosistem Leuser dan Suaka Margasatwa Rawa Singkil merupakan habitat penting yang perlu dilestarikan karena itu mempunyai keanekaragaman hayati yang tinggi. Tetapi, kawasan ini merasakan penurunan luas hutan dataran rendah karena itu aktivitas komersial. Aceh Singkil sendiri mempunyai perkebunan kelapa sawit seluas 77.512 hektar yang sangat penting bagi perekonomian daerah, dengan kontribusi sebesar 31,8% terhadap PDRB di sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan. Inisiatif ini diharapkan bisa meningkatkan produktivitas kelapa sawit sampai 30% melalui intensifikasi dalam kurun waktu yang sama.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Nota Kesepahaman tersebut menekankan pentingnya empat pilar utama: tata kelola lingkungan, ekonomi, sosial, dan berkelanjutan. Pilar lingkungan mengkhususkan diri dalam perlindungan ekosistem dan peningkatan keanekaragaman hayati. Pilar ekonomi bertujuan untuk meningkatkan produktivitas lahan dan kesejahteraan produsen. Pilar sosial menekankan keterlibatan inklusif semua pemangku kepentingan untuk mengatasi kesenjangan dan konflik sosial. Pilar tata kelola berkelanjutan memberikan dukungan struktural dan administratif untuk rencana aksi minyak sawit berkelanjutan.

Baca Juga:  Kolaborasi KDC dan Komunitas Wanita Berbisnis Bogor

Dasbor MSF, yang dikembangkan oleh KOLTIVA, merupakan alat penting untuk melihat-lihat dan melaporkan aktivitas pemangku kepentingan dan penerapan indikator visi lanskap. Dasbor ini memungkinkan anggota untuk mengawasi indikator kinerja utama dan melaporkan hasil aktivitas mereka. Fitur tambahan seperti manajemen acara, pengiriman e mail massal, dan perpustakaan bersama memfasilitasi koordinasi dan transparansi di antara anggota. KOLTIVA, melalui platform MIS KoltiTrace, memberi dukungan pengumpulan dan pemantauan knowledge penting untuk memastikan praktik berkelanjutan dalam pengelolaan kelapa sawit di Aceh Singkil.

Sumber: WAKTU VRI

[ad_2]

Source link



Follow WhatsApp Channel sekitarkita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kai Properti Perkenalkan Lodge Truntum Cihampelas, Akomodasi Top rate Di Pusat Kota Bandung
Pasar Aset Kripto Menghijau, Bitcoin Tembus $ 111.000
Awal Juli Ramai! Kai Daop 1 Jakarta Layani Lebih Dari 251 Ribu Pelanggan Sepanjang Libur Sekolah
Portal berita indonsiadalamberita.com Perluas Jangkauan Lewat Kolaborasi Media Nasional
Xrp tiba-tiba saja naik 3%, apakah dampak riple cabut banding terhadap sec?
Permudah Mobilitas Pengguna, Kai Tambah Jumlah Bolak-balik LRT Jabodebek Mulai 1 Juli
Wujudkan Elektrifikasi Jalur Ka Serang
Indosaku Gandeng Kampus Bisnis Umar Usman BSD dalam Literasi Keuangan: “Pindar vs Pinjol” – Biar Nggak Salah Pilih!

Berita Terkait

Minggu, 13 Juli 2025 - 20:14 WIB

Kai Properti Perkenalkan Lodge Truntum Cihampelas, Akomodasi Top rate Di Pusat Kota Bandung

Kamis, 10 Juli 2025 - 20:13 WIB

Pasar Aset Kripto Menghijau, Bitcoin Tembus $ 111.000

Senin, 7 Juli 2025 - 20:13 WIB

Awal Juli Ramai! Kai Daop 1 Jakarta Layani Lebih Dari 251 Ribu Pelanggan Sepanjang Libur Sekolah

Jumat, 4 Juli 2025 - 20:10 WIB

Portal berita indonsiadalamberita.com Perluas Jangkauan Lewat Kolaborasi Media Nasional

Selasa, 1 Juli 2025 - 20:10 WIB

Xrp tiba-tiba saja naik 3%, apakah dampak riple cabut banding terhadap sec?

Berita Terbaru