[ad_1]
Jakarta –
Kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang dialami selebriti Lower Intan Nabila oleh suaminya, Armor Toreador, masih bergulir di kepolisian. Baru-baru ini, Intan kembali mengungkap bukti baru KDRT yang dilakukan oleh suaminya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ibu tiga anak ini mengunggah rekaman CCTV yang menunjukkan Armor menjepitnya ke tempat tidur. Kekerasan itu dilakukan di depan salah satu anak mereka.
Menurut keterangan Intan, KDRT tersebut terjadi pada 4 Februari 2022 dan bukan kali pertama dialaminya. Bahkan, Intan seolah membenarkan pernyataan Arman bahwa dirinya telah melakukan KDRT lebih dari lima kali terhadap dirinya.
“Lebih dari 5 kali? Aku mencapai nggak dapat hitung berapa kali dia menyiksaku,” tulis Intan, dikutip dari Instagram @lower.intannabila, Kamis (22/8/24).
Lewat unggahan tersebut, Intan pun mengungkap trauma yang dialaminya dan sang anak. Ia pun meminta maaf kepada sang anak, Bunda.
“Tentu saja sangat sulit, Anda harus segera tetap ceria meski demikian semua penderitaan sepanjang ini, sebab menurut saya ini adalah aib yang paling memalukan,” ujarnya.
“Maaf Ibu, anakku, setelah ini kita pulih “Kita berbagi trauma ini bersama-sama,” lanjutnya.
Alasan Intan Tutupi KDRT
Intan pertama kali mengungkap KDRT yang dialaminya pada 13 Agustus 2024. Lewat akun Instagram miliknya, Intan mengunggah rekaman CCTV yang menunjukkan dirinya tengah dipukuli oleh sang suami.
Tak lama setelah video itu menjadi viral, Armor Toreador ditangkap oleh pihak berwajib. Armor juga mengakui semua tindak kekerasan dalam rumah tangga yang dilakukannya terhadap Intan sepanjang pernikahan mereka.
“Saya tidak akan membela diri. Yang jelas saya mengakui kesalahan. Saya siap berjanji akan menjalani proses hukum dengan jujur,” tutur Armor saat memberikan keterangan kepada media di Polres Bogor.
Armor menyampaikan bahwa ia telah melakukan kekerasan dalam rumah tangga di depan ketiga anaknya. Tetapi, kekerasan ini paling terus menerus dilakukan saat ia sedang berdua dengan istrinya.
“Memang ada (kekerasan dalam rumah tangga di depan anak-anak). Tetapi, sebagian besar hanya kami berdua yang merasakannya,” ujarnya.
Sementara, kasus KDRT yang dialami Intan masih dalam proses hukum di kepolisian. Setelah sekian lama bungkam, Intan terlepas dari segalanya buka suara mengungkap kondisinya dan alasan dirinya menutup-nutupi kasus KDRT ini, Bunda.
Baca penjelasan Intan keterkaitan KDRT yang dialaminya di halaman berikutnya.
Bagi para ibu yang ingin berbagi tentang parenting dan dapatkan sejumlah besar hadiah, yuk gabung di komunitas HaiBunda Squad. Daftar dengan klik DI SINI. Tanpa biaya!
[ad_2]
Sumber: haibunda








