Nama Kabid Gakda Satpol PP Bandung Barat Dicatut, Modus Penipuan Lewat WhatsApp Bikin Resah

- Penulis

Selasa, 7 Juli 2026 - 12:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gedung B Kantor Satpol PP KBB kompleks Perkantoran Pemkab Bandung Barat, Kecamatan Ngamprah (foto: Abdul Kholilulloh)

i

Gedung B Kantor Satpol PP KBB kompleks Perkantoran Pemkab Bandung Barat, Kecamatan Ngamprah (foto: Abdul Kholilulloh)

SEKITARKITA.id – Kepala Bidang Penegakan Peraturan Daerah (Gakda) Satpol PP Kabupaten Bandung Barat (KBB), Angga Setiaputra, membantah kabar yang menyebut nomor WhatsApp pribadinya disadap.

Ia menegaskan, ada oknum yang mencatut identitasnya dengan menggunakan nomor lain untuk menghubungi sejumlah pihak.

Angga menyampaikan klarifikasi tersebut saat ditemui di Kantor Satpol PP Kabupaten Bandung Barat, Gedung B Kompleks Perkantoran Pemkab Bandung Barat, Selasa (7/7/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, nomor WhatsApp yang mengatasnamakan dirinya telah menghubungi sejumlah perangkat desa dan pihak lain dengan tujuan yang belum diketahui.

“Nomor WhatsApp saya tidak disadap. Yang terjadi adalah ada nomor lain yang mengatasnamakan saya. Saya juga tidak paham apa maksud dan tujuannya. Yang jelas, itu bukan nomor saya,” ujar Angga.

Kepala Bidang Penegakan Peraturan Daerah Satpol PP KBB, Angga Setia Putra (foto: Abdul Kholilulloh)
Kepala Bidang Penegakan Peraturan Daerah Satpol PP KBB, Angga Setia Putra (foto: Abdul Kholilulloh)

Ia menjelaskan, informasi mengenai pencatutan identitas tersebut justru diperoleh dari perangkat desa saat mengikuti sebuah rapat.

Dalam komunikasi tersebut, oknum bahkan mengirimkan voice note yang diklaim sebagai suara Angga.

Related Posts

“Saya tegaskan, voice note itu juga bukan suara saya. Jadi bisa dipastikan ada pihak-pihak yang mencoba mengambil keuntungan dengan mengatasnamakan saya,” katanya.

Baca Juga:  Ukir Sejarah Menang di Pilkada, Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Ucup Gelar Tasyakuran Mancing Gratis

Hingga saat ini, Angga mengaku belum menerima laporan adanya korban akibat aksi pencatutan identitas tersebut. Menurutnya, perangkat desa yang dihubungi tidak langsung merespons permintaan dari nomor misterius tersebut.

Gedung B Kantor Satpol PP KBB kompleks Perkantoran Pemkab Bandung Barat, Kecamatan Ngamprah (foto: Abdul Kholilulloh)
Gedung B Kantor Satpol PP KBB kompleks Perkantoran Pemkab Bandung Barat, Kecamatan Ngamprah (foto: Abdul Kholilulloh)

“Kalau korban, sejauh ini belum ada laporan. Dari para kepala desa juga tidak ada yang merespons pesan tersebut,” ucapnya.

Angga mengakui kasus pencatutan identitas melalui WhatsApp belakangan bukan hanya menimpa dirinya. Sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bandung Barat juga disebut pernah mengalami kejadian serupa.

Ia pun mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya apabila menerima pesan atau permintaan yang mengatasnamakan pejabat pemerintah melalui nomor yang tidak dikenal.

“Sebaiknya sebelum mengikuti atau memenuhi permintaan dari nomor yang mengatasnamakan seseorang, lakukan konfirmasi terlebih dahulu ke nomor resmi yang biasa digunakan atau kepada orang-orang terdekat yang mengenalnya. Jangan sampai menjadi korban informasi bohong atau hoaks,” pungkasnya.



Editor : Abdul Kholilulloh

Sumber Berita : Liputan

Follow WhatsApp Channel sekitarkita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pembongkaran Bangli di Sukamulya Padalarang, Warga RW 25 Pertanyakan Keadilan
Tahap Pertama, 16 Bangunan Liar di Padalarang Akhirnya Dibongkar Paksa!
Misteri Kematian Pria di Kontrakan Padalarang, Diduga Meninggal karena Sakit
Viral, Kisah Siswa Naik Rakit di Cililin, Dedi Mulyadi Turunkan Tim PU Bangun Jembatan
Dari Lereng Lembang ke Timur Tengah, Kopi Arabika KBB Raup Transaksi Rp800 Juta
Di Ujung Tanduk! Nasib 16 Bangunan Liar di Sudimampir Padalarang Terancam Dibongkar Paksa
Kisah Pilu Pelajar di Cililin Bandung Barat, Berangkat Sekolah Harus Naik Rakit Bambu
Pimpinan DPR Siap Mundur Jika RUU Perampasan Aset Tak Disahkan 15 Desember 

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 15:50 WIB

Pembongkaran Bangli di Sukamulya Padalarang, Warga RW 25 Pertanyakan Keadilan

Senin, 31 Agustus 2026 - 13:32 WIB

Tahap Pertama, 16 Bangunan Liar di Padalarang Akhirnya Dibongkar Paksa!

Minggu, 30 Agustus 2026 - 19:10 WIB

Misteri Kematian Pria di Kontrakan Padalarang, Diduga Meninggal karena Sakit

Minggu, 30 Agustus 2026 - 19:07 WIB

Viral, Kisah Siswa Naik Rakit di Cililin, Dedi Mulyadi Turunkan Tim PU Bangun Jembatan

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 20:14 WIB

Dari Lereng Lembang ke Timur Tengah, Kopi Arabika KBB Raup Transaksi Rp800 Juta

Berita Terbaru