Paslon EDUN Tanggapi soal SPBE: Komitmen Ciptakan Tata Kelola Pemerintahan yang Baik

- Penulis

Selasa, 19 November 2024 - 08:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Bandung Barat Nomor Urut 4, Edi Rusyandi dan Unjang Asari (EDUN). foto: Abdul Kholilulloh

i

Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Bandung Barat Nomor Urut 4, Edi Rusyandi dan Unjang Asari (EDUN). foto: Abdul Kholilulloh

SekitarKita.id– Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Bandung Barat Nomor Urut 4, Edi Rusyandi dan Unjang Asari (EDUN), menanggapi pernyataan Paslon Nomor Urut 1, Didik Agus Triwiyono dan Gilang Dirga, terkait penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).

Menurut Edi Rusyandi, penerapan SPBE di Kabupaten Bandung Barat (KBB) sangat penting untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik. Dengan SPBE, pelayanan publik diharapkan menjadi lebih mudah, cepat, dan terjangkau bagi masyarakat.

“Ke depan, hal yang perlu dilakukan adalah mensinergikan berbagai sistem yang ada pada sektor pemerintahan Bandung Barat,” ujar Edi dalam Debat Publik Pamungkas Calon Bupati dan Wakil Bupati Bandung Barat 2024, yang berlangsung di Hotel Novena, Lembang, Senin (18/11/2024) malam.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Edi menuturkan bahwa penerapan SPBE merupakan langkah strategis bagi Pemerintah Kabupaten Bandung Barat untuk lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi informasi.

Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Bandung Barat Nomor Urut 4, Edi Rusyandi dan Unjang Asari (EDUN). foto: Abdul Kholilulloh
Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Bandung Barat Nomor Urut 4, Edi Rusyandi dan Unjang Asari (EDUN). foto: Abdul Kholilulloh

Hal ini akan berdampak langsung pada tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik yang lebih efektif.

Baca Juga:  Dongkrak PAD KBB, Perda Pajak dan Retribusi Direvisi

“Dengan akselerasi SPBE, diharapkan tata kelola pemerintahan, pengawasan, dan implementasi program dapat berjalan lebih baik,” katanya.

Paslon EDUN juga menegaskan komitmen untuk menciptakan keharmonisan di wilayah KBB, sejalan dengan moto pasangan mereka, yaitu “Harmonis.”

Reformasi Birokrasi dan Pembangunan yang Responsif

Edi Rusyandi menambahkan, pemerintahan yang baik harus dimulai dari pengelolaan yang efektif di tingkat kabupaten hingga ke kecamatan.

Hal ini melibatkan peningkatan kompetensi aparatur, pelayanan publik yang transparan, dan penerapan prinsip ‘good governance’.

“Kondisi birokrasi di Bandung Barat saat ini perlu pembenahan. Bupati dan wakilnya harus menjadi teladan dalam memberikan pelayanan dan tata kelola pemerintahan yang baik,” tegas Edi.

Selain itu, Paslon EDUN menilai bahwa pembangunan di KBB tidak cukup hanya dengan fokus pada infrastruktur. Reformasi birokrasi yang efisien dan responsif juga menjadi prioritas utama.

Pasangan EDUN berkomitmen untuk mendorong partisipasi masyarakat dalam setiap kebijakan yang diambil. Mereka juga berjanji untuk mendengarkan dan mempertimbangkan aspirasi warga Bandung Barat.

“Prinsip kami jelas, pasangan Edi-Unjang tidak akan menjadi beban bagi pejabat birokrasi di Bandung Barat. Tugas kami adalah melayani warga Bandung Barat,” tandas Edi.

Baca Juga:  Ketua KPU KBB: Usai Pendaftaran Paslon, Tahapan Selanjutnya Tes Kesehatan

Dengan visi tata kelola pemerintahan yang harmonis dan responsif, Paslon EDUN optimistis dapat membawa perubahan positif bagi masyarakat KBB jika dipercaya memimpin pada periode mendatang.



Editor : Abdul Kholilulloh

Sumber Berita : Laporan: Taufik/Adul

Follow WhatsApp Channel sekitarkita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kemarau Panjang, Yonif TP 938/Pancasona Salurkan Air Bersih untuk Warga KBB 
Rumput Langka, Peternak KBB Mulai Kelimpungan Cari Pakan hingga ke Luar Daerah
Bak Istana Presiden, Jurnalis Masuk Gedung Mewah DPRD KBB Malah Diusir, Alasannya Bikin Geleng Kepala
Warga Sukamulya Padalarang Kekeringan, Wakil Ketua DPRD KBB Pipih Supriati Bangun Sumur Bor 
Aksi Nyata Prajurit Yonif TP 938/Pancasona, Bantu Warga Bandung Barat Buka Lahan Pelebaran Jalan
Website PWI Terkonsolidasi di 38 PWI Daerah, Grand Launching 1 Oktober 2026
Polemik Lahan SDN 2 Kertamulya Kembali Mencuat, Disdik Klaim Pemda KBB Pernah Menang Sengketa
Sengketa Lahan Memanas, Spanduk Ahli Waris Muncul di SDN 2 Kertamulya Bandung Barat

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 22:48 WIB

Kemarau Panjang, Yonif TP 938/Pancasona Salurkan Air Bersih untuk Warga KBB 

Kamis, 24 September 2026 - 19:12 WIB

Rumput Langka, Peternak KBB Mulai Kelimpungan Cari Pakan hingga ke Luar Daerah

Kamis, 24 September 2026 - 12:42 WIB

Bak Istana Presiden, Jurnalis Masuk Gedung Mewah DPRD KBB Malah Diusir, Alasannya Bikin Geleng Kepala

Rabu, 23 September 2026 - 22:27 WIB

Warga Sukamulya Padalarang Kekeringan, Wakil Ketua DPRD KBB Pipih Supriati Bangun Sumur Bor 

Rabu, 23 September 2026 - 21:29 WIB

Aksi Nyata Prajurit Yonif TP 938/Pancasona, Bantu Warga Bandung Barat Buka Lahan Pelebaran Jalan

Berita Terbaru