Kombinasi AI dan Virtual Advertising untuk Hadapi Perubahan Perilaku Konsumen

- Penulis

Selasa, 6 Agustus 2024 - 13:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kombinasi AI dan Virtual Advertising untuk Hadapi Perubahan Perilaku Konsumen

[ad_1]

Setiap generasi konsumen mempunyai preferensi dan kebiasaan belanja yang berbeda-beda. Hal ini sudah terbukti dari Gen Z yang tumbuh besar seiring dengan perkembangan pesat teknologi canggih seperti e-commerce, AI generatif, dan lainnya. Misalkan saja, menurut BBC, konsumen Gen Z lebih untuk memilih produk sebab keterbatasan dana dari pekerjaan entry-level mereka, terutama dalam perjalanan tingkat inflasi untuk saat ini. Tetapi, selain harga, mereka juga mempertimbangkan kualitas produk dan aspek keinginan dalam proses pembuatannya.

Agar tetap relevan di kalangan generasi muda, sebuah bisnis harus segera dapat beradaptasi dengan perilaku goal konsumen mereka. Salah satunya, dengan mendapatkan keuntungan dari teknologi terbaru. Untuk alasan itu, Advertising Fanatic Group (MEC) berkolaborasi dengan Leverate Community dan didukung oleh BINUS College dalam mengadakan talkshow bertajuk “Now and Then: Harness the ability of virtual advertising and marketing & AI for the ever-changing Shopper Conduct” pada tanggal 3 Agustus 2024 yang akan datang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT


Perubahan Terkini dalam Pemasaran Virtual

Dalam perjalanan pesatnya perkembangan teknologi, tentunya strategi virtual advertising and marketing yang bisa digunakan sebuah logo juga akan berubah. Misalkan saja, ada teknologi AI generatif yang bisa membantu proses perancangan taktik promo dan pemasaran untuk menjangkau konsumen Gen Z.

Baca Juga:  Jenis-Jenis Surfaktan Dalam Produk Perawatan Kulit Dan Rambut

Bagaimana caranya? Bambang A. Reza selaku Head of Virtual Advertising di Kimberly Clarks – Softex memaparkan, “Saya sendiri sudah lihat bagaimana dengan jumlah besar pemasar memakai ChatGPT untuk membuat draft pertama replica mereka. Lalu, mereka segera akan mengembangkan tulisan tersebut agar semakin relevan dan private dengan goal audiens mereka. Ini dapat menghemat waktu sebab (copywriter) yang bersangkutan sudah punya batu loncatan di awal.”


Selain itu, kehadiran AI generatif ini tidak hanya akan mempersingkat waktu pencarian ide konten pemasaran. Karena, teknologi ini juga bisa memberikan rekomendasi produk atau layanan yang lebih private bagi konsumen berdasarkan preferensi serta kebiasaan belanja mereka.

Hal ini juga bisa dibenarkan oleh penuturan Adhani Siregar yang menjabat sebagai Head of Virtual Advertising Financial institution Neo Commerce, “Kami menerapkan strategi serupa dalam fitur-fitur yang ada di aplikasi cellular banking Financial institution Neo. Apalagi mengingat kebanyakan penggunanya adalah Gen Z yang ingin semuanya serba beres lewat smartphone, termasuk untuk dapatkan saran produk.”

Pembicaraan Insightful Bersama Marketer Mahir

Talkshow “Mendapatkan keuntungan dari kekuatan pemasaran virtual & AI untuk perilaku konsumen yang selalu berubah” akan membahas sejumlah topik bersama kedua narasumber yang telah dikatakan dalam structure diskusi, tanya jawab, dan bedah kasus.

Baca Juga:  Ethereum Berpotensi Pecahkan Rekor Harga Baru

Topik tersebut meliputi media apa saja yang paling diinginkan dan terus menerus digunakan oleh Gen Z untuk berbelanja maupun mencari tau informasi tentang sebuah produk. Selain itu, akan ada juga pembicaraan tentang bagaimana iklan TV dan YouTube bisa membantu promo merek populer maupun area of interest, termasuk efektivitasnya untuk merangkul konsumen generasi muda.

Kemudian, pembahasan ini turut membahas bagaimana para mahir kreatif bisa mendorong efisiensi proses pembuatan dan kinerja konten. Terutama, dari segi keterlibatan dan jangkauan. Diskusi ini akan dilanjutkan dengan sesi sharing bersama para klien dan praktisi virtual advertising and marketing melalui studi kasus nyata yang berkaitan dengan topik talkshow.

“Kami mengharapkan dari sini para pemasar pemula maupun berpengalaman dapat saling bertukar ilmu dan pengalaman supaya dapat menjangkau lebih dengan jumlah besar konsumen Gen Z,” ucap Glenn Karela, CPM (Asia) selaku pendiri dari Advertising Fanatic Group.


Acara talkshow “Harness the ability of virtual advertising and marketing & AI for the ever-changing Shopper Conduct” dari MEC juga berjalan dengan dukungan BINUS College sebagai mitra universitas. Hal ini sejalan dengan semangat membina dan memberdayakan bangsa yang menjadi semangat utama BINUS College.

Baca Juga:  Pentingnya Sertifikasi IMDG Code dalam Keselamatan Pelabuhan

“Kami senang sekali dapat memberi dorongan untuk acara yang dilaksanakan oleh MEC. Kami yakin, hubungan kerja sama ini dapat memperkuat sisi akademis yang berkaitan dengan kesiapan SDM di industri virtual advertising and marketing agar semakin dengan jumlah besar orang yang siap bersaing dalam perjalanan era virtual seperti sekarang,” ujar Maria Anggia Widyakusumastuti, S.Sos., MM Head of Communications Find out about Program Universitas BINUS.

Advertising Fanatic Group menyelenggarakan talkshow “Mendapatkan keuntungan dari kekuatan pemasaran virtual & AI untuk perilaku konsumen yang selalu berubah” pada tanggal 3 Agustus 2024 yang akan datang dalam rangka mempersiapkan pemasar menyikapi perubahan perilaku konsumen Gen Z dengan bantuan teknologi AI. Dengan belajar secara langsung dari pointers dan pengalaman para ahlinya, MEC mengharapkan para pemasar bisa merancang strategi promo yang lebih private untuk merangkul konsumen generasi muda.

[ad_2]
Sumber:
https://vritimes.com/{id}/articles/7f6a0629-82c4-11ee-b831-0a58a9feac02/953cd76c-53aa-11ef-a7a8-0a58a9feac02



Berita Terkait

Kai Properti Perkenalkan Lodge Truntum Cihampelas, Akomodasi Top rate Di Pusat Kota Bandung
Pasar Aset Kripto Menghijau, Bitcoin Tembus $ 111.000
Awal Juli Ramai! Kai Daop 1 Jakarta Layani Lebih Dari 251 Ribu Pelanggan Sepanjang Libur Sekolah
Portal berita indonsiadalamberita.com Perluas Jangkauan Lewat Kolaborasi Media Nasional
Xrp tiba-tiba saja naik 3%, apakah dampak riple cabut banding terhadap sec?
Permudah Mobilitas Pengguna, Kai Tambah Jumlah Bolak-balik LRT Jabodebek Mulai 1 Juli
Wujudkan Elektrifikasi Jalur Ka Serang
Indosaku Gandeng Kampus Bisnis Umar Usman BSD dalam Literasi Keuangan: “Pindar vs Pinjol” – Biar Nggak Salah Pilih!

Berita Terkait

Minggu, 13 Juli 2025 - 20:14 WIB

Kai Properti Perkenalkan Lodge Truntum Cihampelas, Akomodasi Top rate Di Pusat Kota Bandung

Kamis, 10 Juli 2025 - 20:13 WIB

Pasar Aset Kripto Menghijau, Bitcoin Tembus $ 111.000

Senin, 7 Juli 2025 - 20:13 WIB

Awal Juli Ramai! Kai Daop 1 Jakarta Layani Lebih Dari 251 Ribu Pelanggan Sepanjang Libur Sekolah

Jumat, 4 Juli 2025 - 20:10 WIB

Portal berita indonsiadalamberita.com Perluas Jangkauan Lewat Kolaborasi Media Nasional

Selasa, 1 Juli 2025 - 20:10 WIB

Xrp tiba-tiba saja naik 3%, apakah dampak riple cabut banding terhadap sec?

Berita Terbaru