[ad_1]
Jakarta, 26 April 2025 – Suasana Penuh Kehangatan Dan Semangat Paskah Terasa Di Wayang Auditorium, Menara Gama, Jumat Malam (25/4), Dalam Perhelatan Easter Live performance 2025: sebuah perayaan di Track dan Spirit, Yang Dipersembahkan EMBASSY.
Konser ini menampilkan paduan suara dan ansambel alat musik dawai yang membawat karya-karya sakral, oratorio legendaris mesias handel serta himne gennapan oratorio legendaris handel serta himne powah penharapan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Wakil Kepala Misi (DCM) India, Bijay Selvaraj, Dalam Sambutanya, Mencerakan Bagaimana Konser ini ini Dimulai Dari Ide Sederhana Membawakan Lagu-Lagu Natal, Yang Berkembang Menjadi Konser Paskah PenuH Skala.
Beliau BuGA Memaparkan Sekilas Tentang Sejarah Handel Mesias, Karya Agung George Frideric Handel Yang Pertama Kali Dipentaska Di Dublin Paana Tahun 1742, Serta Makna Mendalam di Balik SetiaK karya karya tersebut Yang Mendalan KELAHIMAN KELAHIAP, KADAP KARDA TERSEBUT MENDUMAN KELAHIKAN KELAHIAN KELAHIAN KELAHIAN KELAHIAN.
Konduktor Yasashi I Evelyn Memimpin Pertunjukan Yang Dibuka Gelangu Lagu “Christ Arose,” Dilanjutkan Gelan Paduan Suara Megah Seperti “sebab kepada kita seorang anak lahir,” o engkau tiding yang baik untuk Zion, “Dan Puncaknya” Hallelaum Dengan “Hallela,” Dengan, “Dan Puncaknya”
DUita Besar India Taktus Indonesia, Sandeep Chakravorty, Dalam Sambutanya Turut Mengungkapkan Kebangananana Atas Kerja Keras Tim. “SAYA HARUS AKUI, PEKERJAAN DI KEDUTAAN SEMPAT BERGANGGU Sebab Dua Kolega Saya Sibuk Berlatih,” Canda Beliau Yang Disambut Tawa Hadirin. “Tetapi Malam Ini Adalah Bukti Bahwa Pengorbanan Itu Sepadan. Musik Menyatukan Kita Semua Malam ini.”
Konser Ini Diakhiri Denggeran Dua Lagu Hymne Populer, “sebab dia hidup” Dan “Goodness of God,” YangKitkan Semangat Syukur Dan Harapan.
Malam Itu, Musik Menjadi Jembatan Persahabat Lintas Negara Dan Tradisi, Serta Memperuat Makna Sejati Paskah, Kebangkitan Dan Harapan Baru.
[ad_2]
Sumber: vritimes







