Mengapa Jalan Kaki Lama Baik untuk Jantung?

- Penulis

Jumat, 14 November 2025 - 04:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Satu kali aktivitas jalan kaki yang berlangsung lama setiap hari lebih bermanfaat bagi kesehatan jantung dibandingkan beberapa kali jalan kaki dengan durasi singkat, terutama bagi seseorang yang jarang berolahraga, menurut observasi paling kekinian yang telah diterbitkan.Annals of Internal Drugs.

Jalan kaki minimum 15 menit secara terus-menerus merupakan yang sangat baik, demikian menurut observasi tersebut.

Berjalan kaki sepanjang 15 menit setara dengan sekitar 1.500 langkah berurutan, yang bermanfaat untuk melatih jantung secara lebih efektif.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sejumlah besar orang menginginkan 10.000 langkah setiap hari, tetapi angka tersebut berasal dari iklan alat penghitung langkah Jepang, bukan dari observasi ilmiah. Tetapi, para mahir punya pendapat yang sama bahwa semakin sejumlah besar langkah biasanya lebih baik untuk kesehatan Anda.

Observasi ini mengamati setidak-tidaknya 33.560 orang dewasa berusia 40 sampai 79 tahun di Inggris yang berjalan kurang dari 8.000 langkah dalam sehari.

Mereka dibagi berdasarkan durasi aktivitas mereka (diukur memakai alat penghitung langkah sepanjang seminggu):

  • kurang dari 5 menit (43%)
  • 5 mencapai 10 menit (33,5%)
  • 10 mencapai 15 menit (15,5%)
  • 15 menit atau lebih (8%)

Para ilmuwan dari Universitas Sydney dan Universitas Eropa di Spanyol mengamati kesehatan mereka sepanjang periode delapan tahun.

Baca Juga:  Motorola sudah mengerjakan Razr 50s

Orang yang berjalan lebih jauh mempunyai peluang lebih kecil merasakan gangguan jantung dibandingkan dengan mereka yang hanya berjalan pendek.

Bahkan bagi mereka yang paling tidak aktif—orang-orang yang berjalan kurang dari 5.000 langkah sehari—meningkatkan jarak tempuh memberikan perbedaan yang signifikan.

Angka risiko penyakit jantung dan kematian mereka merasakan penurunan yang cukup besar.

Apakah hal ini disebabkan oleh kebugaran mereka sejak awal, masih belum jelas dari observasi ini.

Tetapi, para ilmuwan berupaya mengatasi hal ini dengan memperhitungkan faktor-faktor seperti apakah seseorang merokok, obesitas, atau mempunyai kadar kolesterol yang tinggi.

Fokus pada cara berjalan, bukan hanya jumlahnya

Para ilmuwan menyatakan bahwa cara Anda berjalan mempunyai peran penting, bukan hanya jumlah langkah yang Anda ambil.

Menghabiskan waktu lebih lama berjalan, meski demikian Anda biasanya tidak terus menerus berjalan, tampaknya bermanfaat bagi kesehatan jantung Anda.

Perubahan kecil, seperti menghabiskan waktu lebih lama untuk berjalan, bisa memberikan perbedaan yang signifikan, menurut saran mereka.

Kepala peneliti, Profesor Emmanuel Stamatakis, mengungkapkan: “Kita cenderung menekankan jumlah langkah atau jarak complete yang ditempuh, namun melupakan peran penting dari pola, andaikan ‘bagaimana’ cara berjalan dilakukan.”

Baca Juga:  HP Huawei Terbaru - Spesifikasi dan Harganya (Replace Mei 2024)

Observasi ini memperlihatkan bahwa seseorang yang sangat tidak aktif secara fisik masih bisa memperoleh manfaat kesehatan jantung maksimal dengan mengubah pola jalan mereka menjadi lebih lama. Sebaiknya minimum 10-15 menit, andai memungkinkan.

  • Obesitas dan rendahnya tingkat aktivitas jalan kaki masyarakat Indonesia
  • Information ponsel global: Penduduk Indonesia paling minim berjalan kaki
  • Apa yang sedang terjadi pada jantung Anda andai Anda berlari maraton setiap hari sepanjang satu tahun?

Profesor Kevin McConway, pakar statistik terapan dari Universitas Terbuka, menyatakan bahwa meski demikian observasi ini memperlihatkan kaitan antara jalan kaki dan kesehatan jantung yang lebih baik, observasi tersebut secara tidak langsung membuktikan bahwa berjalan menghasilkan perbaikan.

Layanan Kesehatan Nasional di Inggris, NHS, menyarankan 150 menit aktivitas sedang dalam seminggu, seperti berjalan kaki, sebaiknya dibagi merata selama minggu.

Orang tua yang berusia di atas 65 tahunharus berupaya untuk bergerak setiap hari, meski demikian hanya rutinitas ringan di sekitar rumah, demikian rekomendasi observasi tersebut.

Emily McGrath, perawat jantung senior dari British Coronary heart Basis, berkata: “Olahraga bermanfaat bagi semua orang dalam menjalani kehidupan yang lebih bahagia dan sehat. Andai Anda menderita gangguan jantung dan sirkulasi darah, olahraga bisa membantu Anda mengontrol kondisi tersebut serta membuat Anda merasa lebih baik secara keseluruhan.”

Baca Juga:  Semua Tentang Pemikiran Desain dan Inovasi

Mungkin saja Anda merasa sulit untuk menjadi lebih aktif di awal, namun seiring berjalannya waktu, akan terasa lebih mudah sebab tubuh Anda mulai terbiasa dengan rutinitas tersebut. Anda mungkin saja hanya mengalami minim perbaikan pada awalnya, tetapi semuanya akan meningkat dan sangat berkontribusi dalam menjaga kesehatan jantung Anda.

Bagaimana cara tetap aman saat sedang berjalan kaki?

Andai Anda berjalan atau mengendarai sepeda di tengah malam atau dalam kondisi yang gelap, gunakan pakaian yang mempunyai reflektor atau bawa senter atau lampu kepala agar terlihat oleh pengguna jalan lain.

Jagalah kewaspadaan dan perhatikan sekeliling Anda.

Gunakan jalur yang ditentukan, andai tersedia. Selalu menyeberang di tempat penyeberangan yang ditetapkan di mana lalu lintas jalan raya lebih mungkin saja lihat dan memperkirakan Anda akan menyeberang jalan.

  • Berpindah naik dan turun tangga ternyata mampu meningkatkan kemampuan memori serta membuat seseorang merasa bahagia.
  • Obesitas dan rendahnya tingkat aktivitas berjalan kaki masyarakat Indonesia
  • Information ponsel global: Penduduk Indonesia paling minim berjalan kaki



Follow WhatsApp Channel sekitarkita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

10 Lodge Terbaik Dekat Danau Toba untuk Liburan Santai 2025
Orang Tunggu Sendiri Patuh 8 Aturan Kuat Ini, Menurut Psikologi
Daftar 8 Tim Lolos Babak 32 Besar Piala Dunia U17 2025, Apakah Timnas Indonesia Dapat Ikut?
Mengapa Fairing Motor Sport 150 Kini Menghilang dari Showroom?
Kucing Dapat Alami Demensia! 8 Tanda yang Perlu Diwaspadai
Ban Lebih Lebar: Manfaat dan Risikonya
Jawa Timur Juara Nusantaraya di ICCF 2025, Buktikan Kepemimpinan Ekonomi Kreatif Nasional
Andai Tidak Dapat Lakukan 8 Hal Ini, Anda Mungkin saja Tua Lebih Cepat, Tutur Psikologi

Berita Terkait

Rabu, 10 Desember 2025 - 23:59 WIB

10 Lodge Terbaik Dekat Danau Toba untuk Liburan Santai 2025

Rabu, 10 Desember 2025 - 23:14 WIB

Orang Tunggu Sendiri Patuh 8 Aturan Kuat Ini, Menurut Psikologi

Rabu, 10 Desember 2025 - 21:44 WIB

Daftar 8 Tim Lolos Babak 32 Besar Piala Dunia U17 2025, Apakah Timnas Indonesia Dapat Ikut?

Rabu, 10 Desember 2025 - 20:59 WIB

Mengapa Fairing Motor Sport 150 Kini Menghilang dari Showroom?

Rabu, 10 Desember 2025 - 19:29 WIB

Kucing Dapat Alami Demensia! 8 Tanda yang Perlu Diwaspadai

Berita Terbaru