[ad_1]
OnePlus Nord 4 untuk saat ini sudah dapat dipesan, penjualannya akan berawal pada 16 Agustus (Jumat minggu depan). Ponsel ini mempunyai bodi tunggal berbahan logam, yang dulunya merupakan puncak desain kelas atas dan kini hampir tak ada lagi.
Ponsel kelas menengah ini dilengkapi dengan layar OLED datar 6,74” (1.240 x 2.772 piksel) dengan kecepatan refresh 120Hz dan warna 10-bit (HDR10+). Ponsel ini mempunyai peringkat IP65 untuk ketahanan terhadap debu dan air. Bagian belakang logamnya menghalangi pengisian daya nirkabel, namun baterai 5.500mAh yang besar bisa mengandalkan pengisian daya kabel 100W (100% dalam 28 menit). Sistem kamera mempunyai kamera utama 50MP (1/1,95”, OIS) dan kamera ultra lebar 8MP (112°) pada bagian belakang, kamera swafoto mempunyai sensor 16MP.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Nord 4 ditenagai oleh chipset Snapdragon 7+ Gen 3 yang cepat. OnePlus menjanjikan jendela dukungan yang cukup panjang – 4 pembaruan OS utama dan 6 tahun patch keamanan.
Disisi berbeda, Anda bisa untuk memilih Motorola Edge 50 Pro. Ponsel ini mempunyai layar OLED melengkung 6,7” (1.220 x 2.712 piksel) dengan warna 10-bit (HDR10+) dan kecepatan refresh 144Hz. Ponsel ini ditenagai oleh Snapdragon 7 Gen 3, yang kedengarannya mirip, namun pada kenyataannya jauh lebih lambat daripada 7+. Motorola menjanjikan 3 pembaruan OS dan 4 tahun patch keamanan.
Bagian belakang kulit imitasi Edge 50 Pro memungkinkan pengisian daya nirkabel cepat (50W) dan pengisian daya kabel yang lebih cepat (125W), namun baterainya relatif kecil yaitu 4.500mAh. Nord 4 mempunyai keunggulan yang memutuskan dalam skor penggunaan Aktif – 14:41j vs. 11:59j. Moto mempunyai lensa tele, modul 3x 10MP, selain lensa utama 50MP (1/1,55”, OIS) dan lensa ultra lebar 13MP. Ia juga menonjol dengan kamera swafoto 50MP dengan lensa lebar 21mm. Dan mempunyai ketahanan air yang lebih baik dengan peringkat IP68.
Andai lihat keluarganya Nord yang lebih murah, Amazon mempunyai OnePlus Nord CE 3 Lite dan CE 4 Lite. Keduanya memakai chipset Snapdragon 695 yang sudah ketinggalan zaman dengan penyimpanan UFS 2.2. Tetapi, version lama mempunyai LCD IPS 6,72” (FHD+, 120Hz) dengan Gorilla Glass.
Nord CE 4 Lite yang lebih baru beralih ke panel OLED 6,67” (FHD+, 120Hz, kecerahan puncak yang jauh lebih tinggi) tanpa menyebut kaca yang diperkeras. Tetapi, ia mempunyai peringkat ketahanan terhadap debu dan air, IP54. Perhatikan bahwa CE 3 Lite lama menampilkan kamera utama 108MP (tanpa OIS) dengan sensor 1/1,67”, sedangkan version yang lebih baru turun ke kamera 50MP dengan sensor 1/1,95”, namun ia dapatkan OIS.
Motorola Edge 50 Fusion memakai Snapdragon 7s Gen 2, yang terbilang lambat, namun masih lebih unggul dari SD 695. Tetapi, penyimpanannya masih UFS 2.2, dan tidak seperti Nords, tak ada slot ekspansi microSD.
Bagaimanapun, version ini mempunyai OLED melengkung 6,7” (FHD+, 120Hz) dengan Gorilla Glass 5 dan perlindungan penuh IP68. Version ini tidak mempunyai pengisian daya nirkabel seperti Pro, namun baterai 5.000mAh bisa diisi mencapai 68W. Kamera ini mempunyai sensor utama 50MP (piksel 1,0µm vs. 0,8µm pada CE 4 Lite) dan ultra lebar 13MP (120°). Kamera swafoto 32MP di bagian depan bisa merekam video 4K @ 30fps, sedangkan Nords unggul pada 1080p.
Ada pula Samsung Galaxy A35 dengan layar OLED 6,6” (FHD+, 120Hz). Ponsel ini dilengkapi Gorilla Glass Victus+ yang lebih baru dan ketahanan air yang hampir sama baiknya (IP67). Penyimpanannya bisa diperluas dan Anda dapatkan One UI yang sudah dikenal (yang diharapkan akan dapatkan fitur AI seperti ponsel seri S).
Ada kamera utama 50MP (1/1,96”, OIS) dan kamera ultra lebar 8MP (123°) pada bagian belakang, ditambah kamera swafoto 13MP (yang bisa merekam video 4K @ 30fps). Baterai 5.000mAh menawarkan daya menahan yang lumayan (skor penggunaan aktif 12:26h), namun pengisian daya 25W terasa lambat (kami butuh waktu hampir satu setengah jam untuk dapatkan daya penuh).
Kami mungkin saja mendapat komisi dari penjualan yang memenuhi syarat.
[ad_2]
Sumber: gsmarena








